Langsung ke konten utama

ROG Zephyrus S GX502, Laptop Gaming untuk Profesional On-The-Go

Dari sekian banyak laptop seri ROG yang dirilis Asus ke pasaran Indonesia, ada satu model laptop gaming yang sangat menarik. Yang membuatnya menarik, laptop gaming ini tidak hanya cocok untuk dibuat bermain game, tetapi juga cocok digunakan oleh para profesional yang sering berada di luar kantor, alias on the go.

Contohnya, mereka yang sering berkutat dengan desain interior, arsitektur, professional photographer sampai video editor, semuanya bisa memanfaatkan laptop yang satu ini. Pasalnya, Asus ROG Zephyrus S GX502 merupakan laptop 15-inci dengan form-factor super ringkas dan hadir dengan fitur gaming yang sangat lengkap.


Dibandingkan dengan laptop 15-inci pada umumnya, ROG Zephyrus S GX502 memiliki bobot dan dimensi yang lebih kecil. Laptop gaming ini hadir dengan bodi 25% lebih tipis dan bobot hingga 42% lebih ringan dari kompetitornya.
Didesain untuk Performa
ROG Zephyrus S GX502 juga sangat ringan dan kokoh. Ia menggunakan bodi berbahan magnesium alloy ditambah dengan struktur honeycomb reinforcement, memastikan bahwa laptop ini akan tetap kuat meski memiliki bobot yang ringan. Menariknya lagi, bodinya dirancang agar tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari (fingerprint) sehingga tidak mudah terlihat kotor.

Soal Performa, ROG Zephyrus S GX502 tidak hanya ditenagai oleh prosesor 9th Gen Intel Core. Laptop gaming ini juga hadir dengan opsi chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 atau RTX 2070 yang powerful serta mendukung berbagai teknologi grafis terkini.

Bahkan, tak hanya sekadar grafis bertenaga, dalam Turbo Mode, Asus juga mengeset prosesor grafisnya pada clock 1.540MHz dengan pasokan daya 115 watt untuk memaksimalkan performanya. Namun demikian, saat penggunanya sedang membutuhkan baterai yang lebih irit, mereka bisa beralih ke Optimus mode yang membuat baterai notebook sanggup bertahan hingga maksimal 8 jam.

Tidak ketinggalan sistem pendingin Intelligent Cooling yang menggunakan teknologi Active Aerodynamic System (AAS) khas seri ROG Zephyrus membuat laptop gaming ini tetap dapat berjalan stabil.


Kenyamanan Lebih
Untuk kenyamanan saat bepergian, baterai Asus ROG Zephyrus S GX502 dapat diisi ulang melalui port USB Type-C, menggunakan powerbank USB-C yang kecil dan ringan yang mengurangi berat perjalanan keseluruhan dan curah.


Untuk tugas sehari-hari, seperti penelusuran web dan produktivitas kantor yang mengonsumsi daya lebih sedikit, Zephyrus S GX502 dapat digunakan dengan adaptor USB-C standar yang memasok daya hingga 65W. Ia juga dapat diisi dari powerbank USB dan dapat memberikan daya cepat hingga 18W ke perangkat yang kompatibel seperti smartphone.


Saat sedang tidak di kantor atau di rumah, mempertahankan koneksi Wi-Fi yang kuat tidak selalu mudah. Jarak dari router, bentuk ruangan, dan bahkan penempatan furnitur semuanya dapat berkontribusi pada titik mati dan koneksi yang lemah. Untuk memberikan koneksi sebaik mungkin setiap saat, Zephyrus S GX502 memiliki empat antena dalam orientasi yang berbeda, dan ROG RangeBoost kemudian mengambil dua antena terbaik untuk saat itu.

Array multi-antena yang cerdas ini dapat meningkatkan jangkauan hingga 30%. Untuk aktivitas seperti permainan multiplayer dan streaming serius yang lebih sensitif terhadap kinerja jaringan, Ethernet gigabit kabel menyediakan koneksi latensi rendah yang kebal terhadap semua kemacetan nirkabel.

