Langsung ke konten utama

Bocoran Prosessor Intel 14th Core "Meteor Lake", Butuh Soket LGA 2551

Prosesor Intel Meteor Lake yang merupakan prosesor generasi ke-14 dari Intel dilaporkan akan pindah ke soket baru. Perubahan tersebut memaksa pemilik perangkat yang menggunakan Alder Lake, alias prosessor generasi ke-12 untuk membeli motherboard baru jika mereka ingin memutakhirkan perangkatnya. 

Perubahan di atas sangat kontras dengan platform besutan saingannya yaitu AM4 dari AMD, di mana CPU yang diluncurkan tahun ini masih bisa bekerja dengan sangat baik bahkan untuk board yang berusia lima tahun ke belakang.


Menurut rumor, prosesor desktop generasi ke-14 Intel yeng memiliki nama kode 'Meteor Lake', akan memerlukan soket LGA 2551 baru yang menggantikan motherboard LGA 1700 yang saat ini hanya akan mendukung dua generasi CPU.

Seperti yang telah terjadi selama beberapa waktu yang lalu, CPU Alder Lake saat ini akan diikuti oleh Raptor Lake pada akhir 2022 mendatang.


Socket LGA 2551 sendiri kabarnya akan berukuran 38 x 46 mm. Dimensi tersebut membuatnya lebih lebar 0,5 mm dan 1 mm lebih panjang dari LGA 1700. 

Artinya, soketnya akan menggunakan di atas 50% lebih banyak pin dalam footprint yang sama. Berarti pula, kepadatan pin akan jauh lebih tinggi. Tak hanya itu, platform LGA 2551 kemungkinan juga akan menjadi platform khusus DDR5 pertama milik perusahaan.

Selanjutnya, tentang perilisan prosessor tersebut, Meteor Lake sepertinya akan tiba pada Q4 2023, dan diharapkan nantinya prosessor ini akan menampilkan beberapa teknologi baru yang dikembangkan Intel. Meteor lake sendiri memperkenalkan tiled architecture, dengan TDP mulai dari 5W hingga 125W.


Baca juga:


Teknologi manufaktur chip akan menggunakan node proses Intel 4 dan debut arsitektur anyar untuk P-core dan E-core. Sementara itu, chip grafis akan dibangun di node N3 TSMC dan menampilkan UE dua kali lebih banyak dibandingkan dengan Alder Lake. 

Kedua layer chip CPU dan GPU akan menyatu bersama menggunakan teknologi pengemasan Foveros 3D Intel, yang memungkinkan pembuat chip menumpuk di atas layer satu sama lain.

Sangat disayangkan bahwa Intel berencana untuk mengganti soket setelah hanya dua generasi CPU lagi, seperti yang terjadi pada LGA 1200. Sebaliknya, AMD menggunakan soket AM4 pada empat generasi prosesor Zen serta beberapa CPU dan APU berdasarkan mikroarsitektur Excavator.

15th Gen Core, Arrow Lake
Sementara itu, Lion Cove/Skymont Core mungkin akan segera debut dengan Arrow Lake atau prosessor Intel generasi ke-15. Mikroarsitektur baru ini sebelumnya dikabarkan akan digunakan Lunar Lake atau prosessor Intel generasi ke-16. Core Gen ke-15 Intel tidak akan mengalami peningkatan core Performance, tetapi jumlah core yang efisien akan ditambahkan berlipat ganda di atas Raptor Lake dengan jumlah 32.


Desktop Arrow Lake akan kompatibel dengan soket LGA 2551, jadi setidaknya dua generasi Prosessor Intel akan didukung oleh platform desktop baru yang sama. Arsitektur ini diharapkan dapat bersaing dengan arsitektur Zen6 AMD, meskipun Zen6 masih belum dirilis oleh AMD. Arrow Lake sepertinya baru akan hadir di Q2 tahun 2024.

Postingan Populer

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

Astronom Temukan Atmosfer di Planet Berbatu Mirip Bumi untuk Pertama Kalinya

Para astronom mencetak pencapaian penting dalam pencarian kehidupan di luar Tata Surya setelah berhasil mendeteksi atmosfer pada sebuah planet berbatu yang berada di zona layak huni bintang induknya. Penemuan ini menjadi yang pertama untuk kategori planet berbatu yang mengorbit bintang katai merah (red dwarf), sekaligus membuka peluang baru dalam studi mengenai eksoplanet yang berpotensi mendukung kehidupan. Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science berfokus pada eksoplanet LHS 1140 b, yang berjarak sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi. Dalam skala kosmik, jarak tersebut tergolong relatif dekat sehingga memungkinkan pengamatan yang lebih rinci menggunakan teleskop modern. Planet ini diketahui memiliki massa sekitar 5,6 kali lebih besar dari Bumi dengan diameter sekitar 70 persen lebih besar, menjadikannya salah satu kandidat utama planet berbatu yang layak diteliti lebih lanjut. Sebelumnya, para ilmuwan memperkirakan atmosfer LHS 1140 b didominasi oleh nitrogen. Namun, pengam...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...