Langsung ke konten utama

Acer Predator Helios 300, Notebook Gaming Layar 144Hz 3ms

Ada salah satu produk gaming terbaru yang sangat menarik yang dihadirkan Acer ke pasaran Indonesia. Varian tersebut adalah Predator Helios 300. Yang bikin menarik adalah, notebook dengan pilihan layar 15,6 atau 17,3 inci ini punya refresh rate 144Hz dan dengan response time sangat cepat, mencapai 3ms saja. Artinya, tampilan game akan tampak sangat halus dan tanpa ghosting.

Dengan resolusi FullHD 1920 x 1080 pixel dan layar jenis IPS, notebook tersebut sudah diperkuat oleh grafis mumpuni yakni Nvidia GeForce RTX 2070 dengan desain Max-Q. Penggunaan grafis ini memungkinkan noteboook sanggup menjalankan software maupun game dengan lancar tanpa hambatan. Selain itu, kartu grafis tersebut juga mendukung teknologi Real-Time Ray Tracing yang memungkinkan game ditampilkan semakin realistis.


Dari sisi dapur pacu, prosesor Intel Core i7-9750H generasi ke-9 yang hadir di dalamnya mampu menjalankan sistem operasi, game, dan software dengan cepat sehingga membuat penggunanya dengan nyaman melakukan aktivitas sehari-hari. Yang menarik, notebook gaming yang satu ini juga dapat dipasangi RAM hingga kapasitas 32GB berkat hadirnya dua buah slot di dalamnya.


Dengan kapasitas RAM yang besar tersebut, software ataupun game dapat berjalan secara multitasking tanpa takut lag.

Untuk menyimpan data, Acer juga tidak main-main. Pengguna notebook ini dapat menyimpan banyak file sekaligus berkat tersedianya HDD berkapasitas 1TB. Tak hanya itu, Acer juga menyematkan dukungan penyimpanan internal M.2 NVMe SSD hingga kapasitas 512GB sehingga mampu memberikan waktu load yang cepat pada sistem operasi, software, maupun game yang dijalankan.



Spesifikasi Acer Predator Helios 300:


OS
Windows 10 Home 64-bit
Processor
Intel® Core™ i7 / i5 9th Gen
Memory
Up to 16 GB of DDR4 system memory, upgradeable to 32 GB using two soDIMM modules
Graphics
Overclockable NVIDIA® GeForce RTXTM 2070  with Max-Q Design
NVIDIA® GeForce RTXTM 2060
Display
15.6” / 17.3” FHD (1920 x 1080) IPS display, 300 nits, supporting 144Hz, 3 ms Overdrive
15.6” / 17.3” FHD (1920 x 1080) IPS display, 300 nits,supporting 144Hz, 3 ms Overdrive
Storage
Up to 1 TB, 2x M.2 NVMe, RAID 0 SSD, Up to 2 TB HDD

Dimension
361.4 (W) x 254.15 (D) x 22.9 (H) mm (15inch)
403.5 (W) x 280 (D) x 24.7 (H) mm (17inch)
Weight
2.4 kg (15inch, one HDD and one SSD)
2.3 kg  (15inch, one SSD)
2.9 kg (17inch)
Connectivity
Killer DoubleShot™ Pro
Killer™ Wireless-AC 1550 / 1550i
Killer™ Ethernet E2500
Audio
Waves MaxxAudio® sound technology and Waves Nx™

Bagi penggemar RGB yang sedang kekinian, keyboard Acer Predator Helios 300 mempunyai lampu LED 4 zona yang dapat diatur sesuai dengan keinginan penggunanya. Selain estetika, lampu ini juga membantu penggunanya ketika mengetik atau bermain game dalam kondisi gelap.

Baca juga:

Untuk memudahkan, tombol WASD pada keyboard memiliki warna yang menarik sehingga membuat penggunanya nyaman dan lebih responsif saat bermain game. Terdapat juga tombol Turbo pada produk ini yang dapat mengaktifkan fitur Overclocking dan killer DoubleShot Pro.

Jangan khawatir soal panas. Notebook ini sudah dibekali dengan dua kipas pendingin AeroBlade 3D generasi ke-4 dan fitur Acer CoolBoost sehingga membuat penggunanya dapat berlama-lama dalam bermain game tanpa perlu takut Acer Predator Helios 300 overheat.


Tak ketinggalan, dukungan teknologi Waves MaxxAudio, Waves Nx, dan sistem operasi Windows 10 original telah hadir di dalam laptop ini. Acer sendiri membanderol Predator Helios 300 di Indonesia mulai dari Rp25.999.000, tergantung spesifikasi yang diinginkan pengguna.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

RTX 5070, VGA Terlaris di Kalangan Gamers Versi Steam

Nvidia GeForce RTX 5070 tiba-tiba melesat ke posisi puncak Steam Hardware Survey edisi September 2026, mencatatkan pangsa pasar 6,15 persen dan menggeser dominasi RTX 4060 serta RTX 3060 yang biasanya bertengger di posisi teratas.  Angka ini tergolong tidak lazim, mengingat GPU peringkat pertama pada survei Steam umumnya hanya menguasai pangsa pasar 3-4 persen. Lonjakan drastis ini rupanya tidak berdiri sendiri. Data Steam Hardware Survey juga mencatat kenaikan signifikan jumlah pengguna dengan sistem berbahasa China Sederhana (Simplified Chinese), yang melonjak 7,42 persen dan kini menjadi kelompok bahasa dengan pangsa terbesar di platform Steam, yakni 31,39 persen dari total pengguna. Korelasi antara dua data ini menjadi indikasi kuat bahwa masuknya gelombang baru pengguna dari China menjadi pendorong utama perubahan posisi RTX 5070. Sebagai perbandingan, RTX 5070 hanya mengantongi pangsa pasar 3,77 persen pada bulan Agustus 2026, jauh di bawah angka 6,15 persen yang diraih bulan...

Aaeon Hadirkan Mini PC Berbasis Intel Panther Lake Tanpa Kipas

Produsen komputer industri Aaeon memperkenalkan UP Xtreme PTL Edge Air, mini PC berbasis prosesor Intel Panther Lake yang menawarkan pendekatan berbeda untuk mengatasi panas. Alih-alih menggunakan kipas mekanis, perangkat ini mengandalkan teknologi pendingin solid-state AirJet dari Frore Systems. Teknologi tersebut menggunakan membran yang bergetar pada frekuensi ultrasonik untuk menghasilkan aliran udara berkecepatan tinggi. Udara ini kemudian digunakan untuk membawa panas keluar dari prosesor. Karena tidak memiliki kipas konvensional, Aaeon mengklaim tingkat kebisingannya berada di bawah 21 dBA, sekaligus mengurangi getaran mekanis. Konsekuensinya cukup menarik untuk komputer industri. UP Xtreme PTL Edge Air memiliki ketebalan hanya 35,8 mm dengan bobot sekitar 712 gram, masing-masing diklaim 35 persen lebih tipis dan 43 persen lebih ringan dibandingkan versi berpendingin kipas. Aaeon menyasar perangkat ini untuk kebutuhan seperti kiosk mandiri, robot mobile otonom, dan perangkat med...