Langsung ke konten utama

Huawei MateBook D15 Refresh, Kini dengan Intel Core i5 10th Gen

Pasar laptop di Indonesia semakin semarak. Baru saja beberapa hari tahun 2022 berjalan, sejumlah produsen langsung menggelontorkan produk-produk anyarnya untuk dimiliki oleh pengguna setianya.

Tak hanya produsen papan atas seperti Asus, Apple dan lain-lain, produsen handphone pun tak mau ketinggalan untuk merilis laptop anyarnya. Menyusul Realme, Huawei pun akan segera menggelar laptop baru.


Diam diam, produsen smartphone raksasa asal negeri Tiongkok ini akan menghadirkan Huawei MateBook D15 versi baru ke pasaran Indonesia. Dibanding Huawei MateBook generasi sebelumnya, tentu ada aspek mutakhir yang disematkan. Seperti apa?



Kendati membawa sejumlah peningkatan, sejumlah elemen penting masih dipertahankan Huawei. Ini terlihat dari segi tampilan MateBook D15.


Desain laptop ini masih ramping. Ketebalannya hanya 16,9 mm dengan berat 1,53 Kg. Dari sisi display, ia masih menggunakan panel layar berukuran 15,6 inch. Huawei juga membuat bezel di sekeliling layar cukup tipis, sehingga rasio screen-to-body mencapai 87%.

Panel tersebut juga istimewa. Laptop Huawei ini telah mendapatkan sertifikat TÜV Rheinland karena mampu mengurangi cahaya biru yang dapat mengganggu kesehatan mata.

Dari sisi performa, dapur pacu Huawei MateBook D15 juga pengalami peningkatan. Kini MateBook D15 dibekali prosesor generasi ke-10 Intel Core 15-10510U dengan kecepatan hingga 4,9GHz, sehingga dapat mendukung pengeditan gambar dan video dengan lancar.

Dibandingkan sebelumnya, Huawei MateBook D15 tahun lalu hanya diperkuat oleh prosesor Intel Core i3 10th Gen.

Untuk menopang performa prosesor yang cepat tersebut, Huawei menambahkan RAM 8GB dan SSD 512GB untuk mendukung multitasking dan produktivitas penggunanya.


Baca juga:


Adapun demi memenuhi kebutuhan meeting online, laptop memiliki kamera 1MP dengan resolusi 720P. Uniknya kamera ini dibuat tersembunyi di bagian keyboard untuk menjaga privasi.

Huawei turut menyertakan fitur Multi-Screen Collaboration. Tidak hanya ke smartphone, fitur ini dapat digunakan pada tablet Huawei asalkan sudah menjalankan Harmony OS.


Untuk pengisian ulang baterai, laptop MateBook D15 memiliki port USB Type-C. Chargernya sendiri mendukung pengisian cepat 65W sehingga dapat mengisi baterai 53% hanya 30 menit.

Dari informasi yang beredar, harga MateBook D15 di Indonesia adalah Rp9.999.000. Adapun pengguna yang memesan di masa pre-order yang dibuka mulai dari 19 Januari 2022, pemesan akan mendapatkan bonus Office 365, backpack, wireless mouse. Menarik.

Postingan Populer

Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Setelah debut global di ajang CES 2026, Intel resmi membawa prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, ke pasar Indonesia. Kehadiran generasi ini langsung menempatkan Intel di pusat tren yang sedang naik daun, yakni AI PC.  Namun di balik narasi besar tersebut, pertanyaan utamanya tetap sama. Apakah ini lompatan nyata, atau sekadar evolusi yang dibungkus istilah baru? Secara arsitektural, Core Ultra Series 3 dibangun di atas proses Intel 18A dengan pendekatan SoC yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket. Ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan cloud. Intel mengklaim NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS, angka yang secara teoritis cukup untuk menangani berbagai workload AI modern, mulai dari inferensi hingga generative tasks ringan. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat menjanjikan. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU dan GPU berbasis Intel Arc dengan 12 Xe-core. Intel mengklaim peningkatan performa multi...

Monitor Eksternal untuk MacBook Dirilis oleh BenQ

BenQ resmi meluncurkan lini monitor MA Series di Indonesia. Seri ini secara spesifik ditujukan untuk pengguna MacBook yang membutuhkan layar eksternal dengan konsistensi visual, terutama dalam hal warna, ketajaman, dan karakter tampilan yang mendekati panel bawaan Apple. Secara positioning, MA Series mencoba mengisi celah yang selama ini cukup relevan yakni monitor eksternal yang benar-benar “match” dengan ekosistem Mac. Namun, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan, apakah ini solusi nyata atau sekadar diferensiasi marketing di pasar monitor premium? Dari sisi lineup, BenQ menawarkan beberapa varian dengan pendekatan berbeda. Model seperti MA270U dan MA320U hadir dengan resolusi 4K dan panel Nano Matte, yang berfokus pada kenyamanan visual dengan minim pantulan cahaya. Ini relevan untuk penggunaan jangka panjang, terutama di lingkungan kerja dengan pencahayaan tinggi. Sebaliknya, MA270UP dan MA320UP menggunakan panel Nano Gloss yang menonjolkan kontras dan vibransi warna. Karakter...

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...