Langsung ke konten utama

ZenBook Pro Duo 15 Kini dengan Layar OLED

Dalam ajang bertajuk Be Ahead di CES Las Vegas 2021, Asus mempersembahkan jajaran laptop terbaru mereka. Jajaran laptop tersebut dimulai dari seri ZenBook, VivoBook, TUF hingga ExpertBook, untuk segmen bisnis.

Rangkaian produk mutakhir tersebut diperkenalkan oleh Samson Hu, CEO Asus. Seperti diketahui, CES, ajang pameran teknologi terbesar dunia yang selalu berlangsung di awal tahun tersebut merupakan ajang para produsen untuk memperkenalkan berbagai perangkat mutakhir mereka yang akan hadir di tahun yang bersangkutan.



Dari sisi Asus, laptop terbaru yang akan mereka gelar ke pasar tahun ini adalah mulai dari ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582), ZenBook Duo 14 (UX482), VivoBook S14 (S435), ExpertBook B9 (B9400 vPro), serta laptop gaming TUF Dash F15. 

Asus mengklaim, seluruh laptop terbaru yang mereka perkenalkan kali ini hadir dengan inovasi teknologi terbaru yang akan menjadi standar baru industri laptop dunia.



Dari seluruh rangkaian laptop mutakhir untuk berbagai segmen tersebut, satu yang menurut kami paling menonjol adalah ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582). Mengapa demikian?

Laptop Ultra Powerful untuk Content Creator
ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) adalah generasi terbaru dari laptop ultra-powerful yang dilengkapi ScreenPad Plus, layar kedua beresolusi 4K. Layar kedua tersebut dilengkapi teknologi touchscreen yang fungsi utamanya adalah sebagai ekstensi layar 4K OLED utama untuk memperkaya produktivitas penggunanya.

Dibanding sebelumnya, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga merupakan laptop yang sangat powerful dan ditenagai oleh prosesor Intel Core i9 high performance terbaru serta chip grafis Nvidia Geforce RTX 3070. Luar biasa bukan?

Seperti generasi sebelumnya, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga telah tervalidasi sebagai laptop Nvidia Studio sehingga sangat tepat digunakan oleh para content creator.



Mendukung CPU dan GPU-nya, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) mengusung RAM DDR4 dengan kapasitas mencapai 32GB sehingga kegiatan multitasking dapat dilakukan tanpa hambatan.

ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga akan tampil gesit berkat penggunaan NVMe PCIe SSD 3.0 x4 sebagai media penyimpanan utamanya. SSD berkecepatan tinggi tersebut memastikan semua program dapat berjalan lebih kencang tanpa lag.

Hadir dengan desain yang inovatif, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) kini memiliki mekanisme khusus yang memungkinkan ScreenPad Plus untuk terangkat dan membentuk sudut 9,5 derajat saat digunakan. 

Baca juga:


Mekanisme tersebut tidak hanya membuat ScreenPad Plus terhindar dari efek glare (silau) yang akan mengganggu penggunanya. Berkat mekanisme tersebut, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga memiliki rongga udara ekstra saat digunakan.

Rongga udara ekstra yang bersangkutan adalah kunci untuk membuat ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) tetap dingin meski mengusung hardware powerful dalam bodi yang sangat ringkas.

Dari sisi konektivitas, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) didukung oleh konektivitas yang sangat lengkap. 

Mulai dari port I/O modern seperti Thunderbolt 3 USB-C dan konektivitas nirkabel terkini seperti WiFi 6 (802.11ax) yang dilengkapi teknologi Gig+ membuat ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) tampil sebagai laptop modern yang tidak hanya portabel, tetapi juga dapat menunjang kebutuhan penggunanya secara lebih optimal.



Dan sesuai namanya, layar merupakan salah satu keunggulan utama pada ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582). Tidak hanya sekadar menggunakan layar OLED yang mampu menghadirkan tampilan yang lebih baik dan akurat, ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga sudah mengantongi sertifikasi Pantone Validated.

Teknologi layar tersebut membuat laptop ini terbukti dapat mengakomodasi para content creator profesional untuk berkarya. Selain itu, layar ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) juga mampu menampilkan warna hitam sempurna yang telah terbukti melalui sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 500. Menarik sekali bukan?

