Langsung ke konten utama

Oppo A83 "Tersedia" di Pasaran Indonesia

Oppo Indonesia memang belum merilis secara resmi seri A83 di pasaran Indonesia. Namun di JD.id, ternyata produk tersebut sudah mulai dipajang. Padahal, JD.id selalu mengampanyekan bahwa mereka selalu menjual barang asli dan "Dijamin Ori" di situsnya. Lalu, apakah produk tersebut barang selundupan?

Tentunya tidak. Di JD.id, Oppo A38 dipasarkan di harga Rp3 juta, kurang lebih sama dengan harga produk tersebut saat dirilis secara global akhir 2017 lalu. Dan kini, penggemar perangkat Oppo di Indonesia sudah bisa melakukan pre-order terhadap smartphone tersebut, sampai 8 Februari mendatang.


Yang menarik, Oppo A83 tersebut sudah dilengkapi dengan fitur keamanan kekinian. Tak sekadar fingerprint sensor, tetapi sudah mengadopsi pula face unlock. Cara penggunaannya serupa dengan FaceID pada Apple iPhone X yang sangat canggih.
Dikabarkan, fitur face unlock tersebut mampu mengidentifikasi hingga 128 komponen wajah sehingga mampu membuka kunci smartphone dalam hitungan 0,18 detik. Jauh lebih cepat dibanding OnePlus 5T yang butuh waktu 5 detik untuk membuka kunci smartphone dengan wajah.

Baca juga:
Tak hanya face unlock yang menjadi fitur kekinian Oppo A83. Layar bezel-less dengan aspek rasio 18:9 yang saat ini sedang hits juga tersedia. Layarnya sendiri berukuran 5,7 inci dengan resolusi HD Plus (720 x 1440 pixel).


Tetap setia dengan Mediatek, Oppo memanfaatkan CPU octa-core Helio P23 di dalam smartphone dengan RAM 3GB dan storage 32GB tersebut. Prosesor tersebut punya kinerja relatif lebih mumpuni dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon 625 dan sama seperti yang Oppo gunakan pula di F5, smartphone andalannya saat ini.

Sayangnya, belum ada informasi kapan produk tersebut tersedia bagi pengguna yang sudah melakukan pre-order. Sangat menarik ditunggu kehadirannya.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Baru. Sangat Kencang dan Sangat Mahal?

Qualcomm tampaknya mulai menerapkan strategi segmentasi baru untuk chipset flagship mereka. Bocoran terbaru menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro akan hadir dalam dua varian berbeda untuk segmen yang berbeda. Strategi ini merupakan sebuah langkah yang menunjukkan bahwa pasar smartphone premium kini semakin terpecah berdasarkan kelas harga dan kemampuan AI. Menurut informasi yang beredar, Qualcomm menyiapkan versi dengan dukungan LPDDR5X dan varian yang lebih mahal dengan LPDDR6. Keduanya dikabarkan menggunakan konfigurasi CPU yang sama, sehingga perbedaan utamanya terletak pada bandwidth memori dan kemampuan platform. Varian LPDDR6 juga disebut akan mendukung UFS 5.0, memberikan akses terhadap kecepatan penyimpanan yang lebih tinggi untuk kebutuhan AI dan pemrosesan data yang lebih berat. Strategi ini mencerminkan perubahan pasar smartphone flagship yang semakin mahal. Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro diperkirakan diproduksi menggunakan proses 2nm TSMC yang menjanjikan pening...

Laptop AMD Ryzen 5 220 Kalahkan Macbook Neo

AMD kembali menyerang Apple melalui kampanye pemasaran terbarunya dengan menyoroti keterbatasan kemampuan gaming pada MacBook Neo. Dalam materi promosi bertajuk Unleash Your Potential with Ryzen AI Processors, AMD mengklaim laptop terbaru Apple tersebut hanya mampu menjalankan lima dari 20 game PC populer secara native. Sebaliknya, sebuah laptop Windows berbasis Ryzen 5 220 disebut mampu menjalankan seluruh judul yang diuji.  AMD menggunakan perbandingan tersebut untuk menegaskan bahwa ekosistem Windows masih menjadi platform utama bagi gamer PC, sementara Apple masih menghadapi keterbatasan kompatibilitas game yang cukup besar. Daftar game yang ditampilkan mencakup sejumlah judul modern seperti Elden Ring Nightreign, Battlefield 6, Dune Awakening, Borderlands 4, hingga Kingdom Come Deliverance 2. Meskipun tidak semuanya merupakan game paling populer di pasar, daftar tersebut menunjukkan bahwa dukungan native game AAA pada macOS masih jauh tertinggal dibandingkan Windows. Di sisi l...

Kapan Harga RAM dan SSD Turun ke Harga 2025? Mungkin Setelah 2030

Lenovo memperkirakan lonjakan harga memori tidak lagi menjadi masalah sementara, melainkan kondisi baru yang harus diterima industri teknologi dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan itu memperingatkan bahwa harga DRAM dan NAND kemungkinan tidak akan kembali ke level awal 2025. Tentunya ini merupakan sebuah kabar buruk bagi konsumen yang berharap harga SSD dan RAM kembali terjangkau. Dalam presentasi di ISC 2026, Lenovo menunjukkan bahwa kenaikan harga memori mulai terjadi pada akhir 2025 dan terus berlanjut hingga saat ini. Permintaan besar dari industri AI telah mengubah pasar memori secara drastis. DRAM dan NAND yang sebelumnya dianggap komoditas biasa kini menjadi komponen strategis yang diperebutkan pusat data AI, sehingga pasokan untuk pasar konsumen semakin tertekan. Produsen memori seperti Micron, Samsung, dan SK Hynix juga mengakui bahwa permintaan saat ini sulit dipenuhi. Bahkan pelanggan besar sekalipun tidak lagi dijamin mendapatkan pasokan sesuai kebutuhan. Situasi ters...