Langsung ke konten utama

MediaTek Umumkan Chipset 5G T750 Khusus Router

MediaTek, perusahaan produsen chip semikonduktor asal Taiwan, 5 September lalu mengumumkan chipset 5G T750 terbaru mereka. Bedanya, chipset yang satu ini bukan ditujukan untuk perangkat smartphone. Melainkan untuk produk-produk consumer premise equipment (CPE) 5G generasi berikut.

Sebagai gambaran, perangkat-perangkat CPE misalnya antara lain adalah router berbasis fixed wireless access (FWA) dan mobile hotspot untuk menghadirkan konektivitas 5G kencang. Baik di rumah, di tempat usaha, atau di manapun perangkat tersebut ditempatkan.



Menurut JC Hsu, Corporate Vice President and General Manager Wireless Communication Business Unit MediaTek, desain SoC 7 nanometer tersebut hadir dengan chip radio 5G tertanam di dalamnya, lengkap dengan quad-core CPU berbasis ARM.  

Chip ini memiliki fitur lengkap dengan seluruh fungsi dan periferal penting bagi para pembuat perangkat untuk membuat produk-produk CPE berkinerja tinggi dengan form factor terkecil. CPE berbasis T750 sendiri sekarang sudah mulai diuji coba para calon pelanggan.

Sebagai gambaran, router 5G dengan dukungan untuk frekuensi sub-6GHz menghadirkan alternatif pita lebar yang terjangkau ke wilayah-wilayah dengan layanan DSL, kabel atau fiber yang terbatas. 



Ia memiliki akses ke konektivitas super-cepat dan berpotensi menjadi pengubah tatanan bagi wilayah-wilayah pinggiran kota, pedesaan. Khususnya wilayah yang belum sepenuhnya berkembang, yang saat ini masih belum bisa menikmati layanan dan sinyal nirkabel yang memadai.

Selain itu, desain T750, yang di dalamnya terdapat modem 5G NR FR1, prosesor ARM Cortex-A55 empat-inti, dan seluruh periferal yang dibutuhkan dalam sebuah chip tunggal, menawarkan keunggulan-keunggulan kinerja. Time to market yang cepat juga mempersingkat waktu pengembangan untuk ODM/OEM.

Apa itu ODM dan OEM, apa beda ODM dan OEM? Sekedar catatan, ODM (Original Design Manufacturer) adalah sebutan untuk sebuah perusahaan atau organisasi yang merancang dan memproduksi produks (baik komponen ataupun barang jadi) sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh perusahaan pembeli.



Baca juga:


Sementara itu, OEM (Original Equipment Manufacturer) adalah sebutan untuk sebuah perusahaan atau organisasi yang merancang dan memproduksi produk (komponen ataupun barang jadi) sesuai dengan spesifikasi yang ditentukannya sendiri, dan dijual ke perusahaan pembeli. 

Bagi para konsumen, T750 menawarkan sebuah perangkat 5G kompak yang bisa mereka install sendiri dan menghindari rumitnya waktu instalasi panjang untuk pita lebar jalur tetap. 



Bagi para operator, T750 akan menyediakan kecepatan 5G langsung dari dalam boks yang mampu bersaing dengan layanan jalur tetap tanpa harus mengeluarkan biaya untuk memasang kabel atau fiber.

Chipset MediaTek T750 sendiri hadir lengkap dengan driver perangkat lunak yang terintegrasi untuk solusi-solusi konektivitas MediaTek. Contohnya seperti chipset Wi-Fi 6 dual-band 4x4 dan 2x2 + 2x2 untuk menyalurkan internet 5G kencang ke perangkat-perangkat favorit konsumen.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Kenapa Harga Laptop dan HP Terus Naik di 2026? Ini Penyebab Sebenarnya

Kalau belakangan ini kamu merasa harga laptop dan HP baru kok makin mahal dibanding beberapa tahun lalu, perasaanmu enggak salah. Sepanjang 2025 sampai 2026 ini, harga gadget baru memang mengalami kenaikan yang cukup terasa. Tapi kenaikan ini bukan tanpa sebab. Ada faktor besar di balik layar yang mendorong hampir semua merek menaikkan harga produknya secara serentak. Biang Keroknya Ada di Harga Chip Akar masalahnya ternyata bukan di laptop atau HP-nya langsung, tapi di komponen paling inti yakni prosesor dan chip. Harga prosesor Intel Core generasi 12 sampai 14 yang jadi otak dari banyak laptop mainstream tercatat naik hingga 30 persen.  Enggak cuma Intel, harga chip MediaTek Dimensity yang jadi andalan banyak HP kelas menengah juga ikut naik. Karena prosesor adalah komponen dengan porsi biaya produksi paling besar di sebuah gadget, begitu harga chip naik, otomatis harga jual akhir ke konsumen juga ikut terkerek naik. Kenapa Chip Bisa Semahal Ini? Ada beberapa faktor yang saling b...

Copilot+ PC vs Laptop Biasa: Perlu Upgrade atau Belum?

Belakangan ini istilah "Copilot+ PC" makin sering muncul di iklan laptop baru. Tapi sebenarnya apa sih bedanya sama laptop biasa yang selama ini kamu pakai? Dan yang lebih penting, apakah kamu benar-benar perlu buru-buru upgrade?  Sebelum kamu membeli PC atau laptop baru, yuk kita bahas dengan bahasa yang gampang dipahami. Copilot+ PC Itu Sebenarnya Apa? Sederhananya, Copilot+ PC adalah kategori laptop yang ditetapkan Microsoft untuk laptop-laptop yang punya "otak AI" khusus bernama NPU (Neural Processing Unit) dengan performa di atas ambang tertentu, umumnya di atas 40 TOPS. Contoh laptop Copilot+ PC misalnya Asus ExpertBook P5  atau Asus ExpertBook Ultra . NPU ini tugasnya khusus memproses tugas-tugas AI langsung di perangkat kamu (on-device), tanpa perlu kirim data ke server cloud. Berkat NPU yang cukup kuat ini, laptop Copilot+ PC bisa menjalankan fitur-fitur AI bawaan Windows dengan lebih responsif dan hemat daya dibanding laptop yang mengandalkan CPU atau GPU ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Rekomendasi Laptop Gaming di Bawah 15 Juta 2026 untuk Pelajar & Mahasiswa

Punya budget sekitar 15 juta buat laptop gaming di 2026? Kabar baiknya, di rentang harga ini kamu sudah bisa dapat laptop yang lumayan galak buat main game AAA ringan-menengah sekaligus dipakai ngerjain tugas kuliah.  Tapi perlu diingat, harga komponen laptop lagi naik terus, prosesor Intel generasi terbaru saja sempat naik harga sampai 30%, jadi jangan kaget kalau harga di toko berbeda dari yang kamu baca di internet minggu lalu. Anggap semua angka di artikel ini sebagai kisaran, bukan patokan mati. Kenapa Segmen Ini Menarik buat Mahasiswa Laptop gaming 15 jutaan biasanya sudah dibekali GPU discrete kelas RTX 3050/4050 atau setara, RAM 16GB, dan layar refresh rate 144Hz. Kombinasi ini cukup buat main game kompetitif macam Valorant, Mobile Legends via emulator, sampai game AAA di setting medium.  Buat mahasiswa, laptop begini juga enak dipakai multitasking—buka banyak tab browser, aplikasi editing ringan, dan software desain tanpa lag. Lini yang Layak Dilirik Beberapa lini lap...