Dari sisi tata suara, Audio Premium ESS SABER mampu meningkatkan pengalaman bagi gamer dan audiophile dengan headphone yang baik. DAC hi-fi ini mengurangi noise dan distorsi, memungkinkan audio yang lebih jernih dengan rentang dinamis yang lebih luas, dan dikombinasikan dengan virtual 7.1-channel surround-sound, memberikan perendaman spasial yang mendalam dalam game dan realitas virtual. Sertifikasi Hi-Res Audio (HRA) menjamin kualitas, sehingga media dapat dinikmati dengan kualitas penuh.

Kompak Namun Tetap Dingin
Desain ramping membuat Zephyrus S GX502 punya kesan yang baik di mana saja, dari pertemuan penting dengan klien hingga sesi strategis dengan rekan satu tim. Tubuh hitam pekat miliknya diberi finishing tekstur halus yang menambah penampilan profesional.

Aksen Aura Sync yang menyala sepenuhnya dapat disesuaikan, mengakomodasi segala sesuatu mulai dari keyboard dengan cahaya latar hingga konfigurasi yang lebih cerah dan lebih menarik. Tidak peduli preferensi, fungsi, atau lingkungan pengguna, Zephyrus S GX502 akan tampak menarik perhatian saat memainkan perannya.

Dengan ketebalan hanya 18,9 mm dan berat hanya 2 kg, Zephyrus S GX502 cukup ringan untuk dibawa sepanjang hari dan cukup kecil untuk dengan mudah dimasukkan ke dalam hampir semua tas. Bezel super-sempit yang membingkai tampilan memungkinkan jejak yang sangat kompak, dan menghasilkan rasio layar-ke-tubuh 81%.

Potongan sasis logam terbuat dari paduan magnesium yang sangat ulet dan ringan - sempurna untuk bertahan hidup sehari-hari di jalan. Palm rest juga diperkuat oleh struktur sarang lebah kaku yang menambah kekakuan di tempat yang paling dibutuhkan. Bagian ini dibuat menggunakan kombinasi die casting dan permesinan yang memberikan kekuatan maksimum dengan bahan tambahan minimal.

Melepaskan kinerja puncak komponen kelas atas dalam desain yang ramping tidak mungkin dilakukan tanpa berpikir di luar sasis. AAS yang digunakan pada Zephyrus S GX502 meninggikan tubuh ketika tutupnya terbuka, memperlihatkan asupan udara tersembunyi yang membentang di belakang.

Pembukaan ini meningkatkan aliran udara hingga 22% dibandingkan desain tradisional, secara signifikan meningkatkan tidak hanya kinerja pendinginan, tetapi juga dunia nyata dan kinerja yang berkelanjutan dalam permainan dan aplikasi profesional.

Baca juga:

Di dalam, enam pipa panas ditempatkan secara strategis untuk menarik panas dari CPU, GPU, dan sirkuit daya di sekitarnya. Semua komponen berbagi heatsink ganda di bagian belakang, dan masing-masing prosesor memiliki heatsink tersendiri di sayap. Heatsink menggunakan sirip ultrathin yang memaksimalkan area permukaan untuk pembuangan panas sekaligus mengurangi hambatan udara.

Kipas yang terpasang di dalam memiliki bilah super-tipis yang terbuat dari polimer kristal-cair khusus, yang mampu menahan kecepatan lebih tinggi dari desain tipikal meskipun 33% lebih tipis, sementara peningkatan jumlah bilah kipas membantu meningkatkan output aliran udara sebesar 17% .

Setiap kipas juga memiliki terowongan debu built-in yang menjaga Zephyrus S GX502 berjalan lancar dengan mencegah penumpukan puing seiring waktu. Persyaratan kinerja dan pendinginan sering berubah berdasarkan tugas yang ada, jadi Zephyrus S GX502 menawarkan mode Silent, Balance, dan Turbo yang disesuaikan untuk kebutuhan yang berbeda, disesuaikan dengan pintasan keyboard yang nyaman atau dengan perangkat lunak ROG Armory Crate.

