Langsung ke konten utama

Promo Harga Khusus Huawei MateBook D15 di JD.ID

Huawei, raksasa produsen smartphone dunia yang mulai terjun ke bisnis laptop di Indonesia, baru saja menghadirkan laptop andalan terbarunya. Diberi nama Huawei MateBook D15, laptop ini menghadirkan sejumlah kelebihan dibanding produk yang ditawarkan oleh pemain lawas di pasaran.

Tak tanggung-tanggung, mereka pun langsung menggandeng e-commerce terkemuka yakni JD.ID untuk memasarkan produk terbaru tersebut. Adapun kolaborasi yang dilakukan antara Huawei dan JD.ID adalah sebuah promo eksklusif pembelian Huawei MateBook D15.


Pada promo ini, konsumen bisa melakukan pre-order di Huawei Official Store di JD.ID dengan harga Rp8.699.000 mulai dari 1 hingga 10 September 2020.


Kolaborasi eksklusif ini tentunya menawarkan berbagai keuntungan bagi para konsumen yaitu cashback Rp1.700.000. Harga Huawei MateBook D15 selama masa pre-order sendiri adalah Rp6.999.000.


Selain itu, para konsumen juga mendapatkan hadiah tambahan selama periode preorder yaitu berupa Huawei Backpack, Huawei Mouse dan Powerbank, serta voucher JD.ID senilai Rp200.000. Hadiah tambahan dengan total nilai bonus Rp1,3 juta, pengguna juga akan mendapatkan layanan VIP (layanan online bergaransi personal 1 + 1 tahun), dan cashback bank hingga Rp 500 ribu untuk beberapa bank yang bekerjasama.

Huawei Indonesia sendiri fokus terjun ke industri PC setelah diyakinkan oleh kenyataan bahwa data di 2019, volume pengiriman laptop dan PC secara global mereka meningkat 200% dari tahun ke tahunnya. Ini menunjukkan bahwa Huawei mendapatkan respons yang positif di pasar untuk produk PC mereka.

Menurut Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, pihaknya bangga dapat bekerjasama dengan JD.ID yang merupakan salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia. Ia berharap, melalui kerjasama tersebut, produk Huawei dapat lebih terjangkau oleh seluruh konsumen.


Pada kesempatan yang sama, Samir Skif, JD.ID Director of Platform (Marketplace, Cross border, and Social Commerce) mengatakan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan produk yang mereka butuhkan dan inginkan, tentunya dengan penawaran yang menarik. “Kami berharap melalui kolaborasi ini, JD.ID dan Huawei dapat terus menghadirkan produk-produk inovatif dengan teknologi yang terdepan bagi seluruh pelanggan.”

Baca juga:

Dari sisi produknya sendiri, Huawei Matebook D15 merupakan laptop yang memiliki layar crystal-clear image display yang disupport dengan teknologi FullView Display. Layar dengan aspek rasio 16:9 yang digunakan merupakan layar resolusi Full HD 1920 x 1080 jenis IPS dengan wide viewing angle hingga 178 derajat.

Layar laptop yang hadir dengan warna Mystic Silver ini juga dikelilingi oleh bingkai tipis di ketiga sisinya dan dilengkapi dengan kamera tersembunyi untuk mendapatkan kontrol yang lebih baik.


Tak hanya dari sisi desain, Huawei MateBook D15 juga menggunakan komponen kelas atas di dalamnya. Sebut saja, prosesor AMD Ryzen 5 3500U yang menjadi otaknya, Huawei Shark Fin Design 2.0 sebagai teknologi pendinginnya, pengisian baterai cepat yakni hingga 53% dalam waktu 30 menit, fingerprint sensor dan juga fitur pelindung mata (eye care).

Sebagai gambaran, MateBook D15 ini sendiri merupakan laptop terbaru dari Huawei yang resmi hadir di Indonesia sesudah MateBook X Pro dan MateBook D14 yang belum lama ini diluncurkan.

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...