Langsung ke konten utama

Daftar Harga Laptop Asus VivoBook dengan Prosesor Intel Pentium

Kabar gembira untuk Anda yang mencari laptop murah meriah, tapi tidak murahan. Ya, kalau Anda ingin mencari laptop baru namun dana terbatas, sementara laptop dengan prosesor Intel Core i3 harganya biasanya mendekati Rp8 juta, kini Anda dapat melirik laptop dengan prosesor Pentium.

Ya, Asus, salah satu pemain laptop utama di pasar global telah menghadirkan jajaran laptop mereka yang menggunakan prosesor Intel Pentium Silver seri N6000 dengan code name Jesper Lake di pasaran Indonesia.


Yang menarik, laptop-laptop yang menggunakan prosesor tersebut dipasarkan di harga mulai dari Rp6,1 jutaan sampai Rp7 jutaan, tergantung konfigurasi spesifikasi yang ditawarkan. 


Tentunya laptop di kelas ini merupakan alternatif yang sangat menarik dibanding laptop dengan Celeron yang harganya bisa mencapai Rp5 jutaan. Pasalnya harganya relatif jauh di bawah laptop Core i3 yang harganya mencapai 7 sampai 8 jutaan, alias mengisi kekosongan di range harga yang bersangkutan.


Nah, buat Anda yang tertarik memiliki laptop yang lebih kencang dari laptop Celeron namun harganya masih masuk kantong, berikut ini Daftar Laptop Asus VivoBook Murah dengan Intel Pentium:

A516KA-HD621    N6000/UMA/4G/256G PCIE/HOUSING/HD/GREY/OPI/WIN 11 6.099.000
A516KA-FHD621    N6000/UMA/4G/256G PCIE/HOUSING/FHD/GREY/OPI/WIN 11 6.199.000
A516KA-FHD622    N6000/UMA/4G/256G PCIE/HOUSING/FHD/SILVER/OPI/WIN 11 6.199.000
A416KA-VIPS621    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/SILVER/OPI 6.399.000
A416KA-VIPS622    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/GREY/OPI 6.399.000
A416KA-VIPS623    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/SILVER/OPI/WIN 11 6.399.000
A416KA-VIPS624    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/GREY/OPI/WIN 11 6.399.000
E410KAO-VIPS621    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/BLUE/BLK/NP/OPI/WIN 11 6.499.000
E410KAO-VIPS622    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/WHITE/BLK/NP/OPI/WIN 11 6.499.000
E410KAO-VIPS624    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/BLACK/BLK/NP/OPI/WIN 11 6.499.000
E410KAO-VIPS623    N6000/UMA/4G/256G PCIE/VIPS FHD/PINK/BLK/NP/OPI/WIN 11 6.699.000
E410KAO-VIPS652    N6000/UMA/8G/512G PCIE/VIPS FHD/WHITE/BLK/NP/OPI/WIN 11 7.199.000

Sebagai gambaran, prosesor Intel Pentium Silver N6000 Jasper Lake merupakan prosesor 10 nanometer dengan cache 4MB yang memiliki 4 buah core dengan 4 thread yang bekerja pada kecepatan 1,1GHz dan bisa didongkrak hingga 3,3GHz.

Yang menarik, menurut data dari Intel, ia bekerja dengan hanya menggunakan daya 4,8 watt dan maksimal di 6 watt saja. Ia juga sudah dilengkapi dengan Intel UHD Graphics dengan kecepatan 350 sampai 850MHz serta mendukung layar resolusi 4K di 60Hz.

Meskipun sama-sama memiliki L3 cache sebesar 4MB, namun dibandingkan dengan prosesor Intel Core i3-1005G1, jumlah core yang dimiliki oleh Pentium Silver 6000 dua kali lebih banyak. Bedanya, Core i3 10th Gen tersebut mendukung Hyperthreading dan memiliki kecepatan base dan boost 100MHz lebih tinggi yakni 1,2GHz up to 3,4GHz.

