Langsung ke konten utama

Spesifikasi Axioo Pongo Studio, Laptop Gaming untuk Content Creator

Axioo, merek lokal Indonesia yang telah mencuri perhatian di pasar laptop gaming dengan seri Pongo 760 dan Pongo 960, kini menghadirkan laptop gaming canggih baru, Axioo Pongo Studio.

Laptop ini tidak hanya membidik para gamer, tetapi juga para content creator. Pongo Studio menampilkan desain minimalis dengan casing hitam yang elegan, dihiasi logo Pongo berwarna merah pada LID cover-nya.

Performa laptop ini memikat dengan menggandeng prosesor Intel Core i9-13900H yang mengandalkan arsitektur Core 13th gen Rocket Lake, didukung oleh RAM 32GB DDR5. Tidak hanya itu, grafisnya sangat kompeten berkat GPU Nvidia GeForce RTX 4070. 



Untuk melengkapi, layar 16 inci dengan resolusi WQXGA dan refresh rate 240Hz menjadikan pengalaman gaming dan kreasi konten lebih lancar.

Layar Axioo Pongo Studio adalah salah satu fitur unggulan dengan panel IPS berukuran 16 inci. Layar ini memiliki resolusi WQXGA 2560 x 1600 piksel dan kecerahan 500 nits. Panel ini juga mampu menyajikan warna yang kaya dengan 100% sRGB color gamut, serta refresh rate 240Hz untuk animasi game yang halus.

Kinerja laptop ini menjadi sorotan, didukung oleh prosesor Intel Core i9-13900H generasi Raptor Lake yang kuat, RAM 32GB DDR5, dan dua slot SODIMM untuk meningkatkan kapasitas hingga 64GB. Pongo Studio juga menawarkan solusi pendinginan yang efisien dengan dua kipas, dua heatpipe, dan vapor chamber.

Sisi grafis laptop ini menggabungkan GPU Intel Iris Xe Graphics G7 dengan Nvidia GeForce RTX 4070. Selain itu, Axioo Pongo Studio dilengkapi dengan media penyimpanan SSD PCIe 4.0 x4 M.2 NVMe 1TB, dengan slot tambahan jika diperlukan. 

Baca juga:


Konektivitasnya cukup lengkap dengan Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, port Thunderbolt 4 USB-C, USB 3.2 Gen 1 dan Gen2, serta beragam port lainnya.

Dalam hal audio, laptop ini memiliki dua speaker yang mendukung HD audio dan Sound Blaster Studio, memberikan pengalaman audio yang mendalam. Terdapat juga webcam 2MP full HD 1080p dengan teknologi TNR, serta baterai 4-cell 73 Whrs Lithium-ion untuk mobilitas yang lebih baik.

Axioo Pongo Studio juga hadir dengan Windows 11 Home yang sudah terinstal, sehingga pengguna dapat langsung menggunakannya tanpa harus membeli lisensi atau menginstal sistem operasi tambahan.

Dengan Axioo Pongo Studio, Axioo kembali membuktikan diri sebagai pemain yang serius di pasar laptop gaming Indonesia, dengan laptop yang cocok untuk bermain game dan membuat konten.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...