Langsung ke konten utama

Beragam Fungsi Tombol Alt di Laptop dan Komputer

Pernahkah saat sedang sibuk bekerja, Anda terpikir untuk menggunakan kombinasi tombol keyboard untuk mempercepat proses pekerjaan Anda yang sangat banyak agar dapat lebih cepat selesai?

Seperti diketahui, pada aplikasi kerja untuk komputer desktop ataupun laptop, sang produsennya sudah membuatkan sejumlah shortcut untuk memudahkan Anda. Tetapi saking banyaknya, mungkin Anda tidak ingat.


Nah, buat Anda yang banyak bekerja dengan komputer dan butuh menekan kombinasi tombol agar tugas-tugas Anda lekas tuntas, ulasan berikut bisa jadi pedoman untuk Anda.

Tombol Alt: dasar-dasar dan kombinasi tombol penting
Selain huruf dan angka pada keyboard terdapat juga beragam tombol lainnya. Tombol-tombol ini memiliki fungsi yang berbeda, beberapa diantaranya dapat digunakan dengan menggabungkan tombol tersebut dengan tombol lain. 

Salah satu tombol tersebut adalah tombol Alt.


Apa itu tombol Alt?
“Alt” merupakan singkatan dari kata "alternate". Jadi jika Anda menekan tombol ini secara bersamaan dengan tombol lain, sistem operasi mengabaikan fungsi dasar tombol lain dan memungkinkan Anda mengakses perintah alternatif pada komputer.

Letaknya berada di baris bawah keyboard tepat di sebelah kiri bilah spasi. Biasanya berjumlah 2.

Cara Kerjanya
Tombol Alt jika digunakan secara mandiri atau tidak digabung dengan tombol lain tidak memiliki fungsi tertentu. Tombol Alt ini baru dapat digunakan jika dikombinasikan dengan tombol lain. Ternyata kombinasi tombol Alt ini beragam fungsinya sesuai dengan aplikasi yang digunakan saat menekannya. Mari kita lihat beberapa fungsi tombol Alt dibawah ini.

1. Fungsi Tombol Alt di Windows

Alt+A : mengakses Menu Table.
ALT+B : menampilkan daftar teman.
Alt+C: membuka kontak chat.
Alt+O: membuka menu Favorite.
Alt+Q: mengakhiri aplikasi atau keluar dari permainan.
Alt+F: membuka menu file.
Alt+tombol (-): membuka jendela yang aktif.
Alt+Esc: memperkecil jendela program.
Alt+tombol Home:
membuka menu Start.
Alt+Ctrl+Break: beralih dari layar penuh ke layar kecil.
Ctrl+Alt+Del: membuka menu Task Manager.
Alt+Enter: memunculkan Property dari sebuah item tertentu.
Alt+Spacebar: membuka menu shortcut pada setiap jendela yang aktif.
Alt+Enter: beralih ke jendela aplikasi yang masih aktif.
Alt+ Left Shift+Print Screen: mengatur tingkat kecerahan layar.
Alt+tombol H: membuka kotak dialog Help atau bantuan.
Alt+W: membuka menu Windows
Alt+F4: menghentikan atau mengakhiri suatu program ketika sudah tidak digunakan.
Alt+I: menyisipkan gambar atau lainnya dari menu insert
Alt+E: Digunakan untuk membuka menu Edit.
Alt+Shift+Tab: Pintasan untuk berpindah dari satu browser ke satu browser lainnya yang sedang aktif.
Alt+Tab: berpindah dari satu jendela program yang sedang aktif ke program lainnya.
Alt+PageDown (Alt+PgDn): beralih dari satu program yang aktif dari arah kanan ke arah kiri.
Alt+Tombol PageUp: beralih dari satu program yang sedang aktif dari arah kiri ke arah kanan.

2. Fungsi Tombol Alt di Microsoft Word

Alt+Shift+E: menjalankan perintah mengedit data dokumen pada Microsoft Word.
Alt+Shift+D: menambahkan tanggal pada lembar kerja Microsoft Word.
Alt+Ctrl+M: menambahkan ikon komentar pada lembar kerja Microsoft Word kita.
Alt+Ctrl+O: merubah tampilan Microsoft Word ke bentuk Outline.
Alt+Ctrl+L: memasukan bullets and numbering pada Microsoft Word.
Alt+Ctrl+K: menghilangkan semua pengaturan pada lembar kerja.
Alt+Ctrl+H: merubah warna dasar tampilan windows
Alt+Ctrl+D: menambahkan catatan kecil pada akhir halaman lembar kerjamu
Alt+Ctrl+F: menambahkan catatan di akhir lembar kerja.


