Langsung ke konten utama

Cara Mengetahui Statistik Kemampuan Baterai Laptop di Windows 10

Anda punya laptop baru? Tentunya sudah ada sistem operasi Microsoft Windows 10 di dalamnya. Tetapi, apakah Anda penasaran, sebenarnya berapa kuat sih laptop baru Anda tersebut mampu bertahan menemani Anda bekerja tanpa terhubung ke colokan listrik?

Pertanyaan berikutnya yang juga mungkin muncul adalah, berapa lama sih baterai notebook Anda bisa terisi penuh dari kondisi sekian persen? Nah, ternyata Windows 10 punya solusi buat Anda yang ingin mengetahui secara persis seberapa lama baterai notebook Anda dapat bertahan dan seberapa cepat baterai notebook tersebut bisa terisi.


Berikut ini cara mengetahui kemampuan baterai laptop di Windows 10 dengan melihat statistik performa baterai yang ternyata diam-diam dicatat oleh sistem operasi Anda. Penasaran how to generate battery report in Windows 10 seperti pada gambar di bawah? Begini caranya:



1. Klik kanan di tombol Start di kiri bawah untuk memunculkan jendela menu



2. Klik Windows PowerShell (Admin) atau Command Prompt (Admin) tergantung versi sistem operasi Windows 10 yang Anda gunakan.

3. Silakan copy paste command berikut ini: powercfg /batteryreport /output "C:\battery_report.html" di jendela command prompt tadi lalu tekan Enter.



Perintah tersebut ditujukan untuk membuat file bermana battery_report.html di root folder alias folder terluar dari drive C: di komputer. Anda bisa mengubah nama file hasil reportase baterai ataupun lokasi penyimpanan file yang bersangkutan sesuka hati.

Baca juga:

4. Setelah report data pemakaian baterai di Windows 10 selesai di-generate, alias muncul pesan "Battery life report saved to C:\battery_report.html." silakan tutup jendela command prompt dengan mengetikkan perintah Exit lalu tekan Enter.


5. Buka Windows Explorer dan arahkan ke drive C:\ alias root directory. Di sana Anda akan menemukan sebuah file bernama battery_report.html yang berisi data statistik kondisi baterai di Windows 10 yang sudah Anda generate tadi.



Secara default, file akan dibuka oleh browser yang terinstalasikan di notebook Anda.
Mudah bukan? Tanpa perlu menginstalasikan software pendeteksi kemampuan baterai atau software benchmark lainnya, Anda bisa punya cara untuk mengetahui seberapa kuat baterai notebook Anda dan juga cara mengetahui seberapa cepat baterai notebook Anda terisi.

Tutorial videonya bisa Anda simak di sini:



Selamat mencoba!

Postingan Populer

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

2026, Kelelahan Digital Mulai Terasa. Pengguna Media Sosial Turun

Aktivitas media sosial di Inggris mulai menunjukkan gejala “kelelahan digital”. Laporan terbaru dari Ofcom mengungkap penurunan tajam dalam partisipasi aktif pengguna, sekaligus meningkatnya kehati-hatian dalam berinteraksi online. Ini merupakan sebuah sinyal bahwa relasi manusia dengan platform digital mulai berubah secara fundamental. Secara angka, persepsi positif terhadap internet ikut terkoreksi. Hanya 59% responden yang masih merasa manfaat online lebih besar daripada risikonya, turun drastis dari 72% tahun lalu. Meski penetrasi tetap tinggi, 9 dari 10 pengguna dewasa masih aktif di platform seperti WhatsApp, cara mereka menggunakan media sosial kini jauh lebih pasif. Perubahan paling mencolok ada pada perilaku berbagi. Hanya sekitar separuh pengguna yang masih aktif memposting, berkomentar, atau berbagi konten, turun dari 61% pada 2024. Bahkan eksplorasi situs baru ikut menurun signifikan. Ini menunjukkan internet tidak lagi menjadi ruang eksplorasi bebas, melainkan lingkungan y...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...