Langsung ke konten utama

Beredar, Ini Spesifikasi Lenovo Chromebook 11 Inci

Lenovo telah mengumumkan Chromebook terbaru mereka yakni dari seri Chromebook 3 dengan ukuran layar 11 inci. Model baru ini menggantikan Chromebook 3 14-inch yang sebelumnya merupakan pembaruan dari produk Lenovo lain, Chromebook S340. 

Untuk tampilannya, tentu saja Chrome 3 11-inch ini lebih kecil dari pendahulunya yaitu Chromebook 3 14-inch. Meski demikian, beberapa spesifikasi laptop ini sebenarnya mengalami peningkatan dari versi 14-inci. Layar tampilannya memiliki kecerahan yang sedikit lebih terang sekitar 250 nits dibanding yang 14-inci yang memiliki kecerahan sebesar 220nits.  




Penyimpanannya sendiri ditingkatkan dari 32GB ke 64GB. Cukup memiliki ruang yang lebih banyak dibanding pendahulunya. Akan tetapi penyimpanan eksternal masih dibutuhkan bagi orang-orang yang ingin mengunduh banyak aplikasi Android, foto, atau media lainnya.



Laptop ini memiliki variasi warna yang baru dan lebih unik.  Lenovo menjabarkan bahwa  laptop ini memiliki warna “Two-tone onyx black with a textured finish.” atau sederhananya laptop ini memiliki warna hitam.

Baca Juga:



Bobotnya cukup ringan hanya 2,47 pound atau setara dengan 1,12 kg. Bobot yang lebih ringan ini merupakan pertimbangan yang cukup menarik. Terlebih bagi mereka yang mencari perangkat sekunder untuk digunakan di sekitar rumah atau digunakan oleh para siswa karena bobotnya lebih ringan. 

Seperti para pendahulunya, Chrome 3 11-inch memiliki dua port USB-C, dua port USB-A, jack audio, dan pembaca kartu microSD. Terdapat tambahan soket audio untuk versi ini. Adapun persamaan lainnya dengan versi 14-inch, kedua Chromebook 3 memiliki kamera 720p dengan baterai 42Wh 3-sel serta adaptor AC 45W. Prosesornya yang ditanamkan dalam laptop ini adalah Intel Celeron N4020, yang merupakan chip kelas bawah namun kompeten untuk Chromebook. 



Perangkat ini memiliki engsel yang dapat ditekuk sampai dengan 180 derajat. Namun sayangnya Laptop ini belum memiliki layar sentuh, jadi penggunaan engsel ini mungkin ditujukan untuk keamanan produk ketika tidak sengaja tersenggol.

Chromebook 3 11-Inch ini akan cocok bagi kalian yang sedang mencari perangkat dengan harga yang terjangkau. Namun saat ini Chromebook 3 11-inch hanya tersedia di situs web Lenovo saja  dengan harga $229 atau sekitar Rp3,2 jutaan.

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...