Langsung ke konten utama

Asus ExpertBook B7 Flip B7402, Laptop 5G Tak Butuh Wifi

Bekerja secara mobile di manapun dan kapanpun saat ini tidak hanya sekadar menjadi sebuah tren, tetapi telah menjelma sebagai sebuah tuntutan apalagi bagi para pekerja profesional. Semakin banyak para profesional kini tidak dituntut lagi untuk terikat dengan absensi dan kewajiban untuk bekerja di dalam ruangan di kantor. Mereka kini diminta untuk selalu produktif di manapun.

Bekerja secara mobile bukan hanya sekadar memindahkan lokasi bekerja dari dalam kantor ke luar kantor, namun semua itu dilakukan demi efisiensi. Aktivitas bisnis diharapkan dapat lebih dilakukan secara efisien ketika mobilitas dan produktivitas dihadirkan secara maksimal. Tentunya untuk mencapai hal tersebut diperlukan dukungan perangkat yang mumpuni dan dapat selalu terhubung ke internet sehingga para profesional dapat melakukan tugasnya di manapun dan kapanpun.


Untuk menunjang kebutuhan tersebut, ASUS memiliki solusi yaitu sebuah laptop bisnis yang sudah dilengkapi dengan konektivitas 5G yaitu ExpertBook B7 Flip (B7402). Selain dapat terhubung ke jaringan seluler 4G LTE dan 5G, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga dirancang sangat tangguh, memiliki desain yang ringkas dan ringan, serta dibekali spesifikasi mumpuni untuk menunjang aktivitas para profesional di luar kantor.



Bagaimanan ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat membuat para profesional untuk dapat selalu produktif dan mobile? Mari kita ulas.


Dapat Terhubung ke Jaringan Seluler 5G dan 4G LTE
Fitur utama yang laing diunggulkan di ExpertBook B7 Flip (B7402) ada    lah konektivitas, yaitu laptop bisnis ini telah dapat terhubung ke jaringan seluler 5G dan 4G LTE. Fitur tersebut membuat ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat sangat diandalkan setiap saat, khususnya ketika opsi konektivitas ke internet sangta terbatas.

Bagaimana ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat terhubung ke jaringan seluler 5G dan 4G LTE? Sama seperti telepon seluler dan smartphone, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga telah dilengkapi modem 5G dan 4G LTE terintegrasi. Cukup pasang kartu SIM ke dalam slot yang disediakan dan laptop ini akan terhubung ke jaringan seluler 5G atau 4G LTE secara otomatis.


Contoh kasus penggunaan ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah ketika penggunanya sedang berada di dalam kendaraan namun membutuhkan koneksi internet ke laptopnya. Dengan menggunakan ExpertBook B7 Flip (B7402), hal tersebut menjadi mudah dilakukan karena laptop bisnis tersebut sudah dapat langsung terhubung ke internet melalui jaringan 5G dan 4G LTE.

Mengapa tidak menggunakan fasilitas hotspot tethering yang tersedia di semua smartphone modern? Berbeda dengan fasilitas hotspot tethering melalui smartphone, menggunakan koneksi 5G atau 4G LTE langsung dari laptop tidak akan "mengusik" baterai smartphone sehingga pengguna ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat lebih nyaman ketika bekerja tanpa perlu mengkhawatirkan baterai smartphone-nya.

Ringkas, Ringan, dan Super Tangguh
Berbicara mengenai produktivitas dan mobilitas tidak mungkin bisa dilepaskan dari desain, ukuran, dan bobot sebuah laptop. Keberadaan fitur konektivitas jaringan seluler 5G dan 4G LTE di ExpertBook B7 Flip (B7402) akan menjadi tidak berguna jika laptop tersebut sulit untuk dibawa bepergian. Inilah keunggulan kedua yang dimiliki oleh ExpertBook B7 Flip (B7402).

ExpertBook B7 Flip (B7402) merupakan laptop modern dengan desain yang tergolong ringkas serta memiliki bobot yang ringan. Mengusung layar 14-inci, laptop ini memiliki ketebalan bodi hanya 1,8cm serta bobot tak lebih dari 1,5Kg. Hal tersebut membuatnya sangat mudah dan nyaman untuk dibawa bepergian. Anda bahkan tidak perlu menggunakan tas khusus berukuran besar untuk membawa laptop ini kemana-mana.

