Microsoft berpotensi mendapatkan “kemenangan teknis” yang cukup mengejutkan di generasi konsol saat ini. Rumor mengenai dukungan AMD FSR 4.1 untuk GPU RDNA 2 disebut bisa membuat Xbox Series X tampil lebih unggul dibanding PlayStation 5 standar, terutama dalam kualitas upscaling dan efisiensi implementasi.
Analisis terbaru dari kanal Moore’s Law Is Dead menyoroti bahwa Xbox Series X memiliki performa INT8 sekitar 48,6 TOPS, jauh di atas PlayStation 5 standar yang berada di kisaran 20,6 TOPS dengan fallback FP16. Angka tersebut memang masih tertinggal sangat jauh dari PlayStation 5 Pro yang membawa performa AI hingga 300 TOPS melalui teknologi PSSR, tetapi tetap memberi Xbox Series X ruang cukup besar untuk menjalankan FSR 4.1 dengan kualitas lebih tinggi.
Secara teknis, FSR 4.1 menjadi penting karena teknologi ini bukan sekadar upscaler tradisional. AMD mulai mengandalkan pendekatan machine learning yang lebih agresif untuk meningkatkan kualitas gambar, stabilitas frame, dan rekonstruksi detail. Artinya, kemampuan komputasi AI pada hardware mulai berpengaruh langsung terhadap kualitas visual akhir.
Yang menarik, keunggulan Xbox kemungkinan bukan hanya berasal dari hardware, tetapi juga software ecosystem. SDK Xbox disebut sudah memiliki integrasi plugin FSR 3 dan versi lebih baru, sementara toolkit PlayStation dikabarkan masih tertinggal di FSR 2.2. Jika benar, developer bisa mengimplementasikan FSR 4.1 jauh lebih cepat di Xbox dibanding PS5 standar.
Situasi ini memperlihatkan pergeseran menarik dalam perang konsol modern. Selama beberapa tahun terakhir, perbedaan visual antara game multiplatform di Xbox Series X dan PS5 nyaris tidak signifikan. Namun di era AI upscaling, kekuatan hardware AI dan fleksibilitas SDK mulai menjadi faktor pembeda nyata.
Meski demikian, Sony masih memiliki kartu kuat lewat PSSR di PlayStation 5 Pro. Masalahnya, konsumen PS5 standar berpotensi tertinggal jika Sony terus memfokuskan inovasi upscale hanya pada model Pro.