Performa dan Visual Mumpuni
Untuk menyajikan pengalaman visual yang lebih baik, ASUS menghadirkan layar dengan refresh rate hingga 240Hz dan response time 3ms pada ROG Zephyrus S GX502. Tidak hanya itu, layar pada laptop gaming ini juga sudah mengantongi sertifikasi Pantone Validated Display.


Itulah sebabnya mengapa ROG Zephyrus S GX502 juga dapat digunakan oleh para profesional yang sebagian besar membutuhkan layar dengan tingkat reproduksi warna yang sangat akurat.

Para profesional on-the-go juga akan dimanjakan dnegan laptop gaming ini berkat daya tahan baterainya yang panjang. ROG Zephyrus S GX502 mengusung baterai berkapasitas 76WHrs dan sanggup bertahan hingga 8 jam penggunaan dengan Optimus mode tadi.

Berikut ini spesifikasi teknis Asus ROG Zephyrus S GX502:


Dari sisi prosesor, Intel Core i7 generasi ke-9 yakni i7-9750H menyediakan enam buah core prosesor dengan 12 thread yang sanggup untuk menjalankan beragam tugas berat saat ini.


Para gamers dapat menyiarkan stream berkualitas tinggi sekaligus chatting dengan rekannya dari berbagai penjuru dunia sambal bermain game-game terbaru dengan lancer. Adapun para power user seperti professional di atas bisa menjalankan tugas-tugasnya dan bekerja dengan produktivitas maksimum.

Dengan RAM DDR4 2666MHz berkapasitas hingga 32GB, laptop ini pun akan mampu menjalankan multitasking di scenario apapun.


Dukungan Dual NVM Express (NVMe) SSD hingga konfigurasi RAID 0 juga menambah kecepatan baca-tulis perangkat storage secara signifikan. Akses data akan menjadi sangat cepat dan meminimalisir waktu loading serta membuat sistem sangat responsif. Dengan kapasitas yang bisa mencapai 1TB, akan tersedia banyak ruang untuk menyimpan game, aplikasi dan data-data para profesional di dalam sebuah perangkat yang sangat mudah dibawa ke mana-mana.


Kesimpulan
Sebagai sebuah laptop gaming performance, Asus ROG Zephyrus S GX502 ini sangat tipis dan ramping. Makanya ia pun cocok untuk digunakan oleh mereka yang tidak main-main, tetapi mengerjakan urusan serius.

Buat Anda yang mencari laptop gaming tetapi ingin lebih dari sekadar laptop gaming mainstream, di saat yang sama Anda juga ingin punya mobilitas tinggi, percayalah. Notebook yang satu ini sangat layak untuk dimiliki.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Tantang AS, Tiktok Investasi 23 Miliar Dolar untuk AI

ByteDance, perusahaan induk TikTok, bersiap mempercepat ekspansi bisnis kecerdasan buatan (AI) secara agresif di tingkat global. Pada 2026, perusahaan asal Tiongkok ini dikabarkan akan mengalokasikan dana hingga RMB160 miliar atau sekitar US$23 miliar untuk investasi AI, sebuah langkah strategis guna mengejar ketertinggalan dari raksasa teknologi Amerika Serikat di tengah persaingan AI yang kian intens. Sekitar separuh dari anggaran tersebut akan difokuskan pada pengadaan semikonduktor. ByteDance disebut akan mengalokasikan RMB85 miliar untuk membeli prosesor AI, terutama dari Nvidia. Namun, rencana ini dihadapkan pada ketidakpastian akibat pembatasan ekspor teknologi canggih AS ke perusahaan Tiongkok.  ByteDance sendiri dilaporkan menargetkan pembelian sekitar 20.000 unit Nvidia H200, chip yang berada satu tingkat di bawah produk flagship Nvidia. Peluang ini sedikit terbuka setelah Presiden AS Donald Trump mengizinkan penjualan H200 kepada “pelanggan yang disetujui” di Tiongkok, m...

