Langsung ke konten utama

Fitur Gratis Terbaru, Terjemahan Offline Mozilla Firefox

Biasanya kita menggunakan aplikasi atau website yang menyediakan fitur terjemahan ketika kita menjelajah Internet. Khususnya saat kita menggunakan browser Mozilla Firefox.

Nah, buat pengguna Firefox, ada kabar gembira. Kabar gembiranya adalah, kini pengguna tidak perlu susah-susah untuk menerjemahkan laman ketika berselancar menggunakan browser tersebut.


Mozilla kini membuat plugin terjemahan untuk Firefox yang bekerja secara offline. Firefox Translations namanya. Seperti apa kemampuannya?

Kerena berbentuk plugin, sebelum menggunakan fitur ini pengguna perlu mengunduh beberapa file saat pertama kali mengonversi teks dalam bahasa tertentu.


Namun hal ini bisa jadi membuat data kamu lebih aman karena hasil terjemahan akan tersimpan diperangkat, alih-alih mengirim informasi ke pusat data untuk pemrosesan cloud.

Plugin ini merupakan hasil kerjasama antara Mozilla dengan Project Bergamot yang didanai Uni Eropa. Lembaga lain yang terlibat projek ini diantaranya Universitas Edinburgh, Universitas Charles, Universitas Sheffield dan Universitas Tartu. Tujuan dari hadirnya plugin ini adalah untuk mengembangkan alat mesin saraf untuk membantu Mozilla membuat opsi terjemahan offline.

 "Mesin, model bahasa, dan algoritme terjemahan dalam halaman harus berada dan dijalankan sepenuhnya di komputer pengguna, jadi tidak ada data yang akan dikirim ke cloud, menjadikannya sepenuhnya pribadi," kata Mozilla.

Salah satu batasan besar dari plugin ini adalah hanya dapat menangani terjemahan antara bahasa Inggris dan 12 bahasa lainnya, menurut TechCrunch. Untuk saat ini, Firefox Translations mendukung bahasa Spanyol, Bulgaria, Ceko, Estonia, Jerman, Islandia, Italia, Bokmal Norwegia dan Nynorsk, Persia, Portugis, dan Rusia.


Baca juga:


Dalam mengerjakan project ini, Mozilla dan mitranya membuat jalur pelatihan di mana para sukarelawan dapat berpastisipasi dengan membantu melatih model-model baru sehingga lebih banyak bahasa dapat ditambahkan.

Mereka juga mencari umpan balik tentang model yang ada, jadi saat ini Terjemahan Firefox masih dalam proses pengembangan dan belum disebarluasakan untuk umum.


Untuk saat ini, plugin terjemahan Mozilla Firefox belu, bisa mendukung 133 bahasa yang didukung Google Terjemahan yang saat ini merupakan terjemahan paling populer.

Apple dan Google keduanya memiliki aplikasi seluler yang dapat menangani terjemahan offlinenya sendiri-sendiri, dengan adanya plugin ini memberikan pengguna opsi lebih banyak untuk alat terjemahan.

Postingan Populer

Waduh! Harga Wafer Naik per Semester Dua 2026.

United Microelectronics Corporation (UMC) resmi memberi sinyal kenaikan harga wafer yang akan berlaku pada paruh kedua 2026. Dalam surat kepada pelanggan tertanggal 16 April, perusahaan menyebut kombinasi biaya rantai pasok yang terus naik dan lonjakan permintaan, terutama dari sektor AI, sebagai alasan utama di balik penyesuaian ini. Secara naratif, alasan tersebut terdengar familiar. Industri semikonduktor memang sedang menghadapi tekanan biaya dari berbagai sisi: bahan baku, energi, hingga logistik. Namun, istilah “tight capacity” yang digunakan UMC sebenarnya lebih dari sekadar jargon teknis.  Dalam praktiknya, ini berarti permintaan chip melampaui kapasitas produksi, memberi produsen posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk menaikkan harga. UMC juga menegaskan bahwa investasi untuk ekspansi teknologi dan kapasitas menjadi faktor pendorong. Tetapi di balik itu, ada dinamika pasar yang lebih kompleks. Permintaan AI saat ini memang sedang melonjak, namun tidak semua segmen memilik...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Optimis, TSMC Naikkan Target Pertumbuhan Pendapatan

TSMC menunjukkan kepercayaan diri tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan tetap menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2025 dan mempercepat ekspansi kapasitas. Di saat konflik Iran memicu kekhawatiran rantai pasok global, raksasa manufaktur chip ini justru melihatnya sebagai “noise” di balik gelombang besar permintaan AI. Perusahaan yang menjadi tulang punggung produksi bagi klien seperti Nvidia dan Apple kini memperkirakan pendapatan akan tumbuh lebih dari 30 persen tahun ini, sedikit lebih optimistis dari proyeksi sebelumnya.  CEO C. C. Wei bahkan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengecek ulang ke pelanggan terkait potensi pelemahan permintaan AI, dan hasilnya tetap solid. Dari sisi finansial, kinerja TSMC juga mencerminkan momentum tersebut. Margin kotor kuartal pertama mencapai 66 persen, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Ini terjadi meski segmen smartphone mengalami penurunan 11 persen secara kuartalan, menandakan bahwa AI kini menjadi mesin pertumbu...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...