Langsung ke konten utama

Spesifikasi Samsung Galaxy S10, Kalahkan PC dan Laptop!

Luar biasa perkembangan smartphone Android saat ini, khususnya dari sisi spesifikasi perangkat yang mereka tawarkan bagi penggunanya. Kabar terbaru dari sang raja rimba perponselan Android, yakni Samsung, mereka akan menghadirkan generasi terbaru smartphone andalannya, tapi dilengkapi dengan spesifikasi super.

Ya, bocoran terbaru soal Samsung Galaxy S, khususnya Galaxy S10+ yang akan hadir di tahun ini, disebutkan bahwa mereka akan memiliki RAM dengan kapasitas 12GB serta internal storage luar biasa dahsyat. Besarannya mencapai 1TB. Kalau rumor ini benar adanya, artinya smartphone tersebut akan memiliki spesifikasi yang bahkan lebih mumpuni dari PC desktop ataupun laptop. Luar biasa.


Tak hanya itu, kabar lain yang tersebar adalah Samsung Galaxy S10+ bakal punya bodi yang berselimut keramik. Dengan material ini, ponsel tersebut bakal tahan gores, bahkan tetap aman walau jatuh. Namun demikian, tentu saja bobotnya akan jauh lebih berat.


Sebagai gambaran, Samsung Galaxy S10+ bukalah ponsel pertama yang mengusung RAM 12GB. Sebelumnya sudah pernah ada Lenovo Z5 Pro GT. Pun begitu dengan yang begitu tinggi berpadu dengan prosesor Snapdragon 855 atau Exynos 9820, smartphone tersebut bakal menyuguhkan performa yang super kencang.

Baca juga:


Meski demikian, semua harus dibuktikan dengan pengujian. Galaxy S10+ sendiri baru akan dirilis 20 Februari mendatang. Adapun acara peluncuran akan berlangsung di Bill Graham Civic Auditorium di San Fransisco, AS, atau sekitar menjalang ajang perhelatan akbar di dunia mobile yakni Mobile World Congress yang tahun ini berlangsung pada 25-28 Februari 2019.


Dalam undangan yang disebar Samsung memang tidak disebutkan Galaxy S10 dan S10+ secara spesifik. Tapi, terlihat angka 10 yang ditampilkan dengan jelas di tengah-tengah undangan. Selain itu, undangan tersebut juga menunjukkan URL livestream bagi yang ingin menonton langsung.

Konon selain Galaxy S10 dan S10+, vendor asal Korea Selatan ini juga akan memamerkan versi smartphone layar lipatnya yang berfungsi penuh. Konsep ponsel layar lipat sendiri sudah dipamerkan pertama kali di ajang Samsung Developer Conference pada November 2018.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Realme C100 Series, Smartphone dengan Baterai Super Besar

Realme resmi menghadirkan realme C100 Series di Indonesia sebagai lini smartphone entry-level terbaru dengan fokus utama pada kapasitas baterai besar dan daya tahan perangkat. Seri ini terdiri dari realme C100, C100X, dan C100i, sekaligus menjadi upaya realme mendorong standar baru di kelas smartphone terjangkau yang selama ini identik dengan kompromi performa dan ketahanan. Varian tertinggi, realme C100, hadir membawa baterai Titan 8000 mAh yang diklaim menjadi yang pertama di kelas entry-level. realme menyebut perangkat ini mampu bertahan lebih dari satu hari penggunaan normal, bahkan masih dapat digunakan untuk panggilan telepon saat baterai tersisa satu persen. Yang menarik, realme juga menyematkan teknologi 7-Year Battery Health yang diklaim menjaga kesehatan baterai tetap di atas 80 persen setelah tujuh tahun penggunaan. Di sektor performa, realme C100 menggunakan chipset MediaTek Helio G92 Max yang dipadukan dengan teknologi Flux Engine untuk menjaga stabilitas multitasking dan ...

Xbox Mode, Upaya Microsoft Gabungkan PC dan Konsol

Microsoft resmi memulai rollout fitur baru “Xbox Mode” untuk Windows 11, sebuah langkah yang secara strategis mengarah pada penyatuan pengalaman gaming antara PC dan konsol. Fitur ini dirancang untuk menghadirkan antarmuka yang lebih ringan, responsif, dan berorientasi pada kontroler, mendekati pengalaman khas Xbox. Secara fungsional, Xbox Mode mengubah Windows 11 menjadi lingkungan gaming yang lebih fokus. Antarmuka dipangkas dari elemen-elemen desktop tradisional yang sering menjadi distraksi, lalu digantikan dengan tampilan yang menonjolkan library game, judul terakhir dimainkan, serta akses cepat ke katalog Xbox Game Pass. Ini bukan sekadar kosmetik, tetapi upaya nyata untuk mengurangi friction saat berpindah dari kerja ke bermain. Namun, langkah ini juga mengungkap masalah lama Windows sebagai platform gaming. Selama ini, Windows dikenal fleksibel tetapi tidak pernah benar-benar optimal untuk pengalaman plug-and-play seperti konsol. Xbox Mode bisa dilihat sebagai pengakuan implisi...

Asus ExpertBook Ultra, Standar Baru Laptop Bisnis Terbaik di Era AI

Transformasi industri komputasi dalam dua tahun terakhir telah mengubah definisi laptop bisnis premium secara drastis. Jika sebelumnya kategori ini hanya berfokus pada desain tipis, daya tahan baterai, dan performa multitasking standar, kini perusahaan membutuhkan perangkat yang mampu menangani beban kerja berbasis AI, pemrosesan data lokal, keamanan enterprise modern, hingga kolaborasi hybrid dengan efisiensi tinggi.  Era AI-first computing membuat laptop bukan lagi sekadar alat kerja, melainkan node komputasi cerdas yang harus mampu menjalankan inferensi AI secara real-time tanpa bergantung penuh pada cloud. Di tengah perubahan tersebut, Asus menghadirkan Asus ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis flagship yang dirancang untuk menjawab kebutuhan komputasi generasi baru. Perangkat ini tidak sekadar menawarkan spesifikasi tinggi, tetapi mengadopsi pendekatan arsitektur heterogen modern yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu platform komputasi adaptif.  Pendekatan...

Produsen Motherboard Ganti Haluan. Tinggalkan Rakitan, Beralih ke Server

Pasar PC enthusiast mulai terkena dampak langsung dari ledakan industri AI. Bukan hanya harga GPU yang terus naik, kini motherboard juga mulai mengalami penurunan penjualan tajam karena produsen komponen lebih memilih mengejar margin besar dari bisnis server AI dibanding pasar konsumen tradisional. Laporan Tom’s Hardware menyebutkan bahwa lonjakan permintaan infrastruktur AI telah memicu kelangkaan komponen penting seperti DRAM, NAND flash, hingga prosesor desktop. Situasi ini diperparah oleh langkah Nvidia, Intel, dan AMD yang mengalihkan sebagian kapasitas produksi mereka untuk memenuhi permintaan chip AI dan server datacenter yang jauh lebih menguntungkan. Akibatnya, harga komponen PC terus meningkat dalam enam bulan terakhir. RAM dan SSD menjadi sektor yang paling terdampak, sementara prosesor desktop kelas enthusiast juga mulai mengalami tekanan suplai. Banyak pengguna akhirnya menunda upgrade PC karena biaya rakitan baru semakin tidak masuk akal. Dampaknya mulai terasa pada produ...