Tidak hanya sekadar ringkas dan ringan, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga sangat tangguh. Durabilitasnya bahkan jauh lebih tangguh dibandingkan dengan laptop pada umumnya.


Dimulai dari materialnya, bodi ExpertBook B7 Flip (B7402) menggunakan bahan magnesium aluminium yang tidak sangat tangguh dan dapat membuat bobot laptop ini menjadi lebih ringan. Di bagian dalam bodi utamanya, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga dibekali dengan struktur tambahan yang dapat memperkuat integritas bodi dan port secara keseluruhan sehingga tidak mudah rusak meski laptop ini menerima guncangan atau hantaman yang cukup ekstrem.

ASUS bahkan mendesain engsel pada ExpertBook B7 Flip (B7402) secara khusus. Engsel tersebut memiliki ketahanan 50% lebih kuat dibandingkan engsel laptop convertible pada umumnya, membuat ExpertBook B7 Flip (B7402) lebih tahan banting. ExpertBook B7 Flip (B7402) juga telah mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD 810H). Setidaknya ada 30 uji ketahanan ekstrem yang berhasil dilalui oleh laptop bisnis convertible ini, mulai dari getaran, guncangan, hantaman, hingga uji operasional pada suhu dan kelembapan ekstrem.

Dirancang untuk Produktivitas
Keunggulan selanjutnya yang dimiliki oleh ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah laptop ini telah dirancang secara khusus untuk menunjang prdouktivitas penggunanya. Selain menggunakan desain convertible agar dapat digunakan secara lebih fleksibel, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga dilengkapi dengan fitur yang dapat membuat penggunanya lebih nyaman saat bekerja.

Dimulai dari keyboard, ExpertBook B7 Flip (B7402) hadir dnegan keyboard yang dirancang agar penggunanya nyaman ketika mengetik. Keyboard tersebut memiliki key travel sejauh 1,5mm dan hadir dengan jarak antar tombol yang sangat ideal seperti halnya keyboard PC desktop pada umumnya, sehingga penggunanya tidak perlu memakan waktu untuk menyesuaikan diri dengan layout-nya. Tidak hanya itu, ASUS juga memberikan fitur anti-spill pada keyboard ExpertBook B7 Flip (B7402) sehingga laptop ini tetap dapat bertahan meski tersiram cairan hingga 330ml.

Selain keyboard, struktur bodi ExpertBook B7 Flip (B7402) juga dirancang agar tampil lebih ergonomis dan nyaman untuk penggunanya. Sistem ErgoLift Hinge yang sudah banyak digunakan di berbagai laptop ASUS kini kembali hadir di ExpertBook B7 Flip (B7402). ErgoLift Hinge juga akan membuat bodi utama laptop sedikit terangkat ketika digunakan pada mode clamshell. Karena bodi utamanya terangkat, posisi mengetik menjadi lebih nyaman.


Baca juga:


ExpertBook B7 Flip (B7402) juga dilengkapi fitur khusus di touch-ad-nya. Fitur tersebut adalah NumberPad 2.0 yang memungkinkan touchpad untuk diubah fungsinya menjadi numpad melalui satu tombol. ANumberPad 2.0 merupakan fitur yang dapat dimanfaatkan oleh para profesional yang sering mengandalkan numpad untuk melakukan input angka. Karena ExpertBook B7 Flip (B7402) merupakan laptop 14-inci, numpad fisik tidak dapat dihadirkan dan NumberPad 2.0 merupakan solusi terbaik yang dapat dimanfaatkan.

Layar ExpertBook B7 Flip (B7402) juga merupakan aspek penting yang tidak dapat ditinggalkan. Laptop bisnis convertible ini dibekali dengan layar yang nyaman untuk bekerja. Tidak hanya sekadar memiliki ukuran 14-inci, layar ExpertBook B7 Flip (B7402) juga aman untuk kesehatan mata.