Sayangnya, sama seperti peluncuran produk-produk terbaru di CES, Asus tidak mengumumkan harga produk yang bersangkutan apalagi di pasar Indonesia. Semoga ada kabar gembira dalam waktu dekat ya guys.

Postingan Populer

Harga Prosesor Intel Core Gen 12 Sampai 14 Naik hingga 30%

Intel resmi menaikkan harga untuk lini prosesor Core generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 di seluruh dunia. Kabar yang sebelumnya hanya rumor kini terbukti, setelah penyesuaian harga mulai terlihat di berbagai retailer dan distributor di Asia serta Eropa. Kenaikan harganya bervariasi antara 6 hingga 30 persen, tergantung modelnya. Dan untuk beberapa chip populer, dampaknya cukup terasa di kantong konsumen. Gelombang pertama kenaikan terjadi di Korea Selatan dan Jepang, di mana prosesor mainstream seperti Core i5-12400F naik dari 159.000 won menjadi 177.000 won (sekitar USD 132). Sementara Core i3-13400F dan i3-14100F masing-masing naik sekitar 14% dan 15%.  Prosesor kelas atas lebih parah. Harga prosesor Intel Core i5-14600KF naik 13% dan i5-14400F sekitar 6%. Adapun Core i9-13900K melonjak hampir 30%, menembus harga 1 juta won di beberapa toko. Eropa tampaknya mengikuti pola serupa, meski lebih lambat. Retailer di Jerman dan Spanyol mulai menyesuaikan harga untuk model kelas menengah ...

Harga Laptop Lenovo Segera Naik Lagi?

Lenovo kembali dirumorkan akan menaikkan harga produknya secara menyeluruh, hanya beberapa bulan setelah melakukan penyesuaian harga pada lini tablet di Amerika Serikat. Menurut laporan media China Blue Whale News, kenaikan harga baru kemungkinan diterapkan setelah festival belanja 618 yang berakhir pada akhir Juni 2026. Sebelumnya, Lenovo telah menaikkan harga tablet sebesar US$30 hingga US$70 pada April lalu. Saat itu, perusahaan disebut menghadapi lonjakan biaya komponen utama seperti memori dan semikonduktor. Jika laporan terbaru terbukti akurat, tekanan biaya yang sama tampaknya masih berlanjut. Hingga kini Lenovo belum memberikan konfirmasi resmi. Namun, pola kenaikan harga sebelumnya menunjukkan bahwa penyesuaian harga dapat dilakukan tanpa banyak pemberitahuan kepada konsumen. Yang menjadi perhatian adalah potensi dampaknya terhadap pasar global. Meski belum ada indikasi bahwa kenaikan harga di China akan langsung diterapkan di wilayah lain, vendor teknologi kerap menjadikan pa...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Asus Fragrance MD101, Laptop Mouse untuk Aromatherapy

Asus punya mouse yang unik dalam wujud Asus Fragrance Mouse MD10 1. Mouse nirkabel ini mencoba mengambil jalur berbeda di tengah pasar periferal yang biasanya berfokus pada sensor, polling rate, dan fitur gaming.  Dengan fitur aromatherapy, produk ini menjadi mouse pertama Asus yang dibekali kompartemen aroma internal dengan vial isi ulang untuk minyak aromaterapi atau fragrance oil. Dengan demikian,  pengalaman penggunaan tidak hanya mengandalkan sentuhan dan visual, tetapi juga unsur aroma. MD101 hadir dalam dua warna, Iridescent White dan Rose Clay, dengan pencahayaan halus di bagian belakang bodi. Asus menempatkan produk ini sebagai periferal untuk workspace rumah dan kantor, bukan sebagai mouse gaming kompetitif. Pendekatan tersebut terlihat dari spesifikasi yang mengutamakan kenyamanan, kebisingan rendah, dan daya tahan baterai panjang. Dari sisi desain, mouse ini menggunakan bentuk ergonomis dengan thumb rest untuk pengguna tangan kanan. Kaki mouse berbahan 100% PTFE di...