Langsung ke konten utama

Insta360 One R Action Camera yang Bisa Jadi Webcam

GoPro menarik perhatian pada awal tahun ini ketika membuat seri webcam Hero 8 Black dan kamera Hero 9 Black yang baru rilis Bulan September kemarin. Tapi ternyata, ada opsi yang lebih baik daripada yang merka tawarkan di luar sana.

Sebagai contoh, Insta360 baru-baru ini memperbarui firmware kamera aksi One R-nya. Dengan pembaruan ini, action cam tersebut sekarang dapat digunakan pula sebagai sebuah webcam.



Kelebihan dari perangkat Insta360 ini adalah Anda tidak perlu lagi mengintalasikan aplikasi perangkat lunak. Sedangkan untuk menggunakan GoPro sebagai webcam, Anda perlu meng-install perangkat lunak di Mac OS ataupun PC berbasis Windows Anda.

Ya, perangkat lunak ini bertindak sebagai jembatan peraantara kamera dan OS. Dan sejauh ini, fokus GoPro adalah untuk pengguna MacOS, yang berarti ada kelambatan fitur untuk pengguna Windows.



Nah, pada Insta360, semua dimasukkan ke dalam firmware. Tidak diperlukan perangkat lunak tambahan. Anda cukup mengalihkan mode USB One R ke "webcam" di menu pengaturannya dan kamera dikenali sebagai webam di laptop atau desktop Anda. 

Dan pengaturan ini, seharusnya ia sudah bisa langsung berfungsi dengan aplikasi video conferencing apa pun.

Pada perangkat ini, firmware standar Insta360 One R memiliki fitur pendeteksi otomatis. Ia bisa melacak wajah yang akan ia tampilkan. Hal ini sangat penting mengingat lensa yang dimiliki kamera punya sudut pandang yang sangat lebar.

Sudut pandang kamera ini tidak ideal untu kamera web, kecuali penggunanya ingin mengambil background seluruh ruangan yang ada di belakang penggunanya.



Baca juga:


Jika di tengah konferensi web ada orang lain yang memasuki bingkai secara tiba-tiba, Insta360 One R akan memperkecil frame dengan mulus agar kamera hanya fokus ke wajah pengguna sebenarnya.

Fitur ini belum ada di GoPro. Maksimal, yang bisa dilakukan oleh GoPro adalah memilih di antara tiga "lensa digital" dan belum memiliki fungsi pelacakan wajah.

Fitur terakhir Insta360 One R berkaitan dengan cara kamera beroperasi, relatif umum. Insta360 One R adalah kamera aksi modular, dengan modul sensor 4K, 360 derajat, dan 1 inci. Gunakan kamera 360 derajat dan umpan webcam menunjukkan layar terbagi dari kedua sisi pandangannya. Letakkan di tengah meja ruang meeting, maka semua orang akan berada di layar.



Namun tentu saja, semua perangkat memiliki kekurangannya masing-masing, Modul sensor 1 inci hebat dari One R belum mendukung fitur webcam. 

Dari sisi tangkapan kamera, kamera ini pun mungkin menjadi salah satu yang terbaik. Ia masih mampu untuk menangani ruangan dengan cahaya cukup rendah tanpa kehilangan detail.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...