Langsung ke konten utama

Redmi Note 10 5G, Juaranya 5G Harga Murah

Seperti diketahui, Redmi Note 10 5G sudah dirilis oleh Xiaomi di Indonesia lewat sebuah acara peluncuran secara virtual pada 22 Juli 2021, dari kanal YouTube Xiaomi Indonesia. Acara livestreaming tersebut dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB.

Nantinya, Redmi Note 10 5G akan bergabung dengan jajaran smartphone Redmi Note lainnya yang sudah lebih dulu hadir, di antaranya Redmi Note 10, Redmi Note 10 Pro dan Redmi Note 10S. Semuanya sudah dijual di pasaran Indonesia.


Saat peluncurannya, Xiaomi Indonesia mengklaim bahwa Redmi Note 10 5G miliknya dapat memenuhi berbagai kebutuhan penggunanya. Seperti apa?

Dari sisi perangkat, smartphone anyar ini menyediakan kecepatan internet yang memadai, konten  hiburan yang menarik dan dapat menjadi sarana untuk penggilan video ke keluarga, teman maupun kolega. 

Dan fitur 5G yang disematkan padanya juga menjadi sangat penting. Terlebih lagi sekarang masanya PPKM mandiri yang mengharuskan orang-orang untuk tetap di rumah.


Dari sisi bobot, Xiaomi Redmi Note 10 5G memiliki berat 190 gram. Dimensi dari ponsel ini sendiri adalah 161,8 x 75,3 x 8,9 mm. 

Tampilan kamera belakangnya memiliki tiga kamera dengan susunan vertikal. Sedangkan kamera selfie memiliki bentuk puch hole di tengah layar. Kamera utama ponsel ini memiliki resolusi 48MP, kamera makro 2MP dengan kamera depth 2MP. Sementara kamera selfie-nya beresolusi 8MP.

Untuk urusan layar, ponsel ini memiliki bentang selebar 6,5 inci dengan refresh rate 90Hz pada resolusi 1.080 x 2.400 piksel. Layar Redmi Note 10 5G yang hadir dengan rasio screen to body 83,7 persen tersebut juga sudah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3.


Baca juga:


Xiaomi Redmi Note 10 5G ini memiliki chipset yang sama dengan Poco M3 Pro 5G yaitu MediaTek MT6833 Dimensity 700 5G dengan opsi RAM/Storage 4GB/128GB, 6GB/128GB, 8GB/128GB, dan 8GB/256GB.

Untuk operasional, ponsel tersebut memiliki operasi sistem Android 11 dengan Antarmuka MIUI 12. RAM-nya sendiri jenis LPDDR4X dan storage berbasis UFS 2.2 yang sangat cepat.


Demi menopang aktivitas sehari-hari, Redmi Note 10 5G hadir dengan kapasitas baterai 5.000 mAh, pengisian daya 18W dan mendukung fast charging 33W. 

Untuk konektivitas, terdapat fitur jaringan 5G, dual-SIM, slot micro SD, jack headphone 3,5mm, NFC, Infreared Blaster dan juga fingerprint sensor.

Varian warna yang dihadirkan pada Xiaomi Redmi Note 10 5G adalah Phantom Blue, Moon Soul, dan Star Shade. Harganya sendiri, untuk varian 4GB/128GB adalah Rp 2,8 juta dengan harga perkenalan Rp2,7 juta. Sementara untuk varian 8GB/128GB harganya Rp3,1 juta dengan harga perkenalan Rp3 juta.

Menarik bukan guys?

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...