Langsung ke konten utama

Acer ConceptD 3 Ezel Pro, Laptop untuk Kreator Profesional

Pasar laptop untuk content creator tampaknya memang sedang melejit pesat. Sejumlah produsen laptop, mulai dari MSI sampai Asus terus menghadirkan lini produk untuk memenuhi kebutuhan segmen yang satu ini.

Terbaru, membidik para kreator profesional, Acer menghadirkan notebook terbarunya yakni Acer ConceptD 3 Ezel Pro untuk pengguna yang membutuhkan perangkat menggambar serta perancangan desain tingkat tinggi.


Menurut pihak Acer, laptop ini sangat andal digunakan untuk mereka yang berprofesi sebagai arsitek, animator, 3D illustrator atau pun graphic designer. 



“Dengan mode penggunaan yang dinamis dan fleksibel serta peningkatan pada sektor prosesor dan berjalan di Windows 11 Pro, produk ini siap memberikan kenyamanan secara maksimal kepada para penggunanya,” sebut Theresia Hanydawati, Head of Consumer Products, Acer Indonesia.


Theresia menambahkan, Acer ConceptD 3 Ezel Pro hadir dengan desain ringkas serta bobot yang ringan. Dengan ukuran 14 inci, layar Acer ConceptD 3 Ezel Pro jauh lebih minimalis dibandingkan laptop desain lain yang umum membawa besaran layar sekitar 16 hingga 17 inci.

Dari sisi bobot, laptop ini memiliki berat yang hanya 1,73Kg. Lebih ringan dibandingkan dengan produk lain di kelasnya yang memiliki rata-rata bobot 2Kg ke atas.

Tidak hanya ringkas, ConceptD 3 Ezel Pro juga dilengkapi dengan Ezel Hinge Design yang memiliki daya tahan lebih dari 20 ribu kali rotasi penggunaan sehingga durable (tahan lama) untuk penggunaan jangka panjang.

Ezel Hinge Design ini juga memberikan kemudahan penggunaan melalui 6 mode seperti laptop mode, float mode, share mode, pad mode, stand mode, dan display mode.

Sebagai penunjang produktivitas, layar laptop Acer ConceptD 3 Ezel Pro juga dilengkapi dengan layar sentuh lengkap dengan Wacom stylus yang memberikan pengalaman menggambar senyaman di atas kertas.

Demi menopang performa, laptop ini hadir dengan pilihan Intel Core i7 Generasi ke-11 dan sistem operasi Windows 11 Pro. Sementara chip grafisnya mengandalkan Nvidia Quadro T1200 Graphics untuk menjalankan berbagai konten atau gambar desain menggunakan software kelas berat dengan lebih cepat dan lancar.


Baca juga:


Dari sisi performa, Nvidia Quadro juga lebih stabil untuk penggunaan software desain dan untuk kegiatan render atau yang berhubungan dengan stabilitas dan akurasi.

Untuk memasok energi, baterai laptop ini pun cukup mumpuni. Acer mengklaim masa pakai baterai Acer ConceptD 3 Ezel Pro sanggup bertahan hingga 9,5 jam dalam penggunaan kasual.


Sebagai pekerja kreatif yang berfokus pada visual, ConceptD 3 Ezel Pro memiliki tingkat akurasi warna tinggi dengan Delta E<2 dan dapat menampilkan gamut warna sRGB hingga 100%. Keunggulan ini memungkinkan pengguna untuk melihat warna yang hampir sesuai dengan objek aslinya. Laptop ini juga memiliki layar IPS FHD 14 inci tervalidasi PANTONE untuk ketepatan warna yang terbaik.

Di Indonesia, Acer ConceptD 3 Ezel Pro ditawarkan mulai dari harga Rp29.999.000 dan bisa didapatkan di Acer eStore mulai 10 Februari 2022. 

Acer juga menyediakan penawaran khusus gift berupa Logitech MX Ergo (creator wireless mouse) seharga Rp1.500.000 untuk pembelian ConceptD 3 Ezel Pro (selama persediaan tersedia). Menarik sekali bukan?

Postingan Populer

Skor Benchmark Intel Core 5 330 Mulai Muncul. Prosesor Terbaik Intel?

Kemunculan prosesor Intel Core 5 330 di basis data benchmark kembali menegaskan arah strategi Intel dalam memperkuat segmen entry-level. Berdasarkan hasil uji di platform PassMark, chip ini mencatat skor 4.215 poin untuk single-thread dan 14.947 poin untuk multi-thread, angka yang secara praktis menempatkannya sejajar dengan varian saudaranya, Core 5 320. Secara arsitektural, Core 5 330 mengusung konfigurasi 6 core dan 6 thread dengan skema hybrid 2 Performance-core dan 4 LP-Efficient core. Pendekatan ini mencerminkan filosofi desain Wildcat Lake yang menitikberatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa dasar.  Clock speed yang diusung berada di kisaran 1,5 GHz hingga 4,6 GHz untuk P-core dan 1,4 GHz hingga 3,4 GHz untuk LP-E core, menjadikannya cukup fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas ringan hingga multitasking moderat. Menariknya, meski membawa label “lebih tinggi”, Core 5 330 nyaris identik dengan Core 5 320 dari sisi spesifikasi teknis....

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Xbox Mode, Upaya Microsoft Gabungkan PC dan Konsol

Microsoft resmi memulai rollout fitur baru “Xbox Mode” untuk Windows 11, sebuah langkah yang secara strategis mengarah pada penyatuan pengalaman gaming antara PC dan konsol. Fitur ini dirancang untuk menghadirkan antarmuka yang lebih ringan, responsif, dan berorientasi pada kontroler, mendekati pengalaman khas Xbox. Secara fungsional, Xbox Mode mengubah Windows 11 menjadi lingkungan gaming yang lebih fokus. Antarmuka dipangkas dari elemen-elemen desktop tradisional yang sering menjadi distraksi, lalu digantikan dengan tampilan yang menonjolkan library game, judul terakhir dimainkan, serta akses cepat ke katalog Xbox Game Pass. Ini bukan sekadar kosmetik, tetapi upaya nyata untuk mengurangi friction saat berpindah dari kerja ke bermain. Namun, langkah ini juga mengungkap masalah lama Windows sebagai platform gaming. Selama ini, Windows dikenal fleksibel tetapi tidak pernah benar-benar optimal untuk pengalaman plug-and-play seperti konsol. Xbox Mode bisa dilihat sebagai pengakuan implisi...

Asus ExpertBook Ultra. The Flagship of the Industry. Period! Mengapa Begitu?

Asus resmi membawa Asus ExpertBook Ultra ke Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat lini laptop bisnis premium berbasis AI. Perangkat ini langsung menargetkan profesional dengan mobilitas tinggi melalui desain ultra-ringan dengan bobot mulai dari 0,99 kg, tanpa mengorbankan performa maupun fitur enterprise yang semakin krusial di era kerja hybrid. Asus mengklaim, laptop ini merupakan the Flagship of the Industry. Period. Mengapa? Kinerja Tertinggi di Laptop Tertipis Di sektor performa, Asus mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3, termasuk varian Intel Core Ultra X7 358H. Chip ini mengusung arsitektur hybrid dengan kombinasi Performance core, Efficient core, dan Low Power Efficient core, memungkinkan distribusi beban kerja yang lebih adaptif.  Clock boost hingga 4,8GHz memastikan performa single-thread tetap tinggi, sementara integrasi CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket menghadirkan pendekatan komputasi modern yang lebih efisien. Meskipun sangat tipis dan ringan,...