Langsung ke konten utama

Advan AI Gen, Laptop AI Murah dengan AMD Ryzen 8000 Series

Setelah beberapa waktu vakum tidak menghadirkan model laptop terbaru, Advan Kembali menggemparkan pasar industry laptop di tanah air. Ya, produsen teknologi local tersebut meluncurkan Advan AI Gen.

Advan AI Gen Ini adalah laptop terbaru dari Advan yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam merambah era kecerdasan buatan (AI) yang sedang marak saat ini.

Sebagai informasi, dalam era AI, kehadiran Neural Processing Unit (NPU) sangat vital dalam sebuah perangkat. NPU, sebagai komponen spesialis dalam prosesor, dirancang khusus untuk menangani berbagai tugas AI secara efisien.



Sebagai "otak" dari perangkat AI, NPU berfungsi menjalankan berbagai operasi matematika yang penting dalam pemrosesan data, pengenalan pola, dan pembelajaran mesin. Karena itu, Advan AI Gen juga dilengkapi dengan NPU yang tidak bisa dianggap enteng.

Salah satu indikator penting untuk menilai kinerja NPU adalah performa dalam satuan Tera Operations Per Second (TOPS). TOPS mengukur seberapa cepat NPU dapat menjalankan operasi matematika dalam satu detik. Advan AI Gen ditenagai oleh prosesor Ryzen 7 terbaru yang sudah memiliki NPU di dalamnya.

Perlu diketahui, prosesor buatan AMD ini telah dilengkapi dengan NPU, CPU, dan GPU, dengan total performa masing-masing sebesar 38 TOPS dan 32 TOPS, yang merupakan salah satu yang tercepat saat ini.

Dengan kombinasi NPU yang kuat dan jumlah TOPS yang tinggi pada perangkat seperti Advan AI Gen, pengguna dapat menjalankan aplikasi AI dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini membuka peluang untuk pengalaman pengguna yang lebih lancar dan responsif dalam berbagai situasi.

Untuk menopang performa, Advan AI Gen diperkuat prosesor AMD Ryzen 7 8845HS, yang di dalamnya sudah terintegrasi teknologi AI tadi. Dukungan lainnya adalah RAM 16GB dan layar IPS FHD yang menjamin kualitas visual yang lebih baik.

Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki Advan AI Gen, laptop ini sudah tersedia sejak 15 Mei 2024 melalui Shopee. Menariknya, Advan menawarkan laptop dengan kemampuan AI ini seharga Rp 9.999.000 dari harga normal Rp 11.499.000. Bahkan harga laptop AI ini bisa lebih murah jika beli di online store seperti Tokopedia ataupun Shopee.

Postingan Populer

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

2026, Kelelahan Digital Mulai Terasa. Pengguna Media Sosial Turun

Aktivitas media sosial di Inggris mulai menunjukkan gejala “kelelahan digital”. Laporan terbaru dari Ofcom mengungkap penurunan tajam dalam partisipasi aktif pengguna, sekaligus meningkatnya kehati-hatian dalam berinteraksi online. Ini merupakan sebuah sinyal bahwa relasi manusia dengan platform digital mulai berubah secara fundamental. Secara angka, persepsi positif terhadap internet ikut terkoreksi. Hanya 59% responden yang masih merasa manfaat online lebih besar daripada risikonya, turun drastis dari 72% tahun lalu. Meski penetrasi tetap tinggi, 9 dari 10 pengguna dewasa masih aktif di platform seperti WhatsApp, cara mereka menggunakan media sosial kini jauh lebih pasif. Perubahan paling mencolok ada pada perilaku berbagi. Hanya sekitar separuh pengguna yang masih aktif memposting, berkomentar, atau berbagi konten, turun dari 61% pada 2024. Bahkan eksplorasi situs baru ikut menurun signifikan. Ini menunjukkan internet tidak lagi menjadi ruang eksplorasi bebas, melainkan lingkungan y...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...