Langsung ke konten utama

Spesifikasi Asus ROG Phone 3 Terungkap

Sejak beberapa tahun terakhir, Asus terlihat hanya fokus di industri smartphone high end dan gaming. Produsen asal Taiwan tersebut tidak lagi bertarung di segmen smartphone entry level sampai ke segmain mainstream hingga di harga Rp4-5 jutaan.

Setelah hanya menghadirkan seri Zenfone 6 dan ROG Phone II di tahun 2019 lalu, tampaknya mereka tengah bersiap. Dan bocoran yang sudah semakin marak beredar di Internet adalah, mereka akan menghadirkan upgrade dari smartphone gamingnya, dalam wujud ROG Phone 3.


Di website Asus global sendiri, mereka sudah menghadirkan countdown menuju tanggal peluncuran smartphone tersebut secara global, yakni 22 Juli 2020. Namun demikian, belum ada informasi resmi terkait spesifikasi smartphone yang bersangkutan. Sampai skor benchmark-nya muncul di Geekbench.


Ya, smartphone ROG Phone 3 telah berhasil dalam sesi pengujian GeekBench, dengan raihan skor 902 poin di pengujian single-core dan 3.074 poin di pengujian multi-core. Smartphone ini hadir dengan nomor model I0003DD, nama yang sama pada dokumen sertifikasi Wi-Fi yang telah bocor sebelumnya.


Menurut catatan GeekBench, terlihat ROG Phone 3 akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 865 serta dibekali RAM 8GB. Namun diperkirakan, smartphone ini juga akan hadir dengan versi RAM 12GB, dan dipadankan dengan RAM DDR5 seperti halnya ponsel gaming premium lainnya.



Prosesor Qualcomm Snapdragon 865 sendiri bukanlah prosesor baru. Ia sudah diumumkan oleh Qualcomm pada Desember 2019 lalu di Hawaii. Besar kemungkinan, Asus akan memilih prosesor Qualcomm yang terbaru yakni Qualcomm Snapdragon 865+ yang performanya lebih tinggi lagi.


Untuk layarnya, kabarnya ROG Phone 3 juga akan menampilkan layar OLED dengan refresh rate 120Hz atau 144Hz. Jika benar adanya, Asus ROG Phone 3 tampaknya akan menjadi pilihan ponsel gaming paling menarik untuk tahun 2020 ini.

Baca Juga:

Kabar bocoran berikutnya, penerus ROG Phone II ini juga muncul dalam daftar WiFi Alliance. Daftar tersebut memuat bahwa perangkat ini memiliki chipset Qualcomm QCA6390, Wi-Fi dual-band 2×2 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, dan dukungan Miracast juga.


Smartphone ASUS yang punya nomor model I003DD dimana telah diduga kuat sebagai Asus ROG Phone 3 yang hal ini mengingatkan kita pada Asus ROG Phone 2 yang punya nomor model I001D. Mengingat dekatnya waktu peluncuran global yang akan digelar, tampaknya dalam beberapa hari ke depan kita akan mendapatkan bocoran-bocoran spesifikasi Asus ROG Phone 3.

Semoga produk ini segera hadir di pasaran Indonesia dengan harga yang tidak semahal iPhone ataupun Samsung Galaxy S series ya guys.

Postingan Populer

Asus ExpertBook Ultra. The Flagship of the Industry. Period! Mengapa Begitu?

Asus resmi membawa Asus ExpertBook Ultra ke Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat lini laptop bisnis premium berbasis AI. Perangkat ini langsung menargetkan profesional dengan mobilitas tinggi melalui desain ultra-ringan dengan bobot mulai dari 0,99 kg, tanpa mengorbankan performa maupun fitur enterprise yang semakin krusial di era kerja hybrid. Asus mengklaim, laptop ini merupakan the Flagship of the Industry. Period. Mengapa? Kinerja Tertinggi di Laptop Tertipis Di sektor performa, Asus mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3, termasuk varian Intel Core Ultra X7 358H. Chip ini mengusung arsitektur hybrid dengan kombinasi Performance core, Efficient core, dan Low Power Efficient core, memungkinkan distribusi beban kerja yang lebih adaptif.  Clock boost hingga 4,8GHz memastikan performa single-thread tetap tinggi, sementara integrasi CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket menghadirkan pendekatan komputasi modern yang lebih efisien. Meskipun sangat tipis dan ringan,...

Samsung Berhenti Produksi RAM LPDDR4 dan LPDDR4X

Samsung resmi menghentikan produksi memori generasi lama seperti LPDDR4 dan LPDDR4X. Keputusan ini bukan sekadar pembaruan lini produk, melainkan sinyal kuat bahwa industri memori sedang bergeser total ke arah kebutuhan kecerdasan buatan, khususnya segmen Agentic AI yang menyedot kapasitas produksi dalam skala besar. Sebagai gantinya, Samsung kini memusatkan sumber daya ke teknologi memori yang lebih relevan seperti LPDDR5, LPDDR5X, dan HBM. Ketiga jenis memori ini menjadi tulang punggung infrastruktur AI modern, terutama di pusat data yang membutuhkan bandwidth tinggi dan latensi rendah. Permintaan yang melonjak tajam dari sektor ini membuat memori bukan lagi komoditas biasa, tetapi komponen strategis yang menentukan performa sistem AI secara keseluruhan. Namun, peningkatan kapasitas produksi ternyata belum cukup. Dalam laporan kinerja terbarunya, Samsung mengakui bahwa permintaan memori untuk tahun 2027 diperkirakan akan jauh melampaui pasokan. Bahkan, kesenjangan supply dan demand d...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Amazon Coba Delivery Pakai Drone, Barang Banyak yang Rusak

Eksperimen pengiriman drone oleh Amazon kembali menuai sorotan, bukan karena kecepatannya, tetapi karena potensi kerusakan barang. Dalam beberapa bulan terakhir, layanan Prime Air diperluas ke berbagai kota di Amerika Serikat, menjanjikan pengiriman kurang dari dua jam dengan biaya sekitar USD 4,99. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi ini datang dengan kompromi yang tidak kecil. Salah satu kasus yang viral datang dari seorang kreator konten yang menguji pengiriman barang rapuh. Ia memesan sebotol sirup untuk melihat bagaimana sistem menangani paket sensitif.  Hasilnya cukup problematis. Drone menjatuhkan paket dari ketinggian sekitar tiga meter langsung ke permukaan beton. Botol plastik tersebut pecah, menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana sistem ini akan menangani barang yang lebih rentan seperti kaca atau elektronik. Fenomena ini bukan kasus tunggal. Video lain dari lokasi uji coba di Nashville menunjukkan pola serupa. Drone berhenti di udara dan men...

Skor Benchmark Intel Core 5 330 Mulai Muncul. Prosesor Terbaik Intel?

Kemunculan prosesor Intel Core 5 330 di basis data benchmark kembali menegaskan arah strategi Intel dalam memperkuat segmen entry-level. Berdasarkan hasil uji di platform PassMark, chip ini mencatat skor 4.215 poin untuk single-thread dan 14.947 poin untuk multi-thread, angka yang secara praktis menempatkannya sejajar dengan varian saudaranya, Core 5 320. Secara arsitektural, Core 5 330 mengusung konfigurasi 6 core dan 6 thread dengan skema hybrid 2 Performance-core dan 4 LP-Efficient core. Pendekatan ini mencerminkan filosofi desain Wildcat Lake yang menitikberatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa dasar.  Clock speed yang diusung berada di kisaran 1,5 GHz hingga 4,6 GHz untuk P-core dan 1,4 GHz hingga 3,4 GHz untuk LP-E core, menjadikannya cukup fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas ringan hingga multitasking moderat. Menariknya, meski membawa label “lebih tinggi”, Core 5 330 nyaris identik dengan Core 5 320 dari sisi spesifikasi teknis....