Industri Game Global 2025 Tembus US$197 Miliar, PC dan Mobile Jadi Mesin Pertumbuhan

Firma analis Newzoo memperkirakan industri game global akan mencatat pendapatan sebesar US$197 miliar pada 2025. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan tahunan sebesar 7,5 persen (year-on-year), didorong oleh kombinasi kenaikan harga game, ketersediaan konten yang semakin luas, serta sejumlah penyesuaian dalam pencatatan dan pengakuan pendapatan di industri. Jika dilihat dari pembagian platform, data Newzoo menjelaskan mengapa pasar PC semakin menjadi fokus utama para pemilik ekosistem konsol. Segmen mobile diproyeksikan tetap mendominasi dengan pendapatan sekitar US$108 miliar, atau setara 55 persen dari total pasar game global. Dominasi ini menegaskan posisi mobile gaming sebagai mesin utama pertumbuhan industri, terutama di pasar negara berkembang. Di bawahnya, pasar konsol diperkirakan menghasilkan US$45 miliar pada 2025, tumbuh 4,2 persen dan menyumbang sekitar 23 persen dari total pendapatan. Sementara itu, PC gaming berada tepat di belakang dengan kontribusi US$43 miliar atau 2...

Diblokir AS, Huawei Tidak Terpengaruh. Kirin 9030 Berhasil Dirilis

Chip mobile terbaru Huawei, Kirin 9030, kembali menarik perhatian industri semikonduktor global. Bukan karena lonjakan performa agresif, melainkan karena keberadaannya sendiri menjadi bukti bahwa Huawei masih mampu merilis SoC baru meski akses ke teknologi litografi EUV tetap diblokir oleh Amerika Serikat.  Kirin 9030 kini digunakan pada seri Mate 80 dan Mate X7, menandai kelanjutan strategi “bertahan sambil beradaptasi” Huawei. Secara spesifikasi, Kirin 9030 dan Kirin 9030 Pro cenderung konservatif. Keduanya masih mengandalkan desain CPU ARMv8 dan GPU Maleoon 935, tanpa adopsi arsitektur ARM terbaru. Versi standar membawa delapan core dengan konfigurasi bertingkat, sementara varian Pro menambah satu core ekstra menjadi sembilan core dengan susunan 1+4+4. Kecepatan clock pun relatif moderat dan, berdasarkan pengujian awal, belum sepenuhnya dipacu ke batas maksimum. Yang lebih menarik adalah proses manufakturnya. Analisis TechInsights mengonfirmasi bahwa Kirin 9030 dibuat menggunaka...

Nvidia Kurangi Produksi GeForce RTX Murah. Fokus di High End

Pasokan kartu grafis GeForce RTX 50 diperkirakan akan semakin ketat pada 2026. Nvidia dilaporkan bersiap memangkas produksi GPU konsumen secara signifikan, di tengah tekanan pasokan memori yang kian serius.  Dampaknya berpotensi paling terasa bagi gamer kelas menengah, sementara lini produk dengan margin tinggi justru mendapat prioritas. Menurut sejumlah laporan, disebutkan bahwa Nvidia akan mengurangi produksi GeForce RTX 50 Series sebesar 30 hingga 40 persen pada paruh pertama 2026. Penyebab utamanya bukan hanya keterbatasan GDDR7, tetapi juga kelangkaan DRAM secara umum.  Pemangkasan sebesar ini mengindikasikan bahwa Nvidia kesulitan mengamankan pasokan memori yang cukup untuk mempertahankan volume produksi saat ini. Selain faktor pasokan, langkah ini juga mencerminkan kehati-hatian terhadap permintaan pasar PC di 2026. Kenaikan harga NAND dan DRAM telah mendorong biaya sistem secara keseluruhan, yang berpotensi menekan minat upgrade, terutama di segmen mainstream. Yang men...