Langsung ke konten utama

Mouse Wireless Asus MD100 Baterai Aktif Hingga Setahun

Anda sedang mencari mouse wireless? Anda ingin yang bisa punya mouse wireless yang baterainya bisa bertahan lama supaya nggak sering-sering gonta-ganti baterai? Nah, Asus punya solusinya.

Dengan Asus MD100 Portable Silent Wireless Mouse, Asus menawarkan sebuah mouse nirkabel yang menggunakan baterai jenis AA yang bisa dipakai selama hingga 12 bulan, tergantung metode pemakaian penggunanya.


Menariknya, saat digunakan, mouse yang sensitivitasnya bisa diatur mulai dari 800, 1000 ataupun 1600 DPI ini bisa tetap terhubung dalam jarak 10 meter dari laptop yang digunakan.



Dari sisi perangkat, mouse ini relative ringkas, portabel, dilengkapi dengan AntiBacterial Guard, mendukung dual wireless connection serta tangguh hingga 10 juta kali klik.


Ya, untuk sebagian orang, kenyamanan atau produktivitas tinggi saat bekerja bisa didapat ketika mereka mengoperasikan laptop dengan bantuan mouse. Sebagai pemain utama di industri laptop, ASUS tentunya bertanggungjawab menyediakan aksesoris pendukung, termasuk mouse.

Salah satu varian laptop yang baru saja dihadirkan ke pasaran Indonesia adalah ASUS MD100 Portable Silent Wireless Mouse.

Mouse yang ringan dan mungil ini menawarkan desain yang cantik dan cocok untuk menemani penggunanya belajar ataupun bekerja. Ideal untuk dipadankan dengan ASUS ZenBook atau ASUS VivoBook yang muda, trendy dan eye catching.

Ia menggunakan magnetic top cover yang membuatnya mudah diganti untuk menyesuaikan dengan mood pengguna atau kondisi sekitar tepatnya bekerja. Di dalam paket penjualannya, pengguna pun mendapatkan satu top cover ekstra dengan warna berbeda sehingga bisa dipilih pemiliknya.

Dengan belum redanya pandemi Covid-19, saat ini, faktor higienis merupakan masalah yang sangat diperhatikan. Dan dari penelitian yang dilakukan, ternyata jumlah bakteri pada mouse mencapai 40 ribu kali lebih banyak dibandingkan dengan jumlah bakteri yang ada di gagang toilet.


Baca juga:


Untuk itu, ASUS MD100 mouse diberi lapisan AntiBacterial Guard. Ia sudah mendapatkan sertifikasi ISO 22196:2011 yang melakukan pengukuran terhadap aktivitas bakterial pada permukaan plastik dan permukaan padat lainnya.

Tak hanya itu, bagian bawah mouse juga menggunakan materail 100% PTFE gaming grade untuk memastikan kursor mouse bisa bergeser dengan sangat mulus di permukaan rata.


Meski tampak cantik, ASUS MD100 mouse dijamin durable. Ia menawarkan daya tahan hingga 3 kali lipat lebih lama dibanding dengan mouse kantoran tradisional. Dari pengujian yang dilakukan, mouse ini sanggup bertahan hingga 10 juta kali klik.

Yang menarik, saat diklik pun, noise level yang dihadirkan oleh mouse ini hanya sebesar 20 desibel. Jauh lebih pelan dibandingkan dengan suara bisikan yang sekitar 30 desibel, atau suara orang berbicara yang rata-rata mencapai 60 desibel.

Tertarik? Mouse wireless hemat baterai ini dijual di harga Rp499.000.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AMD Belum Tinggalkan AM4, Motherboard Lawas Masih Dapat Update BIOS

AMD kembali menunjukkan bahwa platform AM4 belum sepenuhnya berakhir. Hampir sembilan tahun setelah diperkenalkan, sejumlah motherboard AM4 lawas masih mendapatkan pembaruan BIOS, termasuk ASUS PRIME A320M-A yang menggunakan chipset A320 entry-level. ASUS baru saja merilis BIOS versi 6265 untuk PRIME A320M-A. Pembaruan bertanggal 27 Agustus 2026 tersebut membawa AMD AGESA ComboV2 PI 1.2.0.12 sekaligus mitigasi terhadap kerentanan fTPM CVE-2026-6726 dan CVE-2026-6727. Dukungan ini cukup menarik mengingat A320 merupakan salah satu chipset AM4 paling sederhana. Dibandingkan chipset AM4 yang lebih tinggi, A320 memiliki keterbatasan pada dukungan komponen, kemampuan overclocking yang terkunci, serta pilihan ekspansi yang lebih sedikit. Namun, ASUS masih menyediakan pembaruan firmware untuk motherboard yang termasuk generasi awal platform AM4. Dukungan tersebut juga tidak hanya terjadi pada ASUS. Sejumlah motherboard A320 dari vendor lain dilaporkan mendapatkan firmware dengan AGESA 1.2.0.12...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...

Micron Stop GDDR7 2GB, Fokus Produksi Chip GDDR7 3GB

Micron dikabarkan mulai menghentikan produksi chip GDDR7 2GB (16Gb) dan mengalihkan kapasitas produksinya ke chip GDDR7 3GB (24Gb). Menurut laporan industri yang dikutip HWBuster, perubahan ini terjadi ketika permintaan memori untuk infrastruktur AI terus melonjak. Bagi pasar GPU, keputusan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan kapasitas produksi memori semakin ketat, dengan kebutuhan AI menawarkan nilai ekonomi yang lebih menarik bagi produsen. Peralihan dari GDDR7 2GB ke 3GB sebenarnya membawa keuntungan bagi produsen kartu grafis. Dengan jumlah chip yang sama, kapasitas VRAM dapat dibuat lebih besar. Delapan chip GDDR7 2GB, misalnya, menghasilkan konfigurasi 16GB, sedangkan delapan chip 3GB secara teoritis dapat menyediakan 24GB. Namun, jangan buru-buru menganggap kartu grafis 24GB akan segera membanjiri pasar. Kapasitas VRAM tetap ditentukan oleh memory bus, desain PCB, memory controller, konfigurasi paket, segmentasi produk, dan tentu saja strategi harga. Masalah yang ...