Langsung ke konten utama

Axioo Siapkan MyBook Pro K, Laptop dengan Prosesor Intel Core

Lama tak terdengar gaungnya di pasaran Indonesia, Axioo salah satu dari brand laptop lokal akhirnya mengumumkan bahwa mereka masih eksis di industry komputasi mobile. Kabarnya, mereka akan segera merilis laptop Axioo dengan prosesor Intel Core series.

Adalah seri MyBook Pro K-series, laptop yang digadang-gadang akan menggunakan prosesor seri kencang dari Intel tersebut. Axioo mengklaim, laptop ini akan menjadi yang terbaik di kelasnya.


Dari sisi kinerja, disebutkan bahwa ia bisa memberikan performa terbaik untuk meningkatkan produktivitas bekerja. Dan yang menarik, akan ada berbagai varian kelas prosesor yang tersedia, sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Tak hanya itu, Axioo menyebutkan, mereka juga akan menghadirkan beberapa pilihan RAM dan storage. Selain pilihannya akan bermacam-macam, kapasitas RAM dan storage ini bisa ditingkatkan sendiri dengan mudah.


Jangan salah, storage yang dihadirkan sendiri disebut-sebut akan memakai SSD jenis NVMe, yang kecepatannya lebih tinggi dibandingkan dengan SSD biasa, dan tentunya storage harddisk atau HDD yang sangat lambat.

Menurut Axioo, produk eksklusif yang punya sudah memiliki TKDN+BMP sebesar 46,63% ini rencananya akan diperkenalkan secara resmi oleh Axioo dan Asaba kepada publik pada akhir Februari 2022 mendatang.

Ya, Axioo sendiri baru-baru ini menunjuk Asaba (Aneka Sakti Bakti) sebagai distributor resminya. Asaba juga ditunjuk sebagai distributor laptop Axioo seri komersial untuk menjangkau target pasar yang lebih luas.

"Kekuatan strategi penjualan dan distribusi PT. Asaba akan menambah ekosistem baru bagi PT. Tera data Indonusa untuk menjangkau pasar yang lebih luas Khusus-nya di bidang komersil dan pemerintahan,” sebut Michael Sugiarto, Direktur Utama PT Tera Data Indonusa, pemilik brand laptop Axioo.

Hal tersebut, Michael menambahkan, sejalan dengan Tujuan PT. Tera Data Indonusa untuk menghadirkan solusi dalam mendukung program Pengadaan laptop untuk lembaga pemerintahan dan komersil di Indonesia.


Baca juga:


Hadirnya produk laptop Axioo di jajaran produk yang didistribusikan oleh Asaba juga akan melengkapi varian produk dan merek yang sebelumnya telah didistribusikan oleh Asaba.

Asaba sendiri merupakan perusahaan dengan pengalaman lebih dari 48 tahun dan memiliki jalur bisnis yang tersebar dalam berbagai institusi lembaga pemerintah dan rekanan yang sukses di kota-kota besar di Indonesia.


“PT. Asaba selaku perusahaan distributor berpengalaman merasa bangga dan yakin siap mengambil kesempatan dan memanfaatkan jaringan yang luas untuk menambah jajaran solusi produk yang diberikan kepada pelanggan,” sebut Dionesius Setiabudi, Direktur Utama Asaba.

Tujuannya, sebut Dionesus, pihaknya ingin mendukung masyarakat Indonesia yang membutuhkan laptop berperforma terbaik yang dapat menunjang produktivitas mereka.

Menarik disimak seperti apa Axioo MyBook Pro K-series dan harganya nanti saat dipasarkan di Indonesia.

Postingan Populer

Pentium Lebih Bagus dari Core i3. Seberapa Jauh?

Anda sedang mencari-cari laptop? Bingung memilih yang mana karena anggaran terbatas? Mungkin artikel kali ini bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan. Khususnya saat Anda akan membeli laptop di kisaran harga Rp5-6 jutaan. Ya, dengan anggaran di bawah Rp6 juta, ada banyak pilihan laptop yang bisa Anda pilih. Laptop-laptop ini, khususnya laptop baru, bukan laptop bekas, tentunya menawarkan performa yang sudah sangat memadai untuk kebutuhan pekerjaan standar sehari-hari. Sebut saja, aplikasi office, browsing, meeting online ataupun multimedia sampai gaming sederhana bisa dilakukan. Pilihan merek dan spesifikasinya pun beragam. Namun ada fenomena menarik. Laptop di kisaran harga tersebut umumnya tersedia dengan dua pilihan prosesor. Intel Core i3-1005G1 ataupun Intel Pentium 7505. Memang ada juga model lain yang mengunakan prosesor AMD Ryzen 3-3250U misalnya. Namun kali ini, kita akan memberikan referensi, apakah Core i3 selalu lebih bagus daripada Pentium apalagi kalau harganya mirip-...

