Langsung ke konten utama

Warnet Gratis Bisa Main Sepuasnya di ROG Experience Zone PIK

Ingin mencoba laptop gaming No.1 di Indonesia? Sekarang Anda bisa mencoba berbagai laptop gaming ROG sepuasnya di ROG Exclusive Store PIK. Melalui program 'ROG Experience Zone,' semua orang kini bisa menggunakan laptop ROG yang tersedia di ROG Exclusive Store PIK untuk berbagai aktivitas, mulai dari bermain game, mengerjakan tugas, membuat konten, hingga melatih AI.

ROG Experience Zone merupakan program sekaligus inisiasi dari Asus Indonesia dengan tujuan memperkenalkan laptop gaming ROG lebih jauh. Tidak hanya kepada para gamers, tetapi juga mereka yang tidak atau jarang bermain game namun membutuhkan laptop dengan performa terbaik. 

ROG Experience Zone juga bertujuan memperkenalkan bahwa laptop gaming ROG tidak hanya andal untuk bermain game. Berkat berbagai fitur canggih yang diusungnya, laptop gaming ROG juga dapat diandalkan untuk semua aktivitas mulai dari bekerja, membuat konten digital, membuat model 3D hingga melatih model AI serta menganalisa data.



Laptop ROG tidak hanya sekadar powerful, tetapi juga mampu menampilkan kualitas visual terbaik melalui layar ROG Nebula, memiliki sistem pendinginan terbaik melalui ROG Intelligent Cooling, serta hadir dengan berbagai form-factor sehingga dapat memenuhi berbagai jenis kebutuhan penggunanya. Lewat program ROG Experience Zone, semua orang bisa mencoba beragam fitur-fitur eksklusif yang hanya ada di laptop gaming ROG sekaligus merasakan langsung manfaatnya.

Untuk mendukung penggunaan laptop Asus ROG dan Asus TUF di ROG Exclusive Store, tim ROG telah menyiapkan Sistem Operasi Windows 11 dan Microsoft Office yang sudah terinstal di dalam unit yang tersedia. 

Sementara untuk gaming, tim ROG juga telah menyiapkan game-game ternama untuk bisa dimainkan mulai dari Valorant, Counter Strike 2, APEX LEGENDS, DOTA 2, hingga Genshin Impact. Hal ini disediakan agar para pengunjung dapat langsung memainkan game seru di ROG Exclusive Store, tanpa harus menunggu lama untuk mengunduh game-game seru ini.

Baca juga:


Program ROG Experience Zone akan digelar mulai tanggal 1 November 2023. Untuk mengikuti program ini, cukup reservasi waktu penggunaan di https://rogcommunity.id/rog-experience-zone. Setelah itu, silakan datang ke ROG Exclusive Store - PIK 2 Jakarta pada waktu yang telah dipilih dan Anda bisa langsung mencoba menggunakan laptop gaming No.1 di dunia.

Ayo bergabung di ROG Community Indonesia
ROG Community Indonesia sendiri merupakan salah satu komunitas gaming terbesar di Indonesia dengan lebih dari 55.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. ROG Community hadir sebagai jembatan antara gamers sekaligus pengguna dan penggemar produk ROG dengan #TeamROG. Dengan misi menghadirkan komunitas gaming yang sehat, Asus ROG Indonesia juga akan menggelar berbagai kegiatan ROG Community lainnya di seluruh Indonesia.

Mau ikut acara-acara ROG Community berikutnya? Segera bergabung dengan ROG Community Indonesia di https://rogcommunity.id.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...