Langsung ke konten utama

Beredar, Ponsel Flagship Besutan Oppo, Find X2 dan Find X2 Pro

Ponsel flagship Oppo Find X2 series beredar di Indonesia. Berbeda dengan seri Find X keluaran sebelumnya yang tak lain hanya ada satu seri, Oppo memastikan ada dua seri pada varian terbarunya yakni Find X2 dan Find X2 Pro.

Dengan desain kamera periskop yang tersemat di kamera belakang ponsel ini, lensa kamera periskop Find X2 Pro berbentuk persegi dan ada di posisi paling atas, sementara dua lensa kamera lain berbentuk bulat.


Oppo merancang sensor khusus bersama Sony yang digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi autofokus (AF). Oppo Find X2 akan dibekali sensor baru dari Sony, Sensor yang dimaksud adalah IMX689 resolusi 48 megapiksel.


Pada sisi lain, layar Oppo Find X2 Pro dikabarkan memiliki resolusi QHD Plus dan memiliki refresh rate 120Hz. Refresh rate 120Hz sendiri mulai marak dipakai di smartphone flagship, seperti misalnya adalah seri flagship dari Samsung yakni di jajaran Galaxy S20 ataupun ROG Phone II besutan Asus.

Informasi lainnya, Oppo Find X2 dibekali pengisi daya cepat baru dari Oppo, yakni SuperVOOC 2.0 dengan keluaran arus 65 watt.


Fitur berikutnya adalah layar dengan desain 'air terjun' atau waterfall yang telah dikembangkan dengan penyesuaian seperti menambahkan tombol volume dan tanpa lengkungan ekstrem pada panelnya.

Baca Juga:

Sebagai tambahan, untuk versi Pro sendiri sudah mengusung layar berukuran 6,7 inci resolusi 3168 x 1440 piksel dengan tipe OLED. Find X2 Pro disebut menggunakan chipset Snapdragron 855 5G dan tersemat kamera 13 MP periskop, lensa ultra-wide 48 MP (Sony IMX586), dan 48 MP (Sony IMX689). Sementara kamera selfie-nya 32MP.

Flagship terbaru OPPO itu juga disebut dibekali sertifikat IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu serta tentunya teknologi 5G. Ponsel ini sendiri diperkuat baterai dengan kapasitas 4260mAh.


Yang berbeda antara Find X2 dan versi Pro terletak pada spesifikasi RAM + ROM, kamera, dan baterai. Konfigurasinya untuk versi reguler lebih rendah lantaran akan berdampak pada harga jual.

Di Indonesia, Oppo Find X2 hadir dengan konfigurasi RAM 12GB dan storage 256GB dengan dua varian warna yakni Dark Sea dan Blue Wave. Harga Oppo Find X2 ada di Rp14,999 juta. Sementara itu, harga Oppo Find X2 Pro dengan konfigurasi RAM 12GB dan storage 512GB adalah Rp17,999 juta. Model ini hadir dalam dua pilihan warna, Tea Orange dan Dark Sea. Tertarik? Pemesanan awal smartphone ini akan dimulai pada 7-12 Maret 2020 lewat Blibli.com.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Optimis, TSMC Naikkan Target Pertumbuhan Pendapatan

TSMC menunjukkan kepercayaan diri tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan tetap menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2025 dan mempercepat ekspansi kapasitas. Di saat konflik Iran memicu kekhawatiran rantai pasok global, raksasa manufaktur chip ini justru melihatnya sebagai “noise” di balik gelombang besar permintaan AI. Perusahaan yang menjadi tulang punggung produksi bagi klien seperti Nvidia dan Apple kini memperkirakan pendapatan akan tumbuh lebih dari 30 persen tahun ini, sedikit lebih optimistis dari proyeksi sebelumnya.  CEO C. C. Wei bahkan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengecek ulang ke pelanggan terkait potensi pelemahan permintaan AI, dan hasilnya tetap solid. Dari sisi finansial, kinerja TSMC juga mencerminkan momentum tersebut. Margin kotor kuartal pertama mencapai 66 persen, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Ini terjadi meski segmen smartphone mengalami penurunan 11 persen secara kuartalan, menandakan bahwa AI kini menjadi mesin pertumbu...

Waduh! Harga Wafer Naik per Semester Dua 2026.

United Microelectronics Corporation (UMC) resmi memberi sinyal kenaikan harga wafer yang akan berlaku pada paruh kedua 2026. Dalam surat kepada pelanggan tertanggal 16 April, perusahaan menyebut kombinasi biaya rantai pasok yang terus naik dan lonjakan permintaan, terutama dari sektor AI, sebagai alasan utama di balik penyesuaian ini. Secara naratif, alasan tersebut terdengar familiar. Industri semikonduktor memang sedang menghadapi tekanan biaya dari berbagai sisi: bahan baku, energi, hingga logistik. Namun, istilah “tight capacity” yang digunakan UMC sebenarnya lebih dari sekadar jargon teknis.  Dalam praktiknya, ini berarti permintaan chip melampaui kapasitas produksi, memberi produsen posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk menaikkan harga. UMC juga menegaskan bahwa investasi untuk ekspansi teknologi dan kapasitas menjadi faktor pendorong. Tetapi di balik itu, ada dinamika pasar yang lebih kompleks. Permintaan AI saat ini memang sedang melonjak, namun tidak semua segmen memilik...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Nvidia Boncos. Biaya Klaim Garansi Tembus 894 Juta Dolar

Lonjakan biaya garansi GPU mulai mengungkap sisi lain dari booming AI yang selama ini terlihat “sempurna”. Data dari Warranty Week menunjukkan Nvidia harus membayar klaim garansi hingga 11 kali lebih besar dalam periode 2024–2025. Angka itu melonjak dari sekitar $81 juta menjadi $894 juta. Sementara itu, AMD juga mengalami kenaikan signifikan, meski “hanya” naik 116 persen menjadi $238 juta. Kenaikan ini tidak bisa dianggap sebagai fluktuasi biasa. Secara struktural, klaim, cadangan, dan akrual garansi meningkat hampir satu orde magnitudo dalam setahun. Yang paling mencolok adalah lonjakan pada kuartal keempat 2025, ketika Nvidia menggelontorkan $511 juta hanya untuk klaim. Sebuah indikasi bahwa sesuatu dalam rantai produk atau penggunaan mulai “retak”. Di atas kertas, vendor GPU memiliki perlindungan. Aktivitas seperti crypto mining secara eksplisit membatalkan garansi, sementara penggunaan AI umumnya masih dianggap wajar, meski batasnya makin kabur ketika beban kerja terus mendorong ...