Langsung ke konten utama

Laptop Xiaomi RedmiBook Segera Beredar

Laptop  Xiaomi RedmiBook telah dikonfirmasi akan diluncurkan di China pada 26 Mei mendatang. Redmi sebagai sub brand dari Xiaomi, produsen smartphone terkemuka asal negeri Tiongkok tersebut telah berbagi poster teaser online yang menampilkan garis besar laptop yang disebut sebagai RedmiBook.

Teaser ini mengisyaratkan bahwa RedmiBook mendatang, yang akan diluncurkan minggu depan, akan hadir dengan tampilan yang lebih besar dari standar. Meskipun ukuran layarnya belum diketahui, dapat berupa panel 16 inci ataukah 17 inci.


Perusahaan ini juga dikabarkan sedang mengerjakan laptop  yang ditenagai oleh prosesor Ryzen 5 4500U dan Ryzen 7 4700U, ditambah dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB SSD (Samsung PM881).




Sebelumnya, terungkap bahwa tiga laptop mendatang dari merek tersebut yang ditenagai oleh chipset AMD telah terdaftar di JD.com. Produk yang bersangkutan adalah  RedmiBook 13 Ryzen Edition, 2nd-gen RedmiBook 14 Ryzen Edition, dan RedmiBook 16 Ryzen Edition.

Sebagai informasi, pada acara peluncuran seri Redmi 10X, disebutkan bahwa perangkat RedmiBook baru ini juga akan diresmikan. Namun demikian, masih harus dilihat apakah Xiaomi memiliki produk lain yang akan diumumkan di acara yang sama.


Baca Juga:

Jika jadi diluncurkan, perangkat tersebut, merupakan laptop pertama dari Redmi setelah berpisah dari Xiaomi sebagai sub-brand. Sebelumnya, laptop Xiaomi mengusung nama Mi Book dan Mi Notebook Pro. Filosofi Redmi untuk produk laptop agaknya sama dengan lini ponsel besutannya, yakni spesifikasi mumpuni dengan harga bersabahat.

Rasio layar terhadap bodi diklaim mencapai 81,2 persen. Ada dua model yang tersedia berdasarkan tipe prosesornya, yakni Intel Core i7-8565U dan Core i5-8265U. Kedua model dibekali kartu grafis GeForce MX250 dengan memori GDDR5 2GB.

RedmiBook 14 menyediakan media penyimpanan hingga 512GB SATA SSD berikut RAM DDR4-2400 sebesar 8GB dan baterai 46WHrs. Rangkaian konektor mencakup dua port USB 3.0, satu port USB 2.0, HDMI, dan jack audio 3,5mm.


Desain logam laptop ini berkelir silver dan RedmiBook 14 memiliki ketebalan 17,95mm dengan berat 1,5 kg. Untuk harganya, RedmiBook dengan Core i5 dan SSD 256GB dijual 3.999 yuan (sekitar Rp 8,3 jutaan). Sementara, model Core i7 dengan SSD 512GB dijual seharga 4.999 yuan (Rp10,4 jutaan).

Postingan Populer

Huawei Ciptakan Tau Scaling. Coba Gantikan Moore's Law?

Huawei kembali mencoba mengguncang industri semikonduktor lewat pengumuman teknologi “Tau scaling”, sebuah pendekatan packaging dan stacking chip yang diklaim mampu menghadirkan densitas transistor setara proses manufaktur 14A milik TSMC dan Intel.  Namun klaim tersebut langsung menuai kritik dari analis semikonduktor Dr. Ian Cutress, yang menilai Huawei sedang membandingkan dua hal berbeda demi menciptakan narasi seolah-olah mampu mengejar teknologi EUV generasi terbaru. Menurut Cutress, Huawei sebenarnya tidak sedang “mengalahkan” Moore’s Law, melainkan menggeser definisi performa chip ke level sistem secara keseluruhan. Masalahnya, industri semikonduktor selama puluhan tahun mengukur kemajuan lewat densitas transistor per area silikon, bukan melalui volume stacking atau integrasi paket chip. Dengan kata lain, Huawei dinilai memainkan definisi agar terlihat setara dengan node manufaktur paling mutakhir meski tanpa akses ke mesin EUV akibat sanksi Amerika Serikat. Teknologi yang d...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Acer Perluas Lini Aspire AI. Laptop Hingga All-in-One

Di tengah tren industri yang berlomba-lomba menempelkan label “AI PC” pada hampir setiap produk baru, Acer kembali memperluas portofolio Copilot+ PC lewat peluncuran Aspire X 16 AI, Aspire 18 AI, serta desktop all-in-one Aspire C AI Series di ajang Computex 2026.  Langkah ini menunjukkan bahwa Acer ingin memastikan lini Aspire tidak tertinggal dalam perlombaan perangkat berbasis kecerdasan buatan. Namun di balik sederet klaim AI, pertanyaan yang lebih penting adalah apakah teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Sorotan utama datang dari Aspire X 16 AI yang mengusung prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru dengan performa hingga 180 TOPS. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu laptop AI paling bertenaga di kelasnya.  Acer juga membekalinya dengan layar OLED 3K 120Hz, desain metal premium setebal 15,9 mm, serta baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 24 jam. Kombinasi ini menjadikannya lebih dari sekadar laptop produktivitas biasa,...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...