Mengantongi sertifikasi low-blue light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland, layar ExpertBook B7 Flip (B7402) sangat cocok untuk para profesional yang sering menggunakan laptop dalam jangka waktu panjang. Sertifikasi tersebut membuktikan layar ExpertBook B7 Flip (B7402) memiliki tingkat radiasi sinar biru yang jauh lebih rendah ketimbang layar laptop pada umumnya sehingga lebih aman untuk kesehatan mata.

Bagi para profesional yang sering melakukan panggilan konferensi atau video secara online, ExpertBook B7 Flip (B7402) adalah laptop yang paling tepat. ExpertBook B7 Flip (B7402) telah dilengkapi dengan teknologi AI Noise-Cancelling yang membuat suara bising di sekitar pengguna laptop bisnis ini dapat diredam. Melalui teknologi ini pengguna ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat melakukan panggilan konferensi atau panggilan video bahkan di tempat yang bising seperti bandara dan lokasi proyek.

Konektivitas Lengkap
Selain dapat terhubung ke jaringan seluler 5G dan 4G LTE, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga hadir dengan konektivitas yang sangat lengkap. Mulai dari port, ExpertBook B7 Flip (B7402) memiliki port Thunderbolt 4 USB Type-C yang dapat digunakan untuk mengisi daya serta fasilitas untuk menghubungkan monitor eksternal.

Selain itu, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga masih dilengkapi dengan port HDMI, USB Type-A, combo audio jack, dan sebuah Micro HDMI. ASUS bahkan masih memberikan port gigabit ethernet namun dengan interface mini display port dan dapat diekstensi ke port LAN dengan konektor RJ45. Hal tersebut sengaja dilakukan agar ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat tetap tampil tipis sekaligus memiliki MAC adress permanen.


Bagi perusahaan, ExpertBook B7 Flip (B7402) juga mempermudah proses dan keamanan bisnis. Laptop ini telah dilengkapi dengan smart card reader yang bisa digunakan sebagai fasilitas keamanan ekstra selain menggunakan kamera infra merah dengan teknologi facial recognition yang terintegrasi dengan Windows Hello.

Performa Kencang untuk Berbagai Aktivitas
ExpertBook B7 Flip (B7402) ditenagai oleh CPU 11th Gen Intel Core yang juga telah dilengkapi GPU terintegrasi Intel Iris Xe Graphics. Kombinasi CPU dan GPU tersebut tidak hanya membuat ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat diandalkan untuk mengerjakan beragam tugas dan pekerjaan kantoran dengan sangat baik, tetapi juga membuat laptop ini cocok untuk multitasking apalagi ia sudah dibekali dengan memori yang sangat mumpuni.

ExpertBook B7 Flip (B7402) dibekali dengan memori DDR4 3200MHz berkapasitas 16GB dan masih dapat di-upgrade. Memori tersebut juga didukung dengan media penyimpanan berupa PCIe SSD Gen3 berkapasitas hingga 1TB. Penyimpanan tersebut memiliki kecepatan baca dan tulis yang jauh lebih kencang dari HDD sehingga membuat ExpertBook B7 Flip (B7402) tampil dengan performa yang sangat gesit.

Berikut adalah hasil benchmark ExpertBook B7 Flip (B7402):



 
Agar performa ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat selalu diandalkan, ASUS menghadirkan sistem pendingin khusus bernama Advance Hybrid Cooling System. Sistem pendingin ini memanfaatkan tiga heatpipe yang terhubung ke sebuah kipas dengan struktur khusus. Advance Hybrid Cooling System memungkinkan ExpertBook B7 Flip (B7402) dapat tampil dengan performa 55% lebih kencang berkat aliran udara hingga 17% lebih baik dibandingkan jika menggunakan sistem pendingin biasa.

Lebih menariknya lagi, ExpertBook B7 Flip (B7402) dibekali dengan garansi selama 3 tahun yang dapat diperpanjang hingga 5 tahun. ASUS juga memberikan layanan on-site service bagi pengguna ExpertBook B7 Flip (B7402) dengan syarat dan ketentuan khusus.


Secara keseluruhan, menurut kami ExpertBook B7 Flip (B7402) ini merupakan laptop yang tepat kalau Anda adalah seorang travel agent, arsitek, site engineer ataupun offshore engineer yang kemungkinan jarang mendapatkan Wifi di tempat Anda bertugas. Ada 5G, buat apa Wifi?

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...