Langsung ke konten utama

5 Headphone Terbaik untuk Menikmati Musik

Headphone adalah perangkat terbaik yang mampu mengisolasi Anda dari kebisingan di sekitar. Headphone ataupun earphone berteknologi canggih dapat memotong kebisingan sekitar secara alami. Namun tentunya, perangkat yang terbaik adalah yang nyaman dipakai, tetapi masih secara efektif memblokir suara dari luar. Sekaligus tentunya sanggup menghadirkan suara berkualitas.

Berikut ini beberapa pilihan headphone dan juga earphone yang mendapatkan pengakuan dari sejumlah pakar audio karena kualitasnya yang hebat, sekaligus mampu menghalangi Anda dari kebisingan di sekitar. Berikut ini 5 headphone terbaik untuk menikmati musik yang kami kumpulkan dari Internet.


Secara teknis, hampir semua headphone berisolasi kebisingan sampai batas tertentu, tetapi ada juga yang lebih baik dalam memblokir kebisingan luar yang didapat dari sifat desain mereka.


Daftar 5 headphone terbaik untk menikmati musik:
  •     Headphone peredam bising terbaik secara keseluruhan: Audio Technica ATH-M50x
  •     Headphone anti bising nirkabel terbaik: Master Dynamic MW60
  •     Headphone isolasi suara terbaik di telinga: Etymotic Research HF3
  •     Headphone olahraga pengisolasi kebisingan terbaik: Optoma NuForce Be Sport4
  •     Headphone isolasi kebisingan terbaik di telinga: Sennheiser HD 25

Audio Technica ATH-M50x
Headphone audio terbaik yang disarankan banyak pakar adalah Audio Technica ATH-M50x. Selain memiliki kualitas suara yang sangat baik, headphone peredam kebisingan ini sangat populer karena sanggup menghalangi suara ambient yang mengganggu saat Anda mendengarkan musik.

Headphone Audio Technica ATH-M50x, terlihat gagah, terdengar baik saat didengar, hampir sebagian besar menutupi kebisingan sekitar, dan juga dengan harga yang setara dengan produknya. Kelebihan utamanya dan kualitas suara yang sangat baik, desain luar biasa, kualitas suara bagus, serta relatif murah.

Master & Dynamic MW60
Namanya terlihat dan terdengar bagus, dan walaupun harganya mahal, Master & Dynamic telah mengembangkan beberapa headphone berdesain terbaik dan paling menarik selama beberapa tahun terakhir.

Salah satu hal terbaik tentang headphone Master & Dynamic MW60 adalah desainnya. Headphone besutan perusahaan ini umumnya terbuat dari bahan premium, seperti kulit, dan memiliki tampilan unik, berkat aksen peraknya. Ditambah dengan penyetelan midrange yang bagus dan high solid.

Konektivitas Bluetooth 4.1 dengan Aptx disertakan dan daya tahan baterai dinilai selama 16 jam penggunaan. Desain luar biasa, kualitas suara hebat, nyaman, dukungan Bluetooth nirkabel.




Baca Juga:

Etymotic Research HF3
Headphone Etymotic Research HF3 bukanlah yang paling nyaman, tetapi terdengar bagus dan kabarnya ia menawarkan isolasi kebisingan yang luar biasa.

Headphone ini memiliki desain hitam minimalis, dengan ujung telinga bergaris untuk membantu membuat isolasi kebisingan yang lebih baik. Ia mempunyai kabel yang panjang tiga tombol standar di bagian bawah kabel.

Suara headphone ini juga cukup bagus. Detail dan jernih, serta dengan respons bass yang baik dan mid yang disetel dengan baik. Kualitas suara yang bagusnya disertai dengan isolasi kebisingan yang juga baik.

Optoma NuForce Be Sport4
Headphone Optoma NuForce Be Sport4, terlihat cukup bagus dan terdengar hebat, ditambah lagi ia merupakan headset nirkabel, yang menjadikannya sangat cocok digunakan pada saat aktivitas olahraga.

