Langsung ke konten utama

Meizu Segera Jual Smartphone Flagship Snapdragon 845

Hiruk pikuknya industri smartphone di Indonesia seakan meninggalkan salah satu pemain yang sebenarnya sudah cukup lama bersaing di pasaran perponselan Indonesia. Ya, sejak menghadirkan smartphone seri M6 mereka di kisaran April 2018 lalu, produsen asal negeri Tiongkok tersebut tampak nyaris tak terlihat aktivitasnya. Khususnya dalam merilis seri produk terbaru untuk pengguna setianya.

Ternyata, Meizu bukan sedang bersiap meninggalkan pasar Indonesia karena kalah bersaing oleh kompetitor mereka sesama C-brand. Mereka tengah melakukan perombakan dan efisiensi struktur internal untuk dapat semakin fokus menggarap pasar Indonesia. Dan benar saja, setelah proses berbenah selesai dan kini mereka berada di bawah bendera Meizu Global, mereka lansung hadir dengan gebrakan luar biasa.


Tak hanya satu produk smartphone yang disiapkan, melainkan ada tiga model dan kesemuanya dibidik untuk segmen generasi muda, sesuai tagline yang mereka usung yakni Quality for Young. Dan yang paling menarik adalah varian Meizu 16th, yang merupakan smartphone flagship berbasis prosesor terkuat saat ini yakni Qualcomm Snapdragon 845.
Seperti diketahui, tidak banyak produsen smartphone Android yang bermain di pasar tersebut. Sebut saja cuma Samsung dengan Galaxy S9 dan Note 9 andalannya, LG dengan G7+ ThinQ, Huawei dengan P20 Pro serta Oppo dengan FindX. Semuanya hadir dengan spesifikasi mumpuni, fitur berlimpah namun tentunya dengan harga yang wah.

Baca juga:


Mengusung pakem spesifikasi tinggi harga murah, Meizu menghadirkan flagship Snapdragon 845 unggulannya di harga yang relatif murah dibandingkan dengan brand-brand di atas, yakni hanya Rp7,999 juta saja. Langkah ini cukup berani, mengingat di segmen flagship “murah-meriah” tersebut sudah ada Asus Zenfone 5z dan Xiaomi Pocophone Poco F1 yang sedang asik gebuk-gebukan.

Ya, Snapdragon 845 Meizu di harga tersebut hadir dengan 8GB RAM dan 128GB. Padahal Zenfone 5z milik Asus hadir dengan Snapdragon 845 8GBRAM dan 256GB storage di harga hanya Rp7,799 juta. Sementara Pocophone Poco F1 dengan RAM 6GB dan 128GB storage dijual di harga yang tak sampai Rp5 juta yakni Rp4,999 juta. Lalu, apa yang membuat Meizu pede dengan 16th andalannya selain dengan masa garansi yang ekstra panjang mencapai 2 tahun?

Mengusung layar Super AMOLED, smartphone 6 inci Full HD dengan bezel tipis 1,43 mm ini punya screen to body ratio mencapai 89,57%. Smartphone ini juga dilengkapi super linear speaker untuk memberikan kepuasan dalam menghasilkan suara yang jernih dan maksimal.


Untuk kebutuhan fotografi, terpasang kamera ganda Sony IMX 380 dan IMX 350 berukuran 12 MP dan 20 MP. Menjanjikan kualitas gambar yang memuaskan meski di kondisi low light. Sementara untuk selfie tersedia kamera 20 MP. Intinya, Meizu 16th digadang-gadang sebagai ponsel dengan kamera terbaik yang dibanderol dengan harga yang ekonomis. Benarkah? Mari kita lihat saat smartphone ini mulai dijual resmi di pasaran Indonesia pada kisaran November mendatang.

Postingan Populer

Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Tinggalkan Nama "Pro"

Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sekaligus meninggalkan label "Pro" yang biasa disematkan pada varian tertinggi chipset-nya. Kedua chipset diproduksi menggunakan proses litografi 2nm milik TSMC dan dibekali sederet peningkatan signifikan. Pada klaster CPU, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengusung dua core Prime custom Oryon berkecepatan 5,00GHz dan enam core Performance hingga 4,00GHz, didukung 16MB Oryon Flex Cache. Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip ini menghadirkan peningkatan performa CPU 13 persen dengan efisiensi daya 37 persen lebih baik, serta lonjakan performa GPU 44 persen dengan efisiensi 40 persen lebih baik. Di sisi NPU, performa meningkat 35 persen dengan efisiensi AI per-watt 33 persen lebih baik. Hexagon NPU dirombak dengan Element Accelerator baru, dilengkapi Hexagon Direct Link serta Micro Tile Inferencing. Kapasitas memori bersama yang 50 persen lebih besar memungkinkan chip ini menjalan...

Apple Klaim Perangkatnya Kini Mampu Jalankan Model AI Raksasa Secara Lokal

Apple mengungkap bahwa memori yang lebih cepat serta dua unit Neural Engine pada perangkat terbarunya secara signifikan meningkatkan kemampuan menjalankan model AI berukuran besar secara lokal, tanpa bergantung pada layanan cloud. Dalam sebuah slide presentasi bertema "Enabling a Full Range of Local AI Inference," Apple memetakan kemampuan lini produknya, mulai dari iPhone dan iPad hingga Mac Studio, berdasarkan kapasitas memori, bandwidth, dan jumlah parameter aktif model AI yang bisa dijalankan.  iPhone dan iPad dengan 16GB unified memory disebut mampu menjalankan model dengan 14 miliar parameter aktif, meski bandwidth memori yang diklaim Apple, 76GB/s, sudah dilampaui chip A20 Pro yang mencapai 115,2GB/s. MacBook Air dan Mac mini, dengan memori hingga 64GB dan bandwidth hingga 307GB/s, sanggup menjalankan model hingga 70 miliar parameter. MacBook Pro kelas atas berbekal 128GB unified memory dapat menangani model 120 miliar parameter, setara laptop RTX Spark dengan kapasita...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Core i9-14900K Kembali Bermasalah, Pengguna Klaim Sudah Ganti CPU Empat Kali

Masalah stabilitas yang menghantui prosesor Intel Core i9-14900K tampaknya belum sepenuhnya berakhir. Meski Intel telah merilis pembaruan microcode melalui BIOS untuk mengatasi persoalan degradasi dan ketidakstabilan pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14, seorang pengguna Reddit mengklaim telah mengganti Core i9-14900K miliknya hingga tiga kali dan kini menghadapi gejala serupa pada unit pengganti keempat. Pengguna dengan akun u/unvac tersebut menjalankan sistem dengan konfigurasi kelas atas, termasuk GeForce RTX 5090 dan RAM DDR5-6000 CL28 berkapasitas 64GB. Ia juga mengaku telah memperbarui BIOS motherboard serta menggunakan pengaturan default Intel, termasuk menonaktifkan opsi “Enforce All Limits”.  Sayangnya, sistem kembali mengalami Blue Screen of Death (BSOD) dengan kode 0xC0000005, salah satu error yang sebelumnya dikaitkan dengan masalah stabilitas CPU Intel generasi tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian karena BIOS dan microcode terbaru seharusnya membantu mengurangi ri...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...