Langsung ke konten utama

Infinix S5, Smartphone 4 Kamera Harga 2 Juta

Akhir tahun lalu, Infinix menghadirkan varian smartphone mereka ke pasaran Indonesia yakni Infinix S5. Smartphone dengan layar berlubang tersebut merupakan versi penerus dari Infinix S4 yang cukup populer di kelasnya.

Dengan mengadopsi pakem automewah, smartphone yang satu ini mengedepankan aspek desain sebagai nilai jual utamanya.


Dari sisi layar, Infinix S5 memiliki layar resolusi HD+ dengan bentang selebar 6,6 inci. Adapun di belakangnya, ia memiliki desain mewah yang terinspirasi dari burung quetzel, yang semakin menambah kesan mewah smartphone ini.


Seperti disebut di atas, smartphone ini bolong di pojok kiri atasnya. Lubang tersebut, atau istilahnya punch hole, tak lain merupakan lubang untuk menempatkan kamera depan milik Infinix S5. Di sana terdapat sebuah kamera depan dengan resolusi tinggi, 32 megapiksel.

Selain resolusi tinggi, kamera tersebut juga dilengkapi dengan teknologi kecerdasan tiruan atau artificial intelligence (AI) untuk mempercantik hasil jepretan, khususnya selfie. Beberapa fitur canggih lainnya juga sudah disematkan Infinix pada perangkat tersebut. Misalnya AI 3D Face Beauty, AI Potrait, Animoji dengan AR dan WideSelfie.


Baca juga:

Di belakang, Infinix S5 memiliki konfigurasi empat buah kamera untuk memotret. Kombinasinya adalah, kamera utama yang punya resolusi 16 megapixel, kamera ultra wide dengan resolusi 5 megapiksel, kamera depth sensor 2 megapiksel, serta satu kamera lain yang berfungsi sebagai sensor low-light.


Melengkapi kamera, tersedia modul quad LED flash light yang tersemat di sisi kanan deretan kamera. Di sana ada pula pemindai sidik jari berbentuk persegi dengan logo Infinix di dekatnya. Bagian belakang layar ini sendiri memiliki desain gradien berbahan kaca serta desain 3D Crystal Feather.


Kembali ke layar, Infinix S5 menggunakan display dengan rasio 90,5 persen dari seluruh penampang area depan smartphone. Ia menggunakan rasio 20:9 yang membuatnya lebih memanjang, serta punya tingkat kecerahan layar hingga 480 Nits.

Dari sisi hardware, Infinix S5 mengandalkan chipset MediaTek Helio P22 yang memiliki clock speed 2GHz. Sebagai gambaran, prosesor ini sudah cukup bertenaga untuk bermain game 3D berat misalnya PUBG Mobile, namun pada setting hingga Balanced-Medium. Untuk kapasitas, Infinix S5 menggunakan RAM 4GB dan memori internal 64GB.


Untuk memasok energi, smartphone yang satu ini dibekali dengan baterai berkapasitas 4.000mAh. Saat diluncurkan di Indonesia akhir tahun lalu, harganya dipatok di Rp1,8 jutaan. Namun saat ini, harganya sudah semakin bersahabat, menjadi sekitar Rp1,6 jutaan saja.

Bahkan kini sudah hadir pula varian dengan RAM lebih besar, yakni 6GB dan storage 128GB yang harganya tak sampai Rp2,1 juta. Menarik bukan?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Dalam 3 Bulan, Harga GPU Naik 35%. Gamers Apa Kabar?

Harga kartu grafis atau GPU kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu hanya tiga bulan, harga GPU global meningkat sekitar 35%, menambah tekanan biaya bagi para gamer PC yang ingin melakukan upgrade perangkat. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya permintaan komputasi AI, keterbatasan kapasitas produksi semikonduktor, serta meningkatnya biaya komponen memori. Berdasarkan pemantauan Hardware Unboxed yang dilaporkan VideoCardz, harga GPU rata-rata naik 15% pada Agustus, 7% pada September, dan kembali meningkat 11% pada Oktober 2026. Bahkan jika GeForce RTX 5090 dikeluarkan dari perhitungan, kenaikan harga rata-rata pada Oktober masih mencapai 10%. Survei tersebut membandingkan harga kartu grafis termurah yang benar-benar tersedia untuk dibeli di 10 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, Australia, India, Polandia, Brasil, Belanda, dan Filipina. Metode ini digunakan untuk menghindari harga dari listing produk yang sebenarnya sudah tidak tersedia. Hasilny...

Asus ExpertCenter P700 Mini Tower, PC Desktop Bisnis dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5060

Asus memperkenalkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis berukuran 15 liter yang dirancang untuk menunjang kebutuhan profesional, kreator konten, engineer, hingga pelaku usaha kecil. Mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 2 dan dukungan grafis diskrit hingga Nvidia GeForce RTX 5060, perangkat ini menawarkan kombinasi performa, keamanan, serta fleksibilitas ekspansi untuk lingkungan kerja modern. Dari sisi performa, ExpertCenter P700 Mini Tower tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 275HX dan RAM DDR5 5600 MT/s hingga 32GB. Kapasitas penyimpanannya mendukung konfigurasi hybrid berupa dual SSD hingga 4TB ditambah HDD 2TB. Asus mengklaim kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan performa sistem hingga 27% dibandingkan PC desktop standar di kelas harga yang sama. Untuk menjaga stabilitas ketika menjalankan beban kerja berat, Asus menyematkan sistem pendingin triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang berukuran 13% lebih besar. Sist...

Harga Memori Naik, Penjualan Smartphone Global Anjlok 22%

Pasar smartphone global menghadapi tekanan besar akibat lonjakan harga komponen memori yang mendorong kenaikan harga perangkat dan mempersempit pilihan ponsel murah. Data IDC menunjukkan pengiriman smartphone dunia pada kuartal III 2026 mencapai 255,3 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Omdia memperkirakan penurunan sebesar 20%, lebih dalam dibandingkan kontraksi 6% pada kuartal sebelumnya. Menurut IDC, biaya memori telah meningkat sekitar 350% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut, ditambah tekanan dari komponen lain, membuat produsen semakin sulit mempertahankan harga jual tanpa mengorbankan margin keuntungan. Dampaknya paling terasa pada segmen smartphone terjangkau, yang memiliki ruang lebih terbatas untuk menyerap kenaikan biaya produksi. Direktur riset senior IDC untuk perangkat global, Nabila Popal, memperingatkan bahwa pasar belum tentu mencapai titik terendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan industri bukan sekadar per...

Setelah Chip, Giliran PCB Juga Mulai Habis di Pasaran

Lonjakan kebutuhan perangkat keras untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mulai memicu krisis pasokan komponen elektronik global. Kali ini, masalah tidak hanya terjadi pada DRAM, NAND flash, atau kartu grafis, tetapi juga merambah printed circuit board (PCB). Kelangkaan PCB membuat produsen komputer menghadapi waktu tunggu pengiriman yang bisa mencapai 30 bulan, bahkan sejumlah pemasok material dilaporkan telah menerima pesanan hingga 2030. Menurut laporan Tom's Hardware, produsen server AI kini menyerap kapasitas manufaktur PCB yang sebelumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan PC, smartphone, dan perangkat elektronik konsumen lainnya. Permintaan dari sektor AI yang terus meningkat membuat pemasok lebih memprioritaskan pelanggan dengan nilai kontrak dan margin keuntungan lebih tinggi. Tekanan tersebut mulai dirasakan produsen komputer. Seorang eksekutif dari perusahaan PC asal Amerika Serikat mengungkapkan bahwa mendapatkan pasokan PCB dalam jumlah memadai semakin sulit, meski...