Langsung ke konten utama

Bocoran Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Z Flip3

Kabar gembira bagi pecinta smartphone flagship besutan Samsung. Seri Galaxy Z Fold3 akan segera dirilis sebentar lagi. Tepatnya pada acara Galaxy Unpacked 2021 pada 11 Agustus mendatang. Ia merupakan pembaruan dari Galaxy Z Fold2 yang diluncurkan Agustus 2020 lalu.

Informasi tentang spesifikasi ponsel tersebut sudah banyak diperbincangkan di dunia maya. Sebelumnya bocoran spesifikasi ponsel ini pun sempat tersebar di Geekbench dengan nomor model SM-F711U, dan diketahui Galaxy Z Fold3 akan memiliki prosessor Snapdragon 888.


Beberapa jam yang lalu, beredar bocoran lain yang memberikan semua detail spesifikasi mengenai Samsung Galaxy Z Fold3 yang akan segera hadir. Apa saja?


Menurut bocoran data yang tersebar, Galaxy Z Flip3 akan menjalankan Android 11 dengan One UI 3.1 sebagai antarmukanya.


Meskipun Google mungkin akan merilis Android 12 khususnya ke ponsel Pixel-nya dalam beberapa hari atau minggu setelah pengumuman Flip, untuk ponsel lipat terbaru Galaxy Z Flip3 tetap menggunakan OS Android 11.

Ponsel ini juga akan memiliki layar internal 6,7 inci dengan resolusi 1080x2640 dan kecepatan refresh sampai 120 Hz, serta layar eksternal 1,9 inci 260x512. Layar 'belakang' yang terlipat menjadi dua dilapisi Gorilla Glass Victus, yang tentunya akan menjadi nilai tambah pada ponsel ini.


Baca juga:


Galaxy Z Fold3  akan diotaki chipset Qualcomm Snapdragon 888 yang dipasangkan dengan 8GB RAM dan 128/256GB penyimpanan UFS 3.1 yang tidak dapat diperluas. 

Untuk konfigurasi kameranya, kamera utama Z Fold3 terdiri dari sensor utama 12 MP f/1.8 dilengkapi OIS dan lensa ultrawide fokus tetap 12 MP f/2.2. Di layar bagian dalam ponsel lipat ini juga terdapat kamera selfie hole-punch 10 MP f/2.4.

Ponsel ini memiliki sensor sidik jari yang dipasang di samping, peringkat IPx8 untuk ketahanan air namun sayangnya tidak untuk debu, dukungan dual-SIM melalui satu nanoSIM dan satu eSIM, dengan kapasitas baterai 3.300 mAh.


Kabarnya, Samsung Galaxy Z Fold3 akan hadir dalam warna Phantom Black, Cream, dan Lavender. Perangkat ini berukuran 166 x 72,2 x 6,9mm saat dibuka dan memiliki beratnya 183g.

Samsung telah menguji mekanisme engsel 200.000 kali untuk ponsel ini artinya pengguna bisa lebih tenang karena ponsel memiliki ketahanan lebih dari lima tahun untuk mampu membuka dan menutup sampai dengan 100 kali sehari.

Untuk harganya, ponsel ini akan di bandrol seharga USD1099 atau setara dengan Rp15,8 jutaan. Semoga lekas beredar di Indonesia ya guys.

Postingan Populer

Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Tinggalkan Nama "Pro"

Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sekaligus meninggalkan label "Pro" yang biasa disematkan pada varian tertinggi chipset-nya. Kedua chipset diproduksi menggunakan proses litografi 2nm milik TSMC dan dibekali sederet peningkatan signifikan. Pada klaster CPU, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengusung dua core Prime custom Oryon berkecepatan 5,00GHz dan enam core Performance hingga 4,00GHz, didukung 16MB Oryon Flex Cache. Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip ini menghadirkan peningkatan performa CPU 13 persen dengan efisiensi daya 37 persen lebih baik, serta lonjakan performa GPU 44 persen dengan efisiensi 40 persen lebih baik. Di sisi NPU, performa meningkat 35 persen dengan efisiensi AI per-watt 33 persen lebih baik. Hexagon NPU dirombak dengan Element Accelerator baru, dilengkapi Hexagon Direct Link serta Micro Tile Inferencing. Kapasitas memori bersama yang 50 persen lebih besar memungkinkan chip ini menjalan...

Apple Klaim Perangkatnya Kini Mampu Jalankan Model AI Raksasa Secara Lokal

Apple mengungkap bahwa memori yang lebih cepat serta dua unit Neural Engine pada perangkat terbarunya secara signifikan meningkatkan kemampuan menjalankan model AI berukuran besar secara lokal, tanpa bergantung pada layanan cloud. Dalam sebuah slide presentasi bertema "Enabling a Full Range of Local AI Inference," Apple memetakan kemampuan lini produknya, mulai dari iPhone dan iPad hingga Mac Studio, berdasarkan kapasitas memori, bandwidth, dan jumlah parameter aktif model AI yang bisa dijalankan.  iPhone dan iPad dengan 16GB unified memory disebut mampu menjalankan model dengan 14 miliar parameter aktif, meski bandwidth memori yang diklaim Apple, 76GB/s, sudah dilampaui chip A20 Pro yang mencapai 115,2GB/s. MacBook Air dan Mac mini, dengan memori hingga 64GB dan bandwidth hingga 307GB/s, sanggup menjalankan model hingga 70 miliar parameter. MacBook Pro kelas atas berbekal 128GB unified memory dapat menangani model 120 miliar parameter, setara laptop RTX Spark dengan kapasita...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Core i9-14900K Kembali Bermasalah, Pengguna Klaim Sudah Ganti CPU Empat Kali

Masalah stabilitas yang menghantui prosesor Intel Core i9-14900K tampaknya belum sepenuhnya berakhir. Meski Intel telah merilis pembaruan microcode melalui BIOS untuk mengatasi persoalan degradasi dan ketidakstabilan pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14, seorang pengguna Reddit mengklaim telah mengganti Core i9-14900K miliknya hingga tiga kali dan kini menghadapi gejala serupa pada unit pengganti keempat. Pengguna dengan akun u/unvac tersebut menjalankan sistem dengan konfigurasi kelas atas, termasuk GeForce RTX 5090 dan RAM DDR5-6000 CL28 berkapasitas 64GB. Ia juga mengaku telah memperbarui BIOS motherboard serta menggunakan pengaturan default Intel, termasuk menonaktifkan opsi “Enforce All Limits”.  Sayangnya, sistem kembali mengalami Blue Screen of Death (BSOD) dengan kode 0xC0000005, salah satu error yang sebelumnya dikaitkan dengan masalah stabilitas CPU Intel generasi tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian karena BIOS dan microcode terbaru seharusnya membantu mengurangi ri...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...