Langsung ke konten utama

Smartphone Jagoan Selfie Low Light Infinix Segera Hadir!

Kabar gembira bagi para penggemar fotografi selfie. Pasaran Indonesia akan segera kedatangan salah satu varian terbaru dari Infinix, yang khusus ditujukan untuk para pecinta swafoto tersebut.

Setelah berhasil meluncurkan dua model smartphone terbarunya pada bulan Mei 2019 lalu, di bulan Juli 2019 ini Infinix kembali akan meluncurkan satu lagi smartphone model terbarunya ke pasar Indonesia. Adalah Infinix S4, smartphone yang akan dirilis tersebut.


Menurut pihak Infinix Indonesia, perkembangan smartphone yang sangat pesat di Indonesia mewajibkan mereka untuk terus membuat inovasi-inovasi yang up-to-date namun dengan harga yang sangat terjangkau. Sejalan dengan tujuan Infinix, yakni “ Innovation for Everyone”, Infinix yakin bahwa semua orang layak dan harus mendapatkan inovasi tanpa harus takut dengan keterbatasan finansial yang ada.
Sejalan dengan hal tersebut, pihak Infinix menambahkan bahwa produk yang akan diluncurkan ini mampu menjadi jawaban dan pilihan yang tepat untuk para anak "Urban Milenials" yang ada di Indonesia. Apalagi, smartphone Infinix S4 yang akan dirilis tersebut memiliki fitur-fitur yang sangat fantastis untuk menunjang kebutuhan pengguna.


Baca juga:


Fitur fantastis tersebut akan terasa khususnya pada aktivitas yang sering di lakukan anak muda di Indonesia saat ini seperti main game, nonton video, ataupun yang paling sering di lakukan adalah membuat konten media sosial.

Tak hanya itu, Infinix S4 ini telah dilengkapi dengan kamera low-light AI Selfie yang sangat luar biasa dengan kemampuan di atas rata-rata smartphone sekelasnya. Ia juga memiliki RAM berkapasitas besar yang bakal membuat para pengguna memaksimalkan semua yang diinginkan tanpa ada batasan.


Sebgai informasi, Infinix S4 bakal menjadi sub-flagship pertama di tahun ini yang akan di perkenalkan di pasar Indonesia. Dengan produk ini, Infinix ingin memberikan semangat tanpa batas kepada anak muda di Indonesia untuk dapat menerobos batasan yang ada sehingga mereka tidak perlu takut lagi untuk mendapatkan inovasi keren dan up-to-date.

Infinix S4 sendiri akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia pada tanggal 9 Juli 2019 dan kembali akan di jual secara eksklusif di Lazada Indonesia pada tanggal 12 Juli 2019 mendatang. Berapa harganya? Perlu kita nantikan. Tentunya akan sangat menarik.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Konfirmasi. Apple Berhenti Produksi Mac Pro

Apple akhirnya mengakhiri perjalanan salah satu lini desktop paling ikoniknya:,Mac Pro. Tanpa seremoni besar, perangkat yang dulu jadi simbol workstation kelas atas itu kini hilang dari situs resmi, dengan halaman pembelian dialihkan ke lini Mac lainnya.  Lebih lanjut, Apple disebut tidak memiliki rencana untuk generasi penerus untuk model ini, sebuah keputusan yang menandai perubahan strategi yang cukup drastis. Mac Pro terakhir kali diperbarui pada 2023 dengan chip M2 Ultra, namun sejak itu praktis stagnan. Di saat yang sama, Mac Studio justru melaju cepat dengan adopsi M3 Ultra, membawa performa lebih tinggi dalam form factor yang jauh lebih ringkas dan efisien. Dalam konteks ini, Mac Pro terlihat semakin sulit dipertahankan. Ia mahal, besar, tetapi tidak lagi unggul. Secara teknis, keputusan ini masuk akal. Arsitektur Apple Silicon mengurangi ketergantungan pada ekspansi modular yang dulu menjadi alasan utama eksistensi Mac Pro. Ditambah lagi, fitur seperti RDMA over Thunderbol...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...

Nvidia Update Driver. Atasi Bug dan Dukung DLSS di Game Baru

Nvidia kembali merilis hotfix driver GeForce 596.02, hanya berselang singkat dari driver 595.97 WHQL yang justru memicu masalah stuttering. Langkah ini menunjukkan pola yang makin sering terjadi yakni pembaruan cepat untuk menambal bug yang muncul dari update sebelumnya. Reaktif, tapi sekaligus menandakan kualitas rilis yang kurang matang. Secara resmi, bug stuttering disebut hanya berdampak pada Arknights: Endfield. Namun fakta bahwa Nvidia merasa perlu merilis hotfix khusus mengindikasikan dampaknya lebih luas atau cukup mengganggu pengalaman bermain.  Seperti biasa, Nvidia menyebut driver hotfix hanya opsional. Artinya, pengguna di luar game tersebut mungkin lebih baik menahan diri daripada ikut terseret siklus update yang belum stabil. Di sisi lain, driver sebelumnya tetap membawa nilai penting, termasuk dukungan untuk Crimson Desert dan Death Stranding 2: On the Beach. Namun ironi muncul ketika perbaikan bug justru membuka masalah baru. Ini menjadi kritik lama terhadap ekosist...

Siap-siap, GTA VI Sudah Semakin Dekat Dirilis!

Rockstar Games tampaknya membawa Grand Theft Auto VI ke fase paling krusial, yakni tahap akhir pengembangan. Indikasinya cukup jelas, rekrutmen besar-besaran untuk quality assurance (QA), yang dalam siklus industri game biasanya menandai pergeseran dari pembangunan konten ke fase polishing dan stabilisasi. Di tahap ini, fokus bukan lagi menambah fitur, melainkan memastikan semuanya bekerja tanpa cacat. Untuk game berskala GTA VI, itu berarti siklus pengujian berlapis. Mulai dari regression testing, validasi kompatibilitas lintas platform, hingga tuning performa pada berbagai konfigurasi hardware.  Dengan kompleksitas open-world modern, fase ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan mendekati satu tahun. Rekrutmen QA yang dikaitkan dengan Rockstar India memperkuat gambaran bahwa proyek ini memasuki tahap validasi skala besar. Dengan estimasi sekitar 1.600 pengembang terlibat di India saja, Rockstar mengandalkan model produksi terdistribusi, memungkinkan pengembangan paralel pada...