Langsung ke konten utama

Asus Zenbook DUO UX8406 Sudah Bisa Dipesan

Laptop terbaik Asus yang menggunakan dua layar sentuh berpanel Lumina OLED 3K 120Hz, siap meluncur di Indonesia. Inilah laptop revolusioner yang diciptakan Asus untuk meningkatkan produktivitas penggunanya.

Untuk menopang produktivitas, Zenbook DUO UX8406 ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra 7 155H terbaru yang dilengkapi dengan Intel® AI Boost NPU dan grafis Intel® Arc™ berkemampuan tinggi. Artinya, laptop ini juga menjadi laptop Asus yang sudah siap mengerjakan tugas-tugas berbasis AI.

Zenbook DUO UX8406 juga adalah laptop Intel® Evo™ Edition, yang artinya laptop ini memenuhi standar tertinggi untuk laptop premium.



Seperti diketahui, Asus adalah satu-satunya merek laptop yang berhasil menghadirkan laptop dengan dua layar. Setelah sukses dengan ScreenPad™ dan ScreenPad™ Plus yang dapat mempercepat kerja pengguna laptop, produsen asal Taiwan tersebut membawa inovasi layar ganda yang lebih baik di laptop barunya.

Zenbook DUO UX8406 hadir dengan dua layar penuh berukuran 14 inci, dengan teknologi Asus Lumina OLED 3K (2880x1800) 120Hz yang memberikan kualitas gambar terbaik dengan kecerahan hingga 500-nits, rasio layar 16:10 untuk ruang kerja lebih luas, dan bezel tipis dengan screen-to-body ratio 91%.

Kedua layar Zenbook DUO UX8406 juga mendukung fitur sentuh dan kompatibel dengan stylus Asus Pen 2.0 yang sudah termasuk dalam paket penjualan.

Zenbook DUO UX8406 juga dirancang untuk produktivitas maksimal dengan fleksibilitas tinggi dalam penggunaannya. Laptop terbaik ini dapat digunakan dalam lima mode penggunaan, yaitu Laptop Mode, Laptop Mode + Virtual Keyboard, Dual Screen Mode + Keyboard, Desktop Mode, dan Sharing Mode. Semua mode ini memberikan kebebasan dan kenyamanan bagi pengguna laptop ini.

Asus juga menyediakan ScreenExpert, yaitu sistem perangkat lunak yang intuitif untuk memudahkan pengguna Zenbook DUO UX8406. Dengan ScreenExpert, pengguna dapat menggunakan berbagai gerakan untuk menampilkan keyboard virtual, mengubah mode layar, atau menjalankan banyak aplikasi dengan satu sentuhan.

ScreenExpert juga memungkinkan pengguna Zenbook DUO UX8406 untuk mengatur posisi tampilan setiap aplikasi dengan mudah. Semua ini dapat dilakukan tanpa bantuan mouse atau touchpad.

Dengan ketebalan hanya 14,6 mm dan berat 1,35kg, Zenbook DUO UX8406 menawarkan berbagai port I/O modern, seperti dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, dan jack audio 3.5 mm. Semua port ini membuat Zenbook DUO UX8406 menjadi laptop yang praktis dan mudah digunakan, tanpa perlu dongle tambahan.

Performa Maksimal Zenbook DUO UX8406 adalah laptop dua layar Intel® Evo™ Edition yang menggunakan prosesor berkekuatan AI, Intel® Core™ Ultra 7 155H terbaru. Prosesor Intel® Core™ Ultra dilengkapi dengan NPU atau Neural Processing Unit yang khusus untuk memproses aplikasi yang menggunakan AI.

Tertarik, laptop ini sudah bisa dipesan di website resmi Asus Indonesia dan nantinya di Official Store Asus di Blibli pada 1 Maret mendatang.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

RTX 5050 Mundur, Nvidia Produksi Lagi RTX 3060?

Nvidia kembali memantik diskusi panas di segmen entry-level GPU setelah rumor terbaru menyebut peluncuran GeForce RTX 5050 varian 9GB ditunda hingga akhir Juni 2026. Penundaan ini menciptakan kekosongan di pasar GPU murah, segmen yang justru paling sensitif terhadap harga. Dikabarkan, penundaan tersebut memaksa Nvidia mengambil langkah yang terasa seperti mundur yakni menghidupkan kembali GeForce RTX 3060 12GB sebagai solusi sementara. Secara strategi, langkah ini sulit untuk tidak dikritisi. RTX 5050 9GB sejatinya diposisikan sebagai jawaban atas keterbatasan VRAM 8GB yang semakin terasa di game modern. Banyak judul terbaru kini menuntut kapasitas memori lebih besar, bahkan untuk setting menengah. Dalam konteks ini, konfigurasi 9GB memang terdengar “aneh”, tetapi tetap lebih relevan dibandingkan 8GB yang mulai menjadi bottleneck nyata. Namun, keputusan menunda produk tersebut justru membuka celah yang cukup besar. Nvidia seperti tidak memiliki opsi lain selain mengandalkan arsitektur ...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...

Axioo Pongo Versi AMD Resmi Beredar di Indonesia

Axioo resmi meluncurkan lini terbaru Axioo Pongo AMD Series yang terdiri dari Axioo Pongo 755 AMD dan Axioo Pongo 765 AMD. Dibanderol mulai Rp19 jutaan, seri ini menyasar gamer dan kreator konten yang membutuhkan performa tinggi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan segmen flagship. Kedua model mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 255 yang dipadukan dengan GPU RTX 5050 (Pongo 755) dan RTX 5060 (Pongo 765) dengan TGP hingga 115W.  Secara spesifikasi, kombinasi ini cukup menjanjikan untuk gaming modern dan kebutuhan produktivitas seperti editing atau rendering ringan, meski performa riil tetap sangat bergantung pada optimasi sistem dan pendinginan. Axioo juga membekali perangkat ini dengan RAM DDR5 dan storage PCIe Gen 4, memberikan fondasi yang relevan untuk kebutuhan saat ini. Dukungan upgrade menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin memperpanjang masa pakai perangkat tanpa harus mengganti unit secara keseluruhan. Di sisi visual, layar 16 inci FHD+ dengan rasio 16:...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...