Langsung ke konten utama

Leica M11, Kamera Rangefinder Mewah Yang Inovatif

Leica M11 akhirnya rilis ke pasaran. Kamera rangefinder full-frame 60MP ini mengemas beberapa fitur inovatif meskipun memiliki bodi retro yang klasik ala Leica.

Seperti diketahui, kamera Leica M-series ini sudah dipasarkan sejak tahun 1950-an. Kamera pada series M ini bisanya memiliki desain yang kuno, juga memiliki pengoperasian kamera yang klasik.


Namun demikian, Leica M11 yang hadir di tahun 2022 ini, memiliki beberapa fitur modern dari saudaranya yang modern seperti seri TL. Salah satu di antaranya adalah penyimpanan internal 64GB.

Hal ini merupakan gebrakan karena untuk pertama kalinya kamera M-series menyertakan penyimpanan internal dan merupakan fitur yang sangat langka pada kamera mirrorless modern.


Keuntungannya adalah, pengguna dapat menyimpan gambar secara bersamaan di kartu SD dan penyimpanan internal LeicaM11. Pengguna juga menjadi lebih leluasa karena memori yang tersedia untuk mengambil foto lebih banyak.

Penyimpanan internal bukan satu-satunya hal modern yang disisipkan pada kamera vintage Leica M11. Sensor BSI full-frame 60MP barunya, langkah besar dari Leica M10-R 40MP, memungkinkan pengguna memotret DNG dan JPEG mentah pada resolusi 60MP, 36MP, atau 18MP, menggunakan area sensor penuh.

Fitur ini juga memberikan pengguna pilihan untuk memilih antara detail maksimum dalam mode 60MP, atau ukuran file yang lebih kecil dan kinerja burst yang lebih baik. 

Leica mengatakan, mode resolusi lebih rendah dicapai dengan pixel-binning dari sensor 60MP yang mempertahankan kedalaman warna 14-bit. Selain itu susunan filter warna baru pada kamera Leica M11 juga menciptakan reproduksi warna yang lebih alami.

Meskipun desain Leica M11 mungkin terlihat mirip dengan pendahulunya, ada beberapa perubahan yang mungkin terbukti kontroversial di kalangan penggemar fanatik. 

Pertama, pelat dasar tradisional seri yang berasal dari Leica M3 pada tahun 1954 dan harus dilepas untuk mengakses baterai atau kartu SD. Pada Leica M11 ini, pelat tersebut telah diganti dengan desain yang lebih nyaman yang memberi akses langsung ke fitur modern miliknya.


Leica juga telah mengubah tombol belakang M11 dan menu layar sentuh agar sesuai dengan Leica SL2 dan Leica Q2. Sementara baterainya ditingkatkan menjadi kapasitas 1.800mAh dari 1.100mAh yang terlihat pada pendahulunya.



Karena ini adalah kamera rangefinder, Leica M11 memiliki jendela bidik optik dan sistem pemfokusan yang melibatkan penjajaran dua gambar secara manual di tengah bingkai. 

Baca juga:


Dengan taburan peningkatan modern lainnya, termasuk pengukuran multi-bidang dalam mode pengintai, pengisian daya USB-C, dan peningkatan fitur konektivitas melalui peningkatan firmware pada paruh kedua tahun 2022, Leica M11 tentunya merupakan gabungan antara klasik dan modern.


Karena moderinisasi kamera M11, beberapa diehard M-series mungkin mengeluhkan pelepasan pelat dasar atau adopsi kontrol M11 yang terlihat pada Leica SL2 atau Q2 yang merupakan seri Leica modern. 

Di sisi lain, M11 masih kekurangan beberapa kenyamanan modern seperti stabilisasi gambar di dalam tubuh, fokus otomatis, dan perekaman video. Bagi mereka yang memiliki anggaran lebih, alternatif seperti Fujifilm X-Pro3 menawarkan fitur seperti jendela bidik optik/elektronik hibrida untuk investasi yang jauh lebih kecil.

Kamera Leica M11 ini merupakan kamera mewah klasik yang memiliki penggemar tersendiri. Untuk harganya kamera ini dibandrol dengan harga US$8995 atau sekitar Rp.129jutaan.

Postingan Populer

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...