Baca juga:


Ctrl+Alt+1: Menampilkan ukuran huruf menjadi terlihat lebih besar
Ctrl+Alt+2: tampilan huruf lebih besar dan bentuk cetak miring.
Ctrl+Alt+3: membuat huruf menjadi seperti semula dan menyerupai aslinya.

3. Fungsi Tombol Alt di Microsoft Excel

Alt+Y: membuka akses Tab Help dengan cepat.
Alt+F: memudahkan membuka menu File.
Alt+X: memunculkan Tab Add-Ins.
Alt+tab Home: membuka menu Home.
Alt+W: mengaktifkan Tab View
Alt+N: membuka menu insert:
Alt+R: membuka Tab Review.
Alt+P: membuka menu layout.
Alt+A: membuka Tab menu data Microsoft Excel.
Alt+M: mengolah rumus.
Alt+F8: mengedit dan mengolah macro pada Microsoft excel.
Alt+F11: membuka menu Visual Basic.
Alt atau F10: membuka menu Tips pada Microsoft excel.
Alt+Enter: membuat garis baru pada sel yang sama.
Alt+Shift+F10: pemeriksaan seluruh lembar kerja Microsoft excel.

4. Fungsi Tombol Alt di PowerPoint

Alt+shift+Left: Untuk memindahkan satu paragraf tulisan ke atas.
Alt+shift+Right: Memindahkan satu paragraf tulisan ke bawah.
Alt+shift+up: Untuk memindahkan paragraf ke atas sesuai keinginan.
Alt+shift+down: Memindahkan paragraf yang kamu pilih ke bawah.
Alt+right: Untuk memutar objek searah jarum jam atau memutar objek sebesar 150 ke kanan.
Alt+ left: Memutar objek ke kiri atau berlawanan dengan arah jarum jam.
Alt+F10: Untuk menyalakan Tips.
Alt+F: Untuk mengakses Tab Menu Microsoft PowerPoint.
Alt+H: Membuka menu Home.
Alt+G: Membuka Tab Design.
Alt+N: Mengakses menu Insert.
Alt+K: Membuka menu Transition.
Alt+A: Membuka menu Animasi.
Alt+S: Mengatur tampilan slide show.
Alt+R: Membuka menu Review.
Alt+W: Mengakses menu View.
Alt+X: Mengaktifkan Tab Add-Ins.
Alt+Y: Mengakses bantuan pada Microsoft PowerPoint.
Alt+N,P: Memasukan gambar.
Alt+H,S,P: Memasukan menu Shape.
Alt+H,L: Memilih Slide Style.
Ctrl+Alt+V: Untuk mengakses Paste Special.


Nah, di atas adalah kombinasi tombol-tombol yang tersedia. Silakan gunakan untuk mempercepat selesainya pekerjaan Anda. Selamat bekerja!

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...

Harga RAM Naik, Jual Konverter SODIMM to DIMM Laris Manis

Lonjakan harga memori desktop dalam setahun terakhir mendorong sebagian gamer mencari solusi alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah memanfaatkan memori laptop berjenis SODIMM dengan bantuan adaptor SODIMM-to-DIMM, sehingga modul memori tersebut dapat digunakan pada sistem PC desktop. Menurut analisis 3DCenter.org, adaptor SODIMM-to-DIMM relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran. Ketika dikombinasikan dengan memori SODIMM yang kenaikan harganya lebih moderat, pendekatan ini menjadi masuk akal secara finansial. Dalam periode satu tahun terakhir, harga memori SODIMM rata-rata naik sekitar 136 persen, jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga memori desktop DIMM yang mencapai 245 persen. Kondisi ini membuat pembelian memori laptop terlihat lebih rasional bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade atau merakit PC baru dengan anggaran terbatas. Dari sisi harga, selisihnya cukup signifikan. Modul DDR5-4800 SODIMM berkapasitas 16 GB saat ini dib...