Langsung ke konten utama

Laptop Gaming Razer Resmi Beredar di Indonesia. Harga?

Razer, brand lifestyle terkemuka untuk para gamer, resmi menghadirkan jajaran laptop gaming Blade series pertama di pasar Indonesia. Laptop-laptop tersebut ada yang ditenagai oleh CPU generasi terbaru dari Intel® Core™ Generasi ke-13 dan AMD 7000 series.

Diperkenalkan di acara yang bertajuk Wield the Cutting Edge, jajaran laptop Razer Blade siap mengguncang pasar laptop Indonesia. Tak hanya menawarkan performa yang diklaim terbaik, tetapi Razer Blade series juga menawarkan desain laptop gaming yang elegan, mewah, dan berkarakter.

Acara ini dimulai dengan sambutan dari Razer HQ yang diwakili oleh Wenchuan Liu, VP Sales & Marketing Asia Pacific, Deddie Sionader, RAP Product Sales Manager, Adrian Lesmono, Consumer Business Lead Nvidia Indonesia, Donnie Brahmandika, Retail & Product Enablement Manager AMD Indonesia, dan Silvester Widyo Winarcahyo, Country Marketing Manager Intel Indonesia.



Dalam acara peluncuran perdananya ini, Razer juga sekaligus memperkenalkan PT. ECS Indo Jaya sebagai distributor resmi produk laptop Razer Blade di Indonesia.

Pada peluncuran laptop gaming Blade series perdananya di Indonesia, Razer menghadirkan beberapa tipe laptop yaitu Razer Blade 14 2022, Razer Blade 14 Quartz, Razer Blade 14 2023, Razer Blade 15 2022, Razer Blade 15 2023, Razer Blade 16, dan tipe flagship terbarunya yaitu Razer Blade 18.

Razer Blade 14 2022
Laptop Razer Blade 14 2022 merupakan sebuah laptop dengan ukuran minimalis berperforma tinggi yang dapat diandalkan untuk banyak kebutuhan dengan ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 9 6900HX, grafis GeForce RTX 3070 Ti, dan display QHD 165 Hz.

Laptop ini merupakan laptop yang sangat tipis dengan ketebalan hanya 16.98 mm dengan berat hanya 1.78Kg, menunjukan bahwa laptop ini sama sekali tak berkompromi untuk mengutamakan performa dan portabilitas. Laptop Razer Blade 14 2022 dijual dengan harga mulai dari Rp39.990.000 dengan beberapa warna yang hadir seperti Hitam, Putih dan Quartz (Pink).

Razer Blade 14 2023
Laptop Razer Blade 14 2023 merupakan sebuah laptop dengan ukuran compact namun berperforma tinggi yang dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Laptop ini sangat tipis dengan ketebalan hanya 17.99 mm dan berat 1.84 Kg saja serta sudah dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen AMD Ryzen™ 9 7940HS, grafik Nvidia® GeForce RTX™ 40 Series dan layar QHD+ 240Hz 16:10.

Dilengkapi dengan display baru yang memiliki tingkatan piksel lebih tinggi sebesar 125 piksel/inch, beresolusi QHD+ (2560 X 1600), refresh rate up to 240Hz QHD+, dan response time kurang dari 3ms makin membuat pengguna laptop ini bisa mendapatkan pengalaman bermain game yang smooth dan immersive.

Razer Blade 15 2022
Laptop Razer Blade 15 2022 merupakan laptop dengan Tagline Portable, Powerfull, & Perfection menjadikannya salah satu laptop gaming 15 inch paling superior dan powerful di pasar saat ini. Hadir dengan dukungan prosesor Intel® Core™ Generasi ke-12 (14-core) dan GPU laptop seri NVIDIA® GeForce RTX™ 30 laptop ini memiliki pilihan display Full HD 360Hz, QHD 240Hz (G-SYNC atau OLED), atau UHD 144Hz.

Spesifikasi tersebut membuat performanya tak tertandingi apalagi dikemas dalam sasis laptop gaming 15 inch yang tipis. Para pengguna dapat merasakan kecanggihan teknologi mutakhir Razer Blade 15 ini dengan prosesor Intel® Core™ i7 atau Core™ i9 untuk performa tak tertandingi, sehingga cocok untuk berbagai penggunaan mulai dari sekedar bekerja, kreasi konten, atau bahkan gaming.

Razer Blade 15 2023
Laptop Razer Blade 15 2023 ini merupakan laptop gaming portable yang kuat dan sempurna di pasar laptop gaming 15 inch. Ditenagai Prosesor Intel® Core™ i7 Generasi ke-13 terbaru, kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 40 series, dan layar QHD 240 Hz yang memukau,menghasilkan performa tak tertandingi yang dikemas dalam sasis laptop gaming 15 inch.

Meski memiliki sasis ringkas dengan ketebalan hanya 16.99 mm dan bobot 1.9 Kg laptop ini dilengkapi area pembuangan dengan coverage area yang makin lebar, terdapat pula dukungan dual fan terbaru serta vapor chamber solution agar thermal management di laptop ini makin optimal.

Baca juga:


Razer Blade 16 2023
Laptop Razer Blade 16 merupakan laptop gaming berperforma tinggi dengan ditenagai prosesor Intel® Core™ i9 HX Generasi ke-13, kartu grafis Nvidia® Geforce RTX™ 4090, dan pilihan layar 16” 16:10 UHD+ 120Hz atau FHD+ 240 Hz. Dengan CPU Intel Core i9-13950HX, pengguna dapat merasakan pengalaman yang sempurna mulai dari bermain game AAA hingga pembuatan konten.

Untuk mendorong kinerja lebih jauh, Razer telah menyediakan mode boost untuk CPU dengan dukungan TDP hingga 110 watt yang bisa diakses via Razer Synapse. Laptop ini menawarkan kinerja luar biasa dengan portabilitas ultra dengan membawa peningkatan performa kartu grafis hingga 35% lebih tinggi dibanding laptop gaming 16 inch pada umumnya.

Razer Blade 18 2023
Laptop Razer Blade 18 2023 hadir dengan kombinasi sempurna untuk menjadikannya sebuah platform berperforma PC desktop dalam bentuk laptop gaming. Kehadiran laptop ini telah membuat standar baru untuk laptop gaming 18 inch. Lewat dukungan kartu grafis NVIDIA® GeForce™ RTX 4090 dengan TGP full power yang dipadukan dengan prosesor Intel® 13th Gen Core™ i9 HX series, membuatnya menjadi laptop paling powerful yang pernah dikembangkan Razer.

Dengan layar QHD+ 18 inch yang memukau ditambah webcam 5 MP yang sangat jernih, dan 6 speaker dengan THX Spatial Audio, Razer Blade 18 ini mampu menghadirkan pengalaman desktop replacement yang maksimal. Razer Blade 18 ini dirancang dengan potensi penuh, mendorong TGP hingga 175W pada kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 4090, membuat Blade 18 sudah siap melibas berbagai game AAA kekinian dengan tingkat kompleksitas tinggi yang berbasis GPU intensif.

Tertarik? Jika Anda berminat, harga Razer Blade 14 2022 Rp39.990.000, harga Razer Blade 15 2022 Rp45.990.000, harga Razer Blade 15 2023 Rp 52.990.000, harga Razer Blade 16 2023 Rp56.990.000, dan harga Razer Blade 18 2023 Rp85.990.000.

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....