Langsung ke konten utama

Begini Cara Pelaku Hack Akun Gojek Maia Estianty

Beberapa hari belakangan marak di media sosial dibicarakan tentang kasus pencurian dana GoPay dan WhatsApp milik Maia Estianty oleh oknum driver ojol nakal.

Dari akun Twitter @gadtorade, terungkap bahwa modus yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Awalnya, Maia pesan makanan via GoFood. Driver Gojek yang terima order kemudian menginformasikan bahwa motornya mogok. Kemduian, ia mengatakan bahwa agar pesanannya dapat dilanjutkan oleh teman Gojeknya yang lain, Maia harus mengetikkan kode **21*xxxxxxx# kalik klik tombol telepon.



Di sinilah bencana dimulai. Kabarnya, Maia menuruti permintaan tersebut karena tidak menyadari bahwa kode tersebut merupakan kode MMI (Man to Machine Interface) untuk mengalihkan telepon yang seharusnya masuk ke nomor Maia, tetapi malah dialihkan ke nomor telepon xxxxxxx milik penipu (Call Forwarding).

Kemudian, sang penipu menginstalasikan aplikasi Gojek dan login dengan nomor telepon Maia. Lalu, bagaimana bisa akun Gojek milik Maia diinstalasikan di hape penipu? Nah ini dia.


Saat diinstalasikan, aplikasi Gojek akan meminta penipu memasukkan 4 angka OTP (One Time Password) yang dikirim SMS server Gojek secara otomatis.

Baca juga:

Handphone Maia pasti akan menerima SMS OTP tersebut dari Gojek. Namun berhubung ia tidak ngeh atau karena banyaknya SMS atau notifikasi masuk ke handphone-nya, ia mengabaikan pesan tersebut. Sang penipu pun tentunya akan ketahuan jika ia menanyakan kode tersebut.

Seperti diketahui, SMS OTP akan berlaku selama 30 detik. Jika kode tidak dimasukkan, maka akan muncul tombol klik resend code di handphone penipu. SMS OTP kedua akan otomatis dikirimkan ke nomor handphone asli Maia dan penipu tetap belum mendapatkan nomor kode tersebut.

Ia hanya perlu bersabar. Setelah 2x SMS OTP dikirimkan tetapi kode tidak juga dimasukkan di aplikasi Gojek di handphone penipu, maka akan muncul tombol call me. OTP pun dikirimkan lewat voice call. Ini yang dilakukan oleh penipu. Ia menekan tombol call me.

Server akan secara otomatis menelepon ke nomor telepon Maia yang sayangnya sudah otomatis di-forward ke nomor xxxxxxx milik penipu karena Maia sudah melakukan perintah untuk memasukkan kode **21*xxxxxxx# di atas. Dengan demikian, penipu akan mendapatkan nomor kode OTP-nya dari server Gojek dan akun Gojek milik Maia lengkap dengan dana GoPay-nya pun langsung aktif di handphone milik penipu.


Berhubung 1 akun Gojek hanya bisa aktif di 1 handphone, maka secara otomatis akun Gojek asli di handphone Maia secara otomatis logged out. Kalau sudah begini, penipu pun dapat dengan leluasa memakai uang Maia yang ada di akun GoJek-nya untuk kebutuhan apapun.

Pelajaran yang bisa didapat, jangan sekali-kali memasukkan kode apapun saat diminta oleh orang lain. Selain itu, kita juga perlu curiga kalau mendadak akun media sosial atau aplikasi kita lainnya mendadak logged out ataupun kita menerima SMS OTP dari penyedia jasa tersebut.

Postingan Populer

Pentium Lebih Bagus dari Core i3. Seberapa Jauh?

Anda sedang mencari-cari laptop? Bingung memilih yang mana karena anggaran terbatas? Mungkin artikel kali ini bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan. Khususnya saat Anda akan membeli laptop di kisaran harga Rp5-6 jutaan. Ya, dengan anggaran di bawah Rp6 juta, ada banyak pilihan laptop yang bisa Anda pilih. Laptop-laptop ini, khususnya laptop baru, bukan laptop bekas, tentunya menawarkan performa yang sudah sangat memadai untuk kebutuhan pekerjaan standar sehari-hari. Sebut saja, aplikasi office, browsing, meeting online ataupun multimedia sampai gaming sederhana bisa dilakukan. Pilihan merek dan spesifikasinya pun beragam. Namun ada fenomena menarik. Laptop di kisaran harga tersebut umumnya tersedia dengan dua pilihan prosesor. Intel Core i3-1005G1 ataupun Intel Pentium 7505. Memang ada juga model lain yang mengunakan prosesor AMD Ryzen 3-3250U misalnya. Namun kali ini, kita akan memberikan referensi, apakah Core i3 selalu lebih bagus daripada Pentium apalagi kalau harganya mirip-...

5 Situs Alternatif Google Translate

Google Translate mungkin sudah menjadi situs terjemahan paling populer dan banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, apakah Anda tahu bahwa ada situs terjemahan lain yang bisa menjadi alternatif dari Google Translate? Kalau Anda penasaran, beberapa situs terjemahan ini bahkan mungkin lebih akurat, cepat, dan mudah digunakan daripada Google Translate. Berikut ini adalah lima situs terjemahan alternatif dari Google Translate yang gratis bisa dipakai siapa saja. Apa saja? DeepL Translator DeepL Translator adalah situs terjemahan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan mesin pembelajaran (machine learning) untuk menghasilkan terjemahan yang lebih alami, lancar, dan sesuai dengan konteks. Situs ini dapat menerjemahkan 26 bahasa, termasuk bahasa Inggris, Indonesia, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, Belanda, Portugis, Rusia, Polandia, dan lain-lain. DeepL Translator juga memiliki fitur untuk menerjemahkan dokumen dalam format Word, PowerPoint, atau PDF tanpa men...

Perbandingan Intel Core 10th Gen vs 11th Gen

Intel akhirnya memperkenalkan prosesor generasi terbarunya yakni Intel Core generasi ke-11 yang disebut dengan TigerLake. Meski tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan prosesor mutakhir dari AMD yang sudah menggunakan metode fabrikasi 7 nanometer, namun prosesor 10 nanometer baru Intel tersebut menjanjikan lompatan performa yang lumayan. Ya, prosesor yang dibuat dengan teknologi yang disebut dengan SuperFin 10 nanometer tersebut menghadirkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan menghadirkan kenaikan performa hingga 20 persen. Yang menarik, Intel juga akhirnya menghadirkan upgrade signifikan pada chip grafisnya. GPU terintegrasi Intel HD, yang biasanya jadi bulan-bulanan, memang mendapatkan upgrade di seri 10th Gen lalu dengan Iris graphics. Tetapi tampak performanya belum terlalu memuaskan.  Semua berubah ketika TigerLake menyerang. Performa Iris Xe Graphics kini boleh diadu dengan grafis terdedikasi sekelas Nvidia GeForce MX350 sekalipun. Lumayan bukan? Kali ini kita akan...

AI Belum Mampu Mendorong Minat Beli iPhone

Apple tampaknya masih menghadapi tantangan besar dalam menjadikan kecerdasan buatan sebagai alasan utama konsumen membeli iPhone baru. Berdasarkan survei terbaru UBS Evidence Lab terhadap lebih dari 7.500 pengguna smartphone di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, China, dan Jepang, minat membeli iPhone memang meningkat di beberapa negara, tetapi justru melemah di China. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi Apple Intelligence belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap permintaan pasar, terutama di salah satu pasar smartphone terbesar di dunia. Data survei menunjukkan niat membeli iPhone dalam satu bulan ke depan meningkat menjadi 20 persen di Amerika Serikat, naik menjadi 6 persen di Inggris, 4 persen di Jerman, dan 1 persen di Jepang. Sebaliknya, di China angka tersebut turun menjadi hanya 15 persen.  UBS juga mencatat rata-rata usia iPhone yang digunakan konsumen masih mencapai 22,9 bulan, mengindikasikan bahwa banyak pengguna memilih mempertahankan perangkat lamanya karena...

AMD Hidupkan Kembali Ryzen Lama demi PC Murah

AMD kembali menghadirkan prosesor Ryzen generasi lama untuk segmen PC entry level di tengah melonjaknya harga komponen komputer. Perusahaan memperkenalkan kembali tiga prosesor lawas, yakni Ryzen 3 3100U, Ryzen 5 3501U, dan Ryzen 7 4700LE, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produsen laptop dan desktop berbiaya rendah. Seluruh prosesor tersebut masih mengandalkan memori DDR4 yang saat ini jauh lebih terjangkau dibanding DDR5. Keputusan ini dinilai sebagai respons terhadap kondisi pasar yang semakin sulit akibat kenaikan harga RAM dan SSD. Permintaan memori dari industri AI membuat produsen DRAM lebih memprioritaskan produksi memori berkapasitas tinggi untuk pusat data dibanding pasar PC konsumen. Akibatnya, harga DDR5 terus meningkat sehingga produsen kembali melirik platform DDR4 sebagai solusi ekonomis bagi perangkat kelas bawah. Meski demikian, langkah AMD juga memunculkan kritik. Ryzen 3 3100U masih menggunakan arsitektur Zen+ 12 nm yang pertama kali diperkenalkan pada 2019 dan...