Namun tentunya, sebagai prosesor versi "murah" dari Core i3 10th Gen tersebut, GPU pada Intel Pentium Silver N6000 pun jumlah execution unit dan shader-nya hanya separuh yakni 64EU dan 512 shader untuk Core i3-1005G1 dan 32EU dan 256 shader untuk Pentium Silver N6000. Meski demikian, keduanya sama-sama sudah mendukung DirectX 12 dan hardware codec support yang lengkap.

Buat Anda yang penasaran seperti apa performa Pentium Silver N6000 jika dibandingkan dengan Core i3-1005G1, berikut sedikit hasil benchmark yang kami kutip dari CPU-Monkey:

Perbedaan Kinerja Prosesor Intel Core i3 dengan Pentium Silver

Dari hasil percobaan singkat yang dilakukan, tampak performa prosesor Intel Pentium Silver N6000 cukup lumayan. Dalam kondisi tertentu, performanya hanya terpaut sekitar 10 persen saja. Tentunya asalkan jangan minta ia menjalankan aplikasi render berat seperti Cinebench ya.


Baca juga:


Kalau digunakan untuk bekerja, mengetik skripsi atau laporan, membuat slide PowerPoint dan menyusun laporan Excel sederhana dan bekerja di aplikasi web based, prosesor Intel Pentium Silver N6000 series ini sudah cukup memadai.


Saran kami, pilih laptop berbasis Pentium Silver yang upgradable, contohnya seperti Asus VivoBook 15 A516KA yang RAM dan storage-nya masih bisa ditambahkan. Kalau Anda butuh yang lebih ringkas, ada varian A416 yang layarnya 14 inci. Semuanya sudah bundling Windows dan Microsoft Office gratis.

Masih kurang tipis juga? Kalau gitu Anda bisa pilih seri Asus E410. Tapi sayangnya meski sudah lengkap dengan Microsoft Office, model ini tidak upgradable.

Bagaimana guys? Menarik bukan laptop Pentium?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Diborong Industri AI, Gamers Tidak Kebagian RTX 5090

Mimpi buruk para gamers dan perakit PC kembali berulang. Foto-foto yang beredar dari HKEPC memperlihatkan pallet berisi puluhan boks GeForce RTX 5090 versi ritel dibongkar langsung di fasilitas perakitan server AI, bukan di toko perakit PC gaming rumahan.  Kartu-kartu ini dicabut dari kemasan konsumen dan ditanam ke rak multi-GPU untuk beban kerja AI. Yang mencolok, perusahaan ini tidak memilih GPU profesional seperti RTX PRO 6000 atau akselerator datacenter yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut, meski harganya jauh lebih mahal. Mereka justru memborong unit ritel yang seharusnya jatah gamer, sebuah pilihan yang secara langsung memangkas pasokan global dan mendorong harga jauh di atas MSRP resmi 1.999 dolar AS.  Di berbagai marketplace, RTX 5090 kini dibanderol hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp88 juta, lebih dari dua kali lipat harga rilis. Polanya mengingatkan pada era cryptomining beberapa tahun lalu, saat penambang menghabiskan stok GPU ritel hingga gamer kesuli...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

Mengapa Hape Second Makin Laris?

Pasar smartphone refurbished dan bekas menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai US$34,8 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat menjadi US$66 miliar pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 7,3 persen.  Tren ini didorong oleh harga yang lebih terjangkau, kualitas perangkat refurbished yang membaik, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu limbah elektronik. Salah satu daya tarik terbesar adalah selisih harga. Konsumen dapat memperoleh smartphone flagship dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Pada 2023, sekitar 70 persen pembeli disebut lebih memilih perangkat refurbished dibandingkan smartphone baru kelas pemula karena menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Harga jual rata-rata perangkat refurbished juga turun 12 persen antara 2022 dan 2023 Namun, harga murah tidak otomatis berarti pilihan lebih aman. Kesehatan baterai, garansi, dan kondisi perangkat masih menjadi kekhawatiran utama.  Data...