Headphone ini nirkabel, jadi Anda tidak perlu khawatir akan terkekang oleh kabel saat berolahraga. Ditambah lagi, headphone ini juga nyaman jatuhnya di telinga Anda, jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang kabel yang mengganggu saat Anda bekerja di luar.

Dalam hal suara, headphone ini menawarkan respons bass yang ditingkatkan dan high-end yang relatif rinci, menjadikan pengalaman mendengarkan yang dinamis. Didesain dengan baik, kualitas suara bagus, serta harganya juga tidak terlalu mahal untuk kelasnya.


Sennheiser HD 25
Headphone ini memiliki desain hitam yang ramping, kualitas suara yang luar biasa, dan mereka cukup baik dalam memotong kebisingan dari luar meskipun desainnya tampak rumit. 

Sebagai informasi, headphone buatan Sennheiser HD telah mendapatkan ulasan luar biasa selama bertahun-tahun, dan telah menjadi headphone DJ standar industri serta desain bagus, suara bagus, kekar dan nyaman.




Akhir kata, beberapa headphone di atas merupakan pilihan yang paling tepat dan terbaik yang ada saat ini. Meskipun mungkin tidak tersedia di pasaran Indonesia, Anda tetap bisa memesannya via e-commerce global.

Seperti informasi, sebuah headphone bisa jadi sangat mahal, terutama model high-end yang ditujukan untuk audiophile. Namun demikian, masih ada banyak headphone berharga terjangkau yang tersedia  di pasaran. Silakan pilih yang paling sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda.

Postingan Populer

AMD Rilis Ryzen AI Max 400 Series

AMD kembali memperluas lini prosesor AI mobile melalui peluncuran Ryzen AI Max 400 Series, sebuah penyegaran dari platform Strix Halo yang kini diarahkan lebih agresif ke workstation AI portabel dan pengembangan large language model (LLM) secara lokal.  Berbeda dari generasi laptop konvensional yang masih mengandalkan cloud untuk inferensi AI, platform terbaru ini justru mencoba membawa beban kerja AI skala besar langsung ke perangkat mobile. Ryzen AI Max 400 Series tetap mengusung konfigurasi hingga 16-core/32-thread berbasis arsitektur Zen 5, dipadukan dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 hingga 40 Compute Unit. Namun perubahan paling signifikan ada pada dukungan memori LPDDR5X yang kini meningkat drastis dari maksimum 128GB menjadi 192GB.  AMD bahkan memungkinkan alokasi unified memory hingga 160GB langsung ke iGPU, sebuah pendekatan yang sangat tidak biasa di segmen laptop. Secara teknis, strategi unified memory tersebut membuat platform ini mampu menjalankan model AI berukura...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...

Asus Tawarkan AI Hybrid untuk Tekan Biaya AI Enterprise hingga 70 Persen

Asus memperluas strategi AI enterprise dengan menghadirkan arsitektur AI hybrid ke seluruh lini perangkat komersialnya, mulai dari laptop ExpertBook, desktop ExpertCenter, hingga mini PC NUC. Langkah tersebut menjadi respons terhadap meningkatnya biaya operasional AI generatif dan bisa menjadi solusi untuk menekan biaya AI perusahaan. Sebagai konteks, anggaran operasional AI generatif semakin membebani perusahaan seiring adopsi large language model (LLM) dan agen AI yang terus berkembang. Bahkan jauh melebihi budget saat perusahaan memanfaatkan otak manusia untuk mengerjakan tugas-tugas yang saat ini dikerjakan AI. Seperti diketahui, selama ini, banyak implementasi AI mengandalkan cloud sebagai pusat pemrosesan. Model tersebut memang fleksibel, tetapi biaya inferensi berbasis token dapat meningkat drastis ketika penggunaan AI dilakukan dalam skala besar.  Bagi perusahaan, kondisi ini mulai menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas penerapan AI. Melalui pendekatan AI hybrid...