5 Situs Alternatif Google Translate

Google Translate mungkin sudah menjadi situs terjemahan paling populer dan banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, apakah Anda tahu bahwa ada situs terjemahan lain yang bisa menjadi alternatif dari Google Translate? Kalau Anda penasaran, beberapa situs terjemahan ini bahkan mungkin lebih akurat, cepat, dan mudah digunakan daripada Google Translate. Berikut ini adalah lima situs terjemahan alternatif dari Google Translate yang gratis bisa dipakai siapa saja. Apa saja? DeepL Translator DeepL Translator adalah situs terjemahan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan mesin pembelajaran (machine learning) untuk menghasilkan terjemahan yang lebih alami, lancar, dan sesuai dengan konteks. Situs ini dapat menerjemahkan 26 bahasa, termasuk bahasa Inggris, Indonesia, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, Belanda, Portugis, Rusia, Polandia, dan lain-lain. DeepL Translator juga memiliki fitur untuk menerjemahkan dokumen dalam format Word, PowerPoint, atau PDF tanpa men...

Perbandingan Intel Core 10th Gen vs 11th Gen

Intel akhirnya memperkenalkan prosesor generasi terbarunya yakni Intel Core generasi ke-11 yang disebut dengan TigerLake. Meski tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan prosesor mutakhir dari AMD yang sudah menggunakan metode fabrikasi 7 nanometer, namun prosesor 10 nanometer baru Intel tersebut menjanjikan lompatan performa yang lumayan. Ya, prosesor yang dibuat dengan teknologi yang disebut dengan SuperFin 10 nanometer tersebut menghadirkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan menghadirkan kenaikan performa hingga 20 persen. Yang menarik, Intel juga akhirnya menghadirkan upgrade signifikan pada chip grafisnya. GPU terintegrasi Intel HD, yang biasanya jadi bulan-bulanan, memang mendapatkan upgrade di seri 10th Gen lalu dengan Iris graphics. Tetapi tampak performanya belum terlalu memuaskan.  Semua berubah ketika TigerLake menyerang. Performa Iris Xe Graphics kini boleh diadu dengan grafis terdedikasi sekelas Nvidia GeForce MX350 sekalipun. Lumayan bukan? Kali ini kita akan...

AI Belum Mampu Mendorong Minat Beli iPhone

Apple tampaknya masih menghadapi tantangan besar dalam menjadikan kecerdasan buatan sebagai alasan utama konsumen membeli iPhone baru. Berdasarkan survei terbaru UBS Evidence Lab terhadap lebih dari 7.500 pengguna smartphone di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, China, dan Jepang, minat membeli iPhone memang meningkat di beberapa negara, tetapi justru melemah di China. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi Apple Intelligence belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap permintaan pasar, terutama di salah satu pasar smartphone terbesar di dunia. Data survei menunjukkan niat membeli iPhone dalam satu bulan ke depan meningkat menjadi 20 persen di Amerika Serikat, naik menjadi 6 persen di Inggris, 4 persen di Jerman, dan 1 persen di Jepang. Sebaliknya, di China angka tersebut turun menjadi hanya 15 persen.  UBS juga mencatat rata-rata usia iPhone yang digunakan konsumen masih mencapai 22,9 bulan, mengindikasikan bahwa banyak pengguna memilih mempertahankan perangkat lamanya karena...

AMD Hidupkan Kembali Ryzen Lama demi PC Murah

AMD kembali menghadirkan prosesor Ryzen generasi lama untuk segmen PC entry level di tengah melonjaknya harga komponen komputer. Perusahaan memperkenalkan kembali tiga prosesor lawas, yakni Ryzen 3 3100U, Ryzen 5 3501U, dan Ryzen 7 4700LE, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan produsen laptop dan desktop berbiaya rendah. Seluruh prosesor tersebut masih mengandalkan memori DDR4 yang saat ini jauh lebih terjangkau dibanding DDR5. Keputusan ini dinilai sebagai respons terhadap kondisi pasar yang semakin sulit akibat kenaikan harga RAM dan SSD. Permintaan memori dari industri AI membuat produsen DRAM lebih memprioritaskan produksi memori berkapasitas tinggi untuk pusat data dibanding pasar PC konsumen. Akibatnya, harga DDR5 terus meningkat sehingga produsen kembali melirik platform DDR4 sebagai solusi ekonomis bagi perangkat kelas bawah. Meski demikian, langkah AMD juga memunculkan kritik. Ryzen 3 3100U masih menggunakan arsitektur Zen+ 12 nm yang pertama kali diperkenalkan pada 2019 dan...