Langsung ke konten utama

Fitur Tersembunyi Google Maps Terbaru 2022 Dan Caranya

Google Maps merupakan aplikasi "penyelamat sejuta umat" saat kita kehilangan arah. Hampir semua orang yang memakai ponsel pasti pernah menggunakan Google Maps saat bepergian.

Aplikasi peta ini juga berguna bagi Anda yang sedang jalan-jalan atau traveling ke lokasi yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, karena aplikasi ini dapat menunjukan tempat dengan cukup detail.


Tak hanya sekadar informasi lokasi, Google Maps juga menyertakan review dari pengunjung yang sudah pernah singgah ke sana, serta rating dari suatu tempat. Tapi tahukah Anda Google Maps punya fitur tersembunyi?

Ya, aplikasi ini memiliki banyak fitur, di antaranya dapat menunjukan arah secara realtime, riwayat lokasi, memperbesar dan memperkecil peta, melihat rona sekitar dengan jentikan jari dan lain-