Langsung ke konten utama

Spesifikasi Smartwatch Wear OS Gen 5E baru dari Fossil

Jam tangan pintar sudah menjadi kebutuhan hidup bagi sejumlah kalangan. Apalagi di saat pandemi, orang-orang harus semakin menjaga kebugaran tubuh agar lebih sanggup bertahan dari serangan virus.

Selain itu, banyak juga yang menggunakan jam tangan pintar karena fiturnya yang mirip smartphone tetapi versi ringkas. Dan salah satu produsen yang ikut terjun ke industri smartwatch adalah Fossil.



Sebagai gambaran, Fossil sendiri sudah memproduksi jam sejak lama. Jauh sebelum mereka merambah ke jam tangan Wear OS.


Wear OS Gen 5E dari Fossil adalah versi terbaru dari smartwatch seri Gen 5 tahun lalu, tetapi memiliki lebih banyak ukuran dan harga yang lebih terjangkau. Gen 5E tersedia dalam ukuran 42mm dan 44mm yang menampilkan bezel lebih kecil untuk mempertahankan layar OLED 1,19 inci yang sama dengan versi sebelumnya. 



Kedua ukuran Gen 5E akan dijual seharga $249 atau Rp3,6 Jutaan. Dengan harga tersebut, Anda masih mendapatkan sebagian besar fitur yang sama dengan jam tangan pintar Wear OS Gen 5 yang harganya lebih mahal.

Sebagai informasi, jam tangan Gen 5E dilengkapi dengan fitur pelacakan tidur, hemat baterai, dan kebugaran. Smartwatch ini dilengkapi dengan speaker dan mikrofon yang memungkinkan Anda melakukan panggilan melalui ponsel Android atau iOS atau memanfaatkan Asisten Google. 

Dan yang terpenting, seri Gen 5E juga dapat membaca detak jantung dan pelacakan aktivitas tubuh penggunanya.


Baca juga:


Sayangnya, pada smartwatch anyar ini  pengguna  masih disuguhkan prosesor Qualcomm Snapdragon Wear 3100, bukan chipset Wear 4100 yang diperbarui tahun ini pada perangkat Gen 5. Meski begitu, Gen 5E sudah memiliki RAM 1GB dan baterai 300mAh. 

Ketahanan air smartwatch ini bernilai 3ATM, yang berarti dapat menangani percikan atau digunakan dalam hujan tetapi tidak dapat digunakan saat berenang. Dan sebagai tambahan, smartwatch ini juga dapat menangani pembayaran seluler melalui NFC.

Karena memiliki harga yang lebih rendah, jam tangan pintar Fossil Gen 5E tidak hadir dengan semua lonceng dan peluit dari Gen 5 tahun lalu. Mahkota di sisi kanan tampilan jam tidak berputar  pada model Gen 5E dan tidak adanya GPS mandiri sehingga Anda harus menambatkan smartwatch ke ponsel agar jam tangan mengetahui lokasi Anda. 

Penyimpanan berkurang menjadi 4GB yang sebelumnya sudah di upgrade menjadi 8GB pada Gen 5. Pada model ini juga tidak adanya sensor cahaya, tidak ada altimeter, dan tidak ada kompas.



Jika dibandingkan Fossil Gen 5 tahun lalu, salah satu keluhan terbesar dari para pelanggan adalah harganya, yang terlalu mahal yaitu  $295. Dengan harga yang lebih rendah yaitu  $249, seri Fossil Gen 5E jelas lebih terjangkau dengan ukuran yang lebih baik. Menurut situs web Fossil, Seri Gen 5E ini akan dirilis awal bulan November.

Tertarik guys? Fossil lho ini.

Postingan Populer

Asus ExpertBook Ultra. The Flagship of the Industry. Period! Mengapa Begitu?

Asus resmi membawa Asus ExpertBook Ultra ke Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat lini laptop bisnis premium berbasis AI. Perangkat ini langsung menargetkan profesional dengan mobilitas tinggi melalui desain ultra-ringan dengan bobot mulai dari 0,99 kg, tanpa mengorbankan performa maupun fitur enterprise yang semakin krusial di era kerja hybrid. Asus mengklaim, laptop ini merupakan the Flagship of the Industry. Period. Mengapa? Kinerja Tertinggi di Laptop Tertipis Di sektor performa, Asus mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3, termasuk varian Intel Core Ultra X7 358H. Chip ini mengusung arsitektur hybrid dengan kombinasi Performance core, Efficient core, dan Low Power Efficient core, memungkinkan distribusi beban kerja yang lebih adaptif.  Clock boost hingga 4,8GHz memastikan performa single-thread tetap tinggi, sementara integrasi CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket menghadirkan pendekatan komputasi modern yang lebih efisien. Meskipun sangat tipis dan ringan,...

Samsung Berhenti Produksi RAM LPDDR4 dan LPDDR4X

Samsung resmi menghentikan produksi memori generasi lama seperti LPDDR4 dan LPDDR4X. Keputusan ini bukan sekadar pembaruan lini produk, melainkan sinyal kuat bahwa industri memori sedang bergeser total ke arah kebutuhan kecerdasan buatan, khususnya segmen Agentic AI yang menyedot kapasitas produksi dalam skala besar. Sebagai gantinya, Samsung kini memusatkan sumber daya ke teknologi memori yang lebih relevan seperti LPDDR5, LPDDR5X, dan HBM. Ketiga jenis memori ini menjadi tulang punggung infrastruktur AI modern, terutama di pusat data yang membutuhkan bandwidth tinggi dan latensi rendah. Permintaan yang melonjak tajam dari sektor ini membuat memori bukan lagi komoditas biasa, tetapi komponen strategis yang menentukan performa sistem AI secara keseluruhan. Namun, peningkatan kapasitas produksi ternyata belum cukup. Dalam laporan kinerja terbarunya, Samsung mengakui bahwa permintaan memori untuk tahun 2027 diperkirakan akan jauh melampaui pasokan. Bahkan, kesenjangan supply dan demand d...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Amazon Coba Delivery Pakai Drone, Barang Banyak yang Rusak

Eksperimen pengiriman drone oleh Amazon kembali menuai sorotan, bukan karena kecepatannya, tetapi karena potensi kerusakan barang. Dalam beberapa bulan terakhir, layanan Prime Air diperluas ke berbagai kota di Amerika Serikat, menjanjikan pengiriman kurang dari dua jam dengan biaya sekitar USD 4,99. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi ini datang dengan kompromi yang tidak kecil. Salah satu kasus yang viral datang dari seorang kreator konten yang menguji pengiriman barang rapuh. Ia memesan sebotol sirup untuk melihat bagaimana sistem menangani paket sensitif.  Hasilnya cukup problematis. Drone menjatuhkan paket dari ketinggian sekitar tiga meter langsung ke permukaan beton. Botol plastik tersebut pecah, menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana sistem ini akan menangani barang yang lebih rentan seperti kaca atau elektronik. Fenomena ini bukan kasus tunggal. Video lain dari lokasi uji coba di Nashville menunjukkan pola serupa. Drone berhenti di udara dan men...

Skor Benchmark Intel Core 5 330 Mulai Muncul. Prosesor Terbaik Intel?

Kemunculan prosesor Intel Core 5 330 di basis data benchmark kembali menegaskan arah strategi Intel dalam memperkuat segmen entry-level. Berdasarkan hasil uji di platform PassMark, chip ini mencatat skor 4.215 poin untuk single-thread dan 14.947 poin untuk multi-thread, angka yang secara praktis menempatkannya sejajar dengan varian saudaranya, Core 5 320. Secara arsitektural, Core 5 330 mengusung konfigurasi 6 core dan 6 thread dengan skema hybrid 2 Performance-core dan 4 LP-Efficient core. Pendekatan ini mencerminkan filosofi desain Wildcat Lake yang menitikberatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa dasar.  Clock speed yang diusung berada di kisaran 1,5 GHz hingga 4,6 GHz untuk P-core dan 1,4 GHz hingga 3,4 GHz untuk LP-E core, menjadikannya cukup fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas ringan hingga multitasking moderat. Menariknya, meski membawa label “lebih tinggi”, Core 5 330 nyaris identik dengan Core 5 320 dari sisi spesifikasi teknis....