Langsung ke konten utama

Kapan Indonesia vs Argentina Trending di Google

Beberapa hari ini pencarian di Google dipenuhi oleh keyword kapan Indonesia vs Argentina, berapa harga tiket timnas Indonesia vs Argentina, susunan pemain timnas Indonesia vs Argentina dan pencarian lain terkait pertandingan akbar tersebut.

Ya, jika Anda penggemar sepak bola dan ingin menyaksikan pertandingan antara timnas Indonesia dan Argentina, Anda harus segera mempersiapkan diri. Pasalnya, laga uji coba ini akan berlangsung pada 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Yang menarik, ini adalah pertemuan perdana di era modern, antara kedua tim yang memiliki sejarah dan prestasi berbeda di dunia sepak bola.



Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat 173 FIFA, sementara Argentina berada di peringkat 2. Timnas Indonesia baru saja mengakhiri kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan menempati posisi keempat di Grup G, sedangkan Argentina berhasil lolos ke putaran final dengan menempati posisi kedua di Grup A zona Amerika Selatan.

Timnas Indonesia juga belum pernah merasakan bermain di Piala Dunia, sedangkan Argentina sudah tiga kali menjadi juara dunia pada tahun 1978, 1986 dan 2022 yang lalu.

Namun, hal itu tidak mengurangi antusiasme para penggemar sepak bola di Indonesia untuk menyaksikan laga ini. Apalagi, Argentina dipastikan akan membawa pemain-pemain terbaiknya, termasuk bintang Barcelona Lionel Messi.

Seperti diketahui, Messi adalah salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang sudah mengoleksi enam trofi Ballon d'Or dan empat trofi Liga Champions. Messi juga baru saja membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Perancis di final dengan adu penalty.

Untuk bisa menyaksikan laga ini secara langsung, Anda harus membeli tiket yang sudah dijual oleh PSSI sejak awal Juni 2023. Tiket dibagi menjadi empat kategori, yaitu Kategori III (Rp 600.000), Kategori II (Rp 1.200.000), Kategori I (Rp 2.500.000), dan VIP Barat dan Timur (Rp 4.250.000). Tiket dapat dibeli melalui situs resmi PSSI dan tiket.com dengan menggunakan KTP sebagai identitas. Satu KTP hanya bisa membeli maksimal dua tiket untuk mencegah praktik calo.

Baca juga:


Selain harga tiket, Anda juga harus memperhatikan susunan pemain kedua tim yang akan berlaga nanti. Timnas Indonesia dipimpin oleh pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong yang telah menurunkan 26 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2023. Beberapa nama yang masuk dalam daftar pemain adalah Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Osvaldo Haay, dan Saddil Ramdani. Timnas Indonesia akan bermain dengan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan kecepatan dan kerjasama tim.

Sementara itu, timnas Argentina dipimpin oleh pelatih Lionel Scaloni yang telah membawa 27 pemain untuk tur Asia mereka. Selain Messi, ada juga nama-nama seperti Sergio Aguero, Angel Di Maria, Paulo Dybala, Lautaro Martinez, dan Nicolas Tagliafico. Timnas Argentina akan bermain dengan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan kreativitas dan individualitas pemain.

Laga uji coba antara timnas Indonesia dan Argentina ini akan menjadi ajang pembelajaran bagi kedua tim. Bagi timnas Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka melawan salah satu tim terkuat di dunia. Bagi timnas Argentina, ini adalah kesempatan untuk menjaga performa mereka setelah menjadi juara dunia dan mempersiapkan diri untuk Copa America 2024.

Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan laga ini ya! Siapkan tiket Anda sekarang juga dan dukung tim kesayangan Anda!

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

Penjualan PC Global Turun 4,9% Akibat Krisis DRAM

Pasar PC global kembali memasuki fase perlambatan setelah mencatat pertumbuhan selama sembilan kuartal berturut-turut. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC dunia pada kuartal II 2026 turun 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 68,2 juta unit.  Penurunan ini terutama dipicu oleh krisis pasokan memori DRAM yang masih membayangi industri semikonduktor. Kelangkaan DRAM membuat produsen PC berupaya mengamankan pasokan komponen lebih awal melalui strategi inventory pull-forward. Namun, strategi tersebut tidak lagi mampu menahan tekanan akibat kenaikan harga memori, penyimpanan NAND, serta berbagai ketidakpastian geopolitik yang masih mengganggu rantai pasok global. IDC mencatat fenomena menarik di pasar PC saat ini. Meskipun volume pengiriman menurun, pendapatan produsen justru meningkat karena kenaikan harga perangkat berlangsung lebih cepat dibandingkan penurunan permintaan. Menurut Research Director IDC Jitesh Ubrani, kondisi ekonomi global yang melemah da...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...