Langsung ke konten utama

Xeon Scalable Gen 3 Cooper Lake, Prossesor AI Terbaru dari Intel

Intel memperkenalkan prosessor terbarunya yaitu Intel Xeon Scalable generasi ketiga berbasis Cooper Lake. Prosesor ini menjadi prosesor pertama Intel yang didukung oleh built-in bfloat16. 

Prosessor tersebut mendukung  inferensi AI dan pelatihan pada CPU yang akan mendukung aplikasi yang mengklasifikasikan gambar, pengenalan suara dan pemodelan bahasa. 



Bfloat16 sendiri merupakan format numeric yang menggunakan setengah bit sebagai format FP32 yang mencapai akurasi model yang sebanding dengan perubahan software yang digunakan.



Kali ini Intel fokus terhadap pengembangan AI yang kini tengah santer digunakan dan berkembang di dunia. Pengembangan AI-nya ini bukan hanya pada softwarenya saja tetapi pada hardwarenya juga. Penggunaan AI dan analisis data yang cepat sangat penting untuk bisnis teknologi pada saat ini. 

Lisa Spelman, Intel Corporate Vice President dan General Manager untuk Xeon and Memory Group,  berkata bahwa mereka berkomitmen untuk meningkatkan akselerasi built-in AI serta optimisasi software dengan prosesor. Kombinasinya akan memberikan kekuatan pada pusat data di dunia dan solusi edge, serta menghadirkan landasan silikon yang tak tertandingi untuk memberi insight yang dihasilkan dari data.

Xeon Scalable Cooper Lake mendukung sistem dengan 4 dan 8 soket. Prosesor dirancang untuk deep learning, kepadatan mesin virtual (VM), database pada memori, aplikasi yang sangat penting, dan beban kerja analitik yang intensif. 



Ia menawarkan peningkatan performa sekitar 1.9 kali hingga 2.2 kali VMs dibandingkan dengan platform setara 4 soket yang sudah berusia lima tahun.

Selain itu, Intel juga memperkenalkan Intel Optane Memory Persistence. Seri memori Intel Optane 200 berkapasitas sampai dengan 4,5TB memori per soket untuk mengelola beban kerja data yang intensif, seperti basis data dalam memori, virtualisasi padat, analitik dan komputasi bertenaga tinggi.

Untuk mendukung kecepatan proses yang tinggi, Intel memperkenalkan penyimpanan super cepat terbaru mereka, yakni Intel 3D NAND SSD, yakni SSD D7-P5500 dan P5600. 

3D NAND SSD ini dibangun dengan teknologi 3D NAND triple-level cell (TLC) dan all-new PCIe controller berlatensi rendah untuk memenuhi persyaratan IO yang intens dari beban kerja AI dan analitik serta fitur canggih untuk meningkatkan efisiensi TI serta keamanan datanya.



Baca juga:

Intel juga mengenalkan Stratix 10 NX FPGA, yang dioptimalkan untuk akselerasi AI bandwidth tinggi, dengan latensi yang rendah. FPGA mengakselerasi AI serta dapat disesuaikan, dikonfigurasi ulang, dan dapat diskalakan untuk aplikasi yang membutuhkan komputasi seperti pemrosesan bahasa dan deteksi penipuan.



Intel Stratix 10 NX FPGA termasuk memori dengan bandwidth tinggi dan terintegrasi (HBM), kemampuan jaringan berkinerja tinggi dan blok aritmatika baru yang dioptimalkan AI yang disebut AI Tensor Blocks, yang berisi susunan padat dari pengganda dengan presisi lebih rendah yang biasanya digunakan untuk aritmatika model AI.

Jika berminat dengan bebebrapa produk intel Xeon Scalable Gen 3 Cooper Lake, Intel Memory Persistence 200 sudah dapat dibeli per tanggal 18 Juni 2020. Sedangkan untuk Intel Stratix 10 NX FPGA digadang akan tersedia pada pertengahan tahun 2020.  Tetapi tentunya, prosesor seperti ini tidak umum dijual untuk pengguna biasa seperti kita.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Tips Bermain Cats & Soup, Game Mobile Menggemaskan

Cat & Soup dari Hidea merupakan game menggemaskan dengan grafik yang unik karena terlihat seperti gambaran tangan. Game ini juga memiliki suara yang menenangkan, terutama bagi kalian penyuka ASMR.  Musik yang tenang dengan sound efek suara para kucing yang memasak dan juga suara hujan menjadi harmoni pada game ini. Setiap kucing akan berperilaku berbeda ketika berinteraksi dengan berbagai fasilitas dan lingkungan pada game. Dan game ini juga memiliki siklus siang dan malam serta sistem cuaca yang saat ini baru ada dua yaitu cerah dan bersalju. Cats & Soup dapat di unduh melalui App Store dan Play Store. Cats & Soup memiliki rating 4,9 pada keduanya. Menurut para pemain, game ini merupakan salah satu game yang membantu mereka berelaksasi saat waktu senggang. Game ini adalah game genre idle, jadi kamu tidak usah terlalu banyak upaya untuk memainkannya. Kamu cukup membantu kucing lucu untuk membuat makanan untuk para pelanggan. Kalian akan diberikan fasilitas mema...

Unboxing Review Vortex Series VX5 Mechanical Keyboard

Anda gemar bermain game PC? Kalau ya, pasti Anda paham bahwa bermain game PC akan terasa maksimal nikmatnya kalau dimainkan dengan menggunakan keyboard, khususnya keyboard gaming. Apalagi mechanical keyboard. Mechanical keyboard sendiri pun terdiri dari berbagai dimensi. Mulai dari full size mechanical keyboard, sampai ke 60% yang sekarang sangat populer karena ringan, portabel dan tetap menawarkan sensasi clicky yang mantap. Nah, buat Anda yang memiliki laptop, atau bisa juga PC desktop dan ingin bermain game, ada salah satu mechanical keyboard compact yang relatif terjangkau di pasaran, yakni Vortex Series VX5 Mechanical Keyboard. Seperti apa keyboard ini? Ya, kali ini kita akan mereview keyboard mechanical Vortex Series VX5 Mechanical Keyboard. Keyboard mechanical ini datang di dalam packaging seperti di atas. Desain Pada kemasannya, tercantum bahwa keyboard ini menyediakan pengalaman full RGB, bisa diprogram dengan software, memiliki N-key rollover key dan bisa menyimpan samp...

Harga Prosesor Intel Core Gen 12 Sampai 14 Naik hingga 30%

Intel resmi menaikkan harga untuk lini prosesor Core generasi ke-12, ke-13, dan ke-14 di seluruh dunia. Kabar yang sebelumnya hanya rumor kini terbukti, setelah penyesuaian harga mulai terlihat di berbagai retailer dan distributor di Asia serta Eropa. Kenaikan harganya bervariasi antara 6 hingga 30 persen, tergantung modelnya. Dan untuk beberapa chip populer, dampaknya cukup terasa di kantong konsumen. Gelombang pertama kenaikan terjadi di Korea Selatan dan Jepang, di mana prosesor mainstream seperti Core i5-12400F naik dari 159.000 won menjadi 177.000 won (sekitar USD 132). Sementara Core i3-13400F dan i3-14100F masing-masing naik sekitar 14% dan 15%.  Prosesor kelas atas lebih parah. Harga prosesor Intel Core i5-14600KF naik 13% dan i5-14400F sekitar 6%. Adapun Core i9-13900K melonjak hampir 30%, menembus harga 1 juta won di beberapa toko. Eropa tampaknya mengikuti pola serupa, meski lebih lambat. Retailer di Jerman dan Spanyol mulai menyesuaikan harga untuk model kelas menengah ...

China Hentikan Ekspor Helium, Harga Chip Naik Lagi?

China resmi menghentikan ekspor helium di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan domestik. Meski kontribusi China terhadap produksi helium global relatif kecil, keputusan ini tetap memicu perhatian industri semikonduktor. Pasalnya, helium merupakan gas penting dalam berbagai tahapan manufaktur chip, mulai dari deposisi material, proses etsa, pendinginan wafer. Sistem pendingin mesin litografi ekstrem ultraviolet (EUV) juga sangat bergantung pada gas yang satu ini. Langkah tersebut diambil ketika permintaan chip dunia terus meningkat akibat ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan atau AI. Pemerintah China disebut ingin memprioritaskan kebutuhan industri semikonduktor dalam negeri yang semakin strategis setelah pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat memaksa perusahaan lokal mempercepat pengembangan chip buatan sendiri. Dengan menjaga pasokan helium tetap berada di dalam negeri, Beijing berupaya mengurangi risiko gangguan produk...