Langsung ke konten utama

Smartphone 4 Kamera Realme Segera Masuk Indonesia

Dalam sebuah ajang bertajuk “Leap to Quad Camera” di Jakarta, ada kejutan yang sangat menarik yang diungkapkan oleh Realme. Ya, produsen smartphone yang sedang naik daun tersebut akan segera menghadirkan model terbarunya ke pasaran Indoesia.

Tak sembarang model terbaru, smartphone yang segera masuk pasaran tersebut merupakan smartphone luar biasa.


Sesuai temanya, quad camera, smartphone yang akan dirilis merupakan smartphone pertama besutan anak perusahaan Oppo tersebut yang dilengkapi dengan empat buah kamera. Dan bukan hanya sekadar empat kamera, setup quad-camera pada smartphone tersebut ada yang menggunakan resolusi 64 megapiksel.


Menurut pihak Realme, mereka akan fokus menggarap segmen smartphone kamera di Indonesia. Sebagai bukti, Camera Innovation Event yang pertama kali digelar di Asia Tenggara tersebut dilaksanakan di Indonesia.


Dan tidak hanya sekadar pemaparan publik, di ajang ini, Realme juga menggelar public experience untuk smartphone quad camera 64 megapiksel mereka. Tujuannya, tentunya agar user bisa merasakan teknologi kamera terbaru Realme.

Lini produk smartphone dengan quad-camera Realme sendiri akan dimulai pada paruh kedua tahun ini. Rencananya, Realme akan merilis beragam ponsel baru yang dilengkapi dengan solusi quad-camera, yang mencakup berbagai segmen pasar mulai dari entry-level hingga flagship.

Baca juga:

Smartphone dengan quad-camera 64MP akan dirilis sebelum akhir tahun di Indonesia, yang juga akan menjadi yang pertama di pasar Asia Tenggara.

Dari sisi riset dan pengembangan, Realme menyebutkan, saat ini mereka memiliki lebih dari 100 orang engineer dalam tim riset kamera, yang dapat mendukung penelitian mengenai kamera dan pengembangan berbagai model pada saat yang bersamaan. Berkat upaya tim, smartphone Realme telah mendapatkan rating yang tinggi dari pengamat, khususnya pada segmen harga yang sama.

Realme Camera Innovation Event juga mengungkap detail serta teknologi canggih sensor 64MP GW1 ISOCELL dan Realme telah menjadi salah satu mitra terpenting Samsung secara global. Melalui upaya bersama dan kolaborasi yang kuat dari keduanya, pengalaman kamera ponsel realme telah ditingkatkan ke tingkat yang baru.


Untuk menyambut inovasi kamera canggih ini, Realme akan mengadakan serangkaian uji coba dan penelitian intensif sebelum meluncurkan seri smartphone dengan konfigurasi Quad-Camera 64MP di Indonesia. Setelah itu, keluarga smartphone realme quad-camera akan secara berturut-turut dirilis dan didistribusikan ke pasar, memberikan pengalaman lebih pada kamera smartphone untuk anak muda di Indonesia.

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...