Langsung ke konten utama

Google Maps Plus Code, untuk Membagikan Lokasi Tanpa Alamat

Google Maps meluncurkan fitur baru yang menghasilkan kode enam digit berdasarkan lokasi penggunanya. Kode ini dapat diberikan kepada orang lain dan digunakan ketika ia berada jauh dari jalan utama atau alamat yang tertera pada Google Maps.

Kode yang diberi nama "Plus Code" itu tersedia dengan ikon lingkaran biru. Ketika diketuk, ia akan menampilkan lokasi Anda di aplikasi tersebut.

Plus Code dirancang untuk negara-negara dengan nama jalan yang kurang lengkap sehingga dapat menyulitkan saat mengidantifikasi alamat. Google mengatakan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah ketika layanan darurat seperti ambulance atau mobil pemadam kebakaran berusaha menangani suatu insiden, atau hal-hal yang merupakan kebutuhan sehari-hari seperti pengiriman barang atau pos.


Menurut Google, saat ini lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki alamat atau memiliki alamat yang tidak mudah untuk ditemukan.


Plus Code sendiri sebenarnya telah tersedia di Google Maps selama beberapa waktu. Akan tetapi sampai sekarang cara utama untuk mengaksesnya adalah dengan mengatur manual  pin merah di lokasi, baik ketika kita berada di tempat atau sedang berada di tempat lain. Pin menunjukan Plus Code lokasi, bersamaan dengan garis lintang, bujur, dan alamat jalan (jika tersedia).




Plus Code merupakan serangkaian angka yang dipisahkan oleh simbol plus, bersama dengan nama kota. Misalnya, "HR8P + 84 London" adalah Plus Code untuk tempat yang berada di tengah-tengah Hampstead Heath, sebuah taman di kota London utara. Jika tidak ada kota terdekat, nama kota dapat diganti dengan kode area empat digit lalu karakter tambahan dapat ditambahkan untuk mempersempit lokasi lebih lanjut.

Kode dapat diubah menjadi lokasi dengan memasukkannya di kotak pencarian Google Maps.  Hal ini memungkinkan fitur berfungsi secara offline.

Menurut situs web Plus Codes technology, Plus Code bersifat open source atau terbuka di bawah lisensi Apache 2.0, yang artinya fitur ini dapat dimasukan ke pengembang teknologi lainnya.  

Contoh dari penerapan Plus Code dapat ditemukan dalam artikel BBC tahun lalu. Seorang jurnalis menjelaskan proses pemberian alamat saat membuat rekening bank di Gambia.

Mereka tinggal di rumah yang tidak bernomor, di jalan yang tidak memiliki nama. Alih-alih menuliskan alamat, mereka disuruh menggambar lokasi rumah, dengan keterangan "in relation to the nearest landmarks." 




Baca Juga :


Plus Code bukan satu-satunya teknologi yang berusaha menyelesaikan masalah ini. What3Words mengambil pendekatan yang serupa, tetapi menampilkan alamat digitalnya dalam bentuk tiga kata yang dipisahkan oleh titik.

Meskipun What3Words didukung dengan sejumlah layanan pemetaan yang berbeda, alamat digitalnya tidak dapat dimasukkan langsung ke Google Maps karena berbeda kode.




Pada Februari 2020, CEO Google Sundar Pichai menerangkan fitur Plus Code sebagai bagian penting dari Google Maps agar dapat digunakan lebih banyak orang di seluruh dunia. Menurutnya, dengan alamat digital, akan lebih banyak orang yang lebih mudah mendapat akses alamat yang dibutuhkan. Mulai dari perbankan, layanan darurat, pengiriman surat pribadi dan paket serta membantu orang menemukan dan mengembangkan bisnis mereka.

Di Indonesia sendiri masih banyak tempat yang tidak terjangkau oleh aplikasi Google Maps. Mungkin gebrakan ini akan lebih banyak membantu orang Indonesia agar lebih mudah menemukan suatu  alamat yang terpencil.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Nvidia Stop Fitur Control Panel Pengguna GeForce

Nvidia akhirnya resmi “memensiunkan” Control Panel klasik untuk pengguna GeForce setelah hampir dua dekade menjadi pusat pengaturan utama GPU mereka. Langkah ini menandai berakhirnya salah satu software paling ikonik di ekosistem PC gaming, sekaligus memperlihatkan bagaimana Nvidia semakin agresif mendorong pengguna masuk ke platform aplikasi modern yang lebih terintegrasi. Berdasarkan laporan VideoCardz, seluruh fitur utama yang sebelumnya tersedia di Nvidia Control Panel kini telah dipindahkan ke Nvidia App. Artinya, pengguna driver GeForce Game Ready maupun Studio Driver tidak lagi perlu mengakses panel lawas berbasis antarmuka era Windows XP tersebut. Selama bertahun-tahun, Nvidia Control Panel menjadi “senjata wajib” gamer dan enthusiast PC untuk mengatur berbagai parameter penting. Mulai dari pengaturan display, profil 3D, refresh rate, color calibration, hingga optimasi rendering. Meski tampilannya terkesan kuno, banyak pengguna justru menyukai kesederhanaan dan responsivitasnya...

AMD Siapkan Prosesor Gaming Murah. Ryzen 7 7700X3D!

AMD tampaknya belum selesai “memeras” umur arsitektur Zen 4. Meski generasi Zen 6 mulai mendekat, bocoran terbaru menunjukkan AMD tengah menyiapkan prosesor gaming baru bernama Ryzen 7 7700X3D, yang baru saja muncul di database CPU-Z versi 2.20.1. Kemunculan nama chip tersebut di changelog resmi CPU-Z menjadi indikasi kuat bahwa prosesor ini sudah masuk tahap validasi software dan kemungkinan tidak lama lagi akan diumumkan secara resmi. Secara positioning, Ryzen 7 7700X3D diperkirakan akan berada di bawah AMD Ryzen 7 7800X3D, bukan menggantikannya. Strategi AMD terlihat cukup jelas. Setelah sukses besar seri X3D di kalangan gamer, AMD kini mencoba memperluas lini 3D V-Cache ke segmen harga yang lebih agresif. Sebelumnya perusahaan sudah menghadirkan Ryzen 5 7600X3D dan 7500X3D. Kini giliran segmen delapan core yang mendapat versi “hemat” dari 7800X3D. Bocoran spesifikasi menyebut Ryzen 7 7700X3D akan membawa 8 core dan 16 thread dengan cache L3 sebesar 96MB berkat teknologi 3D V-Cache....

Terlalu Tamak, Samsung, SK Hynix dan Micron Ditikung CXMT dan YMTC

Ledakan industri AI kini semakin memakan pasar PC konsumen dari sisi yang sudah sangat kritis yakni memori. Di tengah krisis pasokan DRAM global, produsen memori asal Tiongkok, CXMT, diam-diam mulai masuk ke produk brand besar seperti Corsair.  Temuan modul DDR5 Corsair Vengeance yang menggunakan chip DRAM CXMT menjadi sinyal bahwa dominasi Samsung, SK hynix, dan Micron mulai retak. Masalah utamanya sederhana. Raksasa memori global kini terlalu sibuk mengejar margin besar dari pasar AI server, HBM, dan LPDDR5X. Akibatnya, pasokan DRAM “biasa” untuk PC desktop dan gaming mulai tersisih. Vendor seperti Corsair akhirnya dipaksa mencari alternatif baru demi menjaga stok dan harga tetap masuk akal. Yang menarik, CXMT ternyata bukan lagi pemain kelas eksperimen. Perusahaan ini sudah mampu memproduksi DDR5 hingga 8000 MT/s dengan kapasitas 16Gb dan 24Gb. Modul Corsair yang ditemukan bahkan bukan produk murah abal-abal, melainkan seri gaming Vengeance DDR5-6000 lengkap dengan dukungan AMD ...