Langsung ke konten utama

Andalkan MediaTek, Oppo Siapkan Seri Terbaru, A91 dan A8

Oppo tengah mempersiapkan kehadiran dua smartphone terbarunya yakni seri Oppo A91 dan Oppo A8. Kedua smartphone tersebut ditujukan untuk segmen pengguna mainstream yang menawarkan price performance ratio terbaik. Meski demikian, keduanya baru diperlihatkan pertama kali di negeri asalnya, dan belum dapat dipastikan ia akan dipasarkan di kawasan lain.

Dari sisi spesifikasi, Oppo A91 sudah hadir dengan layar AMOLED berukuran 6,4 inci. Smartphone ini juga mengusung desain waterdrop notch yang berfungsi sebagai lokasi kamera depan. Oppo juga menanamkan chipset MediaTek Helio P70, RAM 8GB, dan memori internal 128GB di smartphone ini.


Untuk memenuhi kebutuhan energi seharian, smartphone ini ditopang baterai 4.000mAh dengan VOOC fast charging 30 watt. Dari sisi antarmuka dan sistem operasi, smartphone ini menjalankan ColorOS 6.1 berbasis Android Pie 9.


Untuk memotret, Oppo A91 memiliki konsep empat lensa kamera di bagian belakang. Masing-masing lensa beresolusi 48MP, 8MP (ultrawide), 2MP (makro), dan 2MP (depth sensor). Adapun di depan, kamera selfie-nya beresolusi hingga mencapai 16MP.


Sebagai penunjang keamanan perangkat ini, Oppo menggunakan in-display fingerprint. Di negeri asalnya, Oppo A91 memiliki tiga opsi warna, yakni dark blue, red, dan gradasi. Rencananya, perangkat ini akan dijual mulai 26 Desember mendatang di kisaran harga 1.999 yuan atau sekitar Rp3,9 juta.

Baca juga:

Model berikutnya, yakni Oppo A8, memiliki desain yang tidak jauh berbeda dari A91. Smartphone ini masih mengusung desain waterdrop notch yang berfungsi sebagai lokasi kamera depan. Oppo membenamkan chipset MediaTek Helio P35, RAM 4GB, dan memori internal 128GB di dalam seri A8. Perangkat ini juga memiliki baterai besar 4.230mAh, tapi belum mendukung fitur fast charging.

Untuk kamera, Oppo A8 memiliki tiga kamera belakang dengan konfigurasi satu lensa beresolusi 12MP dan dua lainnya 2MP. Adapun kamera depan smartphone ini beresolusi 8MP. Untuk keamanan, smartphone ini menggunakan fitur pemindai sidik jari di layar. Untuk antarmuka dan sistem operasi, seri A8 menjalankan ColorOS 6.1 yang berbasis Android 9 Pie.


Sama dengan seri A91, rencananya Oppo akan menjual perdana A8 pada 26 Desember. Hadir dengan dua opsi warna, azure dan black, A8 akan dibanderol dengan kisaran harga 1.199 yuan atau Rp2,3 juta.

Postingan Populer

Asus ExpertBook Ultra. The Flagship of the Industry. Period! Mengapa Begitu?

Asus resmi membawa Asus ExpertBook Ultra ke Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat lini laptop bisnis premium berbasis AI. Perangkat ini langsung menargetkan profesional dengan mobilitas tinggi melalui desain ultra-ringan dengan bobot mulai dari 0,99 kg, tanpa mengorbankan performa maupun fitur enterprise yang semakin krusial di era kerja hybrid. Asus mengklaim, laptop ini merupakan the Flagship of the Industry. Period. Mengapa? Kinerja Tertinggi di Laptop Tertipis Di sektor performa, Asus mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3, termasuk varian Intel Core Ultra X7 358H. Chip ini mengusung arsitektur hybrid dengan kombinasi Performance core, Efficient core, dan Low Power Efficient core, memungkinkan distribusi beban kerja yang lebih adaptif.  Clock boost hingga 4,8GHz memastikan performa single-thread tetap tinggi, sementara integrasi CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket menghadirkan pendekatan komputasi modern yang lebih efisien. Meskipun sangat tipis dan ringan,...

Samsung Berhenti Produksi RAM LPDDR4 dan LPDDR4X

Samsung resmi menghentikan produksi memori generasi lama seperti LPDDR4 dan LPDDR4X. Keputusan ini bukan sekadar pembaruan lini produk, melainkan sinyal kuat bahwa industri memori sedang bergeser total ke arah kebutuhan kecerdasan buatan, khususnya segmen Agentic AI yang menyedot kapasitas produksi dalam skala besar. Sebagai gantinya, Samsung kini memusatkan sumber daya ke teknologi memori yang lebih relevan seperti LPDDR5, LPDDR5X, dan HBM. Ketiga jenis memori ini menjadi tulang punggung infrastruktur AI modern, terutama di pusat data yang membutuhkan bandwidth tinggi dan latensi rendah. Permintaan yang melonjak tajam dari sektor ini membuat memori bukan lagi komoditas biasa, tetapi komponen strategis yang menentukan performa sistem AI secara keseluruhan. Namun, peningkatan kapasitas produksi ternyata belum cukup. Dalam laporan kinerja terbarunya, Samsung mengakui bahwa permintaan memori untuk tahun 2027 diperkirakan akan jauh melampaui pasokan. Bahkan, kesenjangan supply dan demand d...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Amazon Coba Delivery Pakai Drone, Barang Banyak yang Rusak

Eksperimen pengiriman drone oleh Amazon kembali menuai sorotan, bukan karena kecepatannya, tetapi karena potensi kerusakan barang. Dalam beberapa bulan terakhir, layanan Prime Air diperluas ke berbagai kota di Amerika Serikat, menjanjikan pengiriman kurang dari dua jam dengan biaya sekitar USD 4,99. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa efisiensi ini datang dengan kompromi yang tidak kecil. Salah satu kasus yang viral datang dari seorang kreator konten yang menguji pengiriman barang rapuh. Ia memesan sebotol sirup untuk melihat bagaimana sistem menangani paket sensitif.  Hasilnya cukup problematis. Drone menjatuhkan paket dari ketinggian sekitar tiga meter langsung ke permukaan beton. Botol plastik tersebut pecah, menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana sistem ini akan menangani barang yang lebih rentan seperti kaca atau elektronik. Fenomena ini bukan kasus tunggal. Video lain dari lokasi uji coba di Nashville menunjukkan pola serupa. Drone berhenti di udara dan men...

Skor Benchmark Intel Core 5 330 Mulai Muncul. Prosesor Terbaik Intel?

Kemunculan prosesor Intel Core 5 330 di basis data benchmark kembali menegaskan arah strategi Intel dalam memperkuat segmen entry-level. Berdasarkan hasil uji di platform PassMark, chip ini mencatat skor 4.215 poin untuk single-thread dan 14.947 poin untuk multi-thread, angka yang secara praktis menempatkannya sejajar dengan varian saudaranya, Core 5 320. Secara arsitektural, Core 5 330 mengusung konfigurasi 6 core dan 6 thread dengan skema hybrid 2 Performance-core dan 4 LP-Efficient core. Pendekatan ini mencerminkan filosofi desain Wildcat Lake yang menitikberatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa dasar.  Clock speed yang diusung berada di kisaran 1,5 GHz hingga 4,6 GHz untuk P-core dan 1,4 GHz hingga 3,4 GHz untuk LP-E core, menjadikannya cukup fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas ringan hingga multitasking moderat. Menariknya, meski membawa label “lebih tinggi”, Core 5 330 nyaris identik dengan Core 5 320 dari sisi spesifikasi teknis....