AMD akhirnya membuat keputusan yang terasa terlalu tegas. Pemilik GPU Radeon RX 6000 Series dan Radeon RX 7000 Series secara efektif ditinggalkan dari FSR 4 dan FSR 4.1. Padahal, FSR bukan sekadar fitur kosmetik, ia adalah lompatan penting dalam kualitas upscaling berbasis AI.
FSR 4 membawa peningkatan nyata yakni rekonstruksi gambar lebih stabil, edge lebih bersih, dan scaling performa yang akhirnya kompetitif. Namun semua itu “dikunci” untuk GPU Radeon RX 9000 Series berbasis RDNA 4, dengan dalih kebutuhan arsitektur baru dan dukungan FP8. Secara teknis masuk akal, tapi terasa terlalu nyaman sebagai alasan.
Masalahnya, RDNA 2 dan RDNA 3 bukan perangkat usang. Dukungan INT8 yang mereka miliki masih relevan untuk banyak workload AI ringan. Ini membuat keputusan AMD terlihat bukan murni batasan teknis, melainkan strategi segmentasi produk yang agresif, atau lebih tepat, dorongan upgrade yang dipaksakan.
Bandingkan dengan Nvidia. Mereka memang membatasi fitur seperti frame generation di arsitektur terbaru, tetapi tetap menjaga kompatibilitas dasar DLSS 4 untuk GPU lama seperti RTX 20 dan 30 series. Artinya, pengguna lama masih mendapat nilai tambah, bukan sekadar ditinggalkan.
Pendekatan AMD justru kebalikannya. Fitur inti ikut dikunci. Ini menciptakan kesan bahwa investasi pengguna di generasi sebelumnya cepat sekali “kedaluwarsa”. Dalam industri GPU yang siklus upgradenya mahal, itu bukan sinyal yang sehat.
Lebih ironis lagi, solusi tidak resmi seperti OptiScaler mulai menunjukkan bahwa batasan tersebut tidak sepenuhnya absolut. Ketika komunitas bisa “membuka” sebagian fungsi yang diklaim tidak kompatibel, narasi keterbatasan hardware mulai terlihat retak.
FSR 4 seharusnya menjadi momentum AMD untuk memperkuat ekosistem Radeon. Namun dengan strategi ini, yang muncul justru kebalikannya. Teknologi bagus, tapi distribusinya eksklusif secara artifisial. Dan di pasar yang semakin kompetitif, keputusan seperti ini berisiko menggerus kepercayaan pengguna lama. Aset yang jauh lebih sulit dipulihkan daripada sekadar menjual GPU baru.


