Langsung ke konten utama

True Wireless CX 400BT, Earbud Terbaru dari Sennheiser

Perusahaan pembuat headset mewah Sennheiser, memperkenalkan satu set earbud nirkabel terjangkau. Harga lebih rendah jika dibandingkan dengan Momentum True Wireless 2 yang merupakan headset andalan perusahaan tersebut.

Kali ini, earbud dengan nama "CX 400BT True Wireless" tersebut dibandrol dengan harga $199,95. Sepintas, harganya memang tampak masih mahal. Akan tetapi, Earbud ini diciptakan untuk memberikan kualitas suara yang kuat meskipun dibandingkan dengan perangkat yang lebih mahal.


Sayangnya, kualitas suara yang kuat tersebut tidak dibarengi dengan hadirnya satu fitur yang bermanfaat, yakni fitur peredam bising aktif (Active Noise Cancellation/ANC).



Kembali ke produknya, true wireless earphone Sennheiser CX 400BT datang dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih. Ukurannya sendiri terhitung cukup besar di telinga jika dibandingkan dengan tren earbud yang didesain berukuran kecil pada merek lain.

Tampilan yang lebih besar tersebut memungkinkan penggunanya memakai kontrol ketuk di setiap sisi lebih mudah dan tentunya dapat disesuaikan menggunakan aplikasi Sennheiser.


Di dalam earbud True Wireless CX 400BT sendiri terdapat driver berukuran 7 milimeter, di mana driver ini sama persis dengan yang dimiliki oleh True Wireless 2s. Sistem akustik pada earbud ini memberikan suara stereo dengan ketelitian tinggi dan bass yang dalam, mid alami, dan treble yang jelas dan juga detail.



Seperti pada seri sebelumnya, Anda dapat menyesuaikan EQ sesuai keinginan Anda dengan aplikasi seluler yang disediakan oleh perusahaan.

Tak hanya itu, earbud baru ini juga dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth 5.1 serta mendukung SBC, AAC, dan aptX untuk codec. Meski demikian, masih sama seperti seri earbud Sennheiser sebelumnya, Anda akan mengalami keterbatasan dalam menyandingkan satu perangkat dalam satu waktu.


Akan tetapi, saat membuat panggilan, CX 400BT True Wireless memiliki mikrofon yang dapat mengurangi kebisingan disekitar anda, untuk membuat interaksi suara terdengar alami dan jernih.

Baca juga:



True wireless earphone Sennheiser CX 400BT sendiri harganya 100 dolar AS lebih murah dari seri True Momentum Wireless 2 andalan Sennheiser. Akan tetapi, dengan menghemat uang sebesar itu, tentunya Anda harus merelakan beberapa fitur yang tersedia di seri earbud sebelumnya menjadi lenyap.

Contohnya seperti fitur anti bising dan bahkan fitur tahan air. Anda juga harus rela menggunakan earbud dengan ukuran yang, bagi pengguna tertentu, ukurannya cukup besar.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kado Pengantin Terbaik untuk Pria. Asus ROG Astral RTX 5090!

Mengharukan. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen emosional seorang pengantin pria di China ketika menerima hadiah pernikahan berupa kartu grafis Asus ROG Astral GeForce RTX 5090. Bukan kartu grafis biasa, GPU kelas flagship tersebut diklaim bernilai hingga US$12.000 atau lebih dari empat kali lipat harga peluncurannya. Video yang dibagikan sejumlah akun di platform X, termasuk @RT_Visual_on_X, menunjukkan reaksi haru sang pengantin saat menerima hadiah dari istrinya. Setelah menangis, ia kemudian memamerkan kartu grafis tersebut kepada para tamu seperti sebuah trofi. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah peristiwa itu baru terjadi atau berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Nilai hadiah tersebut tidak terlepas dari kondisi pasar kartu grafis kelas atas. Ketika diluncurkan, Asus ROG Astral RTX 5090 dibanderol sekitar US$2.799. Namun, menurut laporan sumber, harganya kini melonjak hingga US$12.000. Kelangkaan pasokan dan tingginya permintaan GPU untuk keb...

RTX 5090 Stop Diproduksi, Gamer Cukup dengan RTX 5080 24GB

Nvidia dikabarkan berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090 dan mengalihkan pasokan chip grafis GB202 ke lini kartu grafis profesional RTX PRO. Sebagai alternatif bagi gamer yang membutuhkan kapasitas memori besar, perusahaan tersebut disebut sedang menyiapkan GeForce RTX 5080 dengan VRAM 24GB. Namun, kedua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Nvidia. RTX 5090 diluncurkan pada Januari 2025 dan menggunakan GPU Blackwell GB202 dengan VRAM GDDR7 32GB. Chip yang sama juga digunakan pada sejumlah kartu grafis profesional, termasuk RTX PRO 6000 berkapasitas memori 96GB. Menurut laporan yang beredar, meningkatnya permintaan akselerator AI serta mahalnya DRAM dapat mendorong Nvidia memprioritaskan produk profesional yang menawarkan nilai bisnis lebih tinggi. Tekanan harga juga terlihat di pasar konsumen. Laporan sumber menyebut RTX 5090 telah dijual dengan harga di atas US$6.000, jauh melampaui posisi harga yang lazim untuk kartu grafis gaming. Sementara itu, harga kartu RTX P...

Kabar Gembira. Hape untuk AI 100B Parameter Hadir di 2028

CEO Qualcomm Cristiano Amon memperkirakan smartphone pada 2028 akan mampu menjalankan large language model (LLM) dengan 100 miliar parameter secara berkelanjutan. Dalam wawancara dengan Fireside Alpha, Amon juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan AI sedang mengembangkan smartphone dengan kemampuan tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan maupun mengungkap peta jalan teknis untuk mewujudkannya. Tantangan terbesarnya adalah kapasitas memori. Di tengah kenaikan harga dan keterbatasan pasokan DRAM, sejumlah produsen smartphone justru menahan pengembangan model dengan RAM lebih besar. Padahal, menjalankan LLM 100 miliar parameter membutuhkan kapasitas memori jauh melampaui konfigurasi smartphone saat ini. Sebagai gambaran, model 100B dengan kuantisasi 4-bit membutuhkan sekitar 50GB memori hanya untuk bobot model, belum termasuk sistem operasi, aplikasi, dan KV cache untuk konteks percakapan. Bahkan, kuantisasi 2-bit masih memerlukan sekitar 25GB untuk bobot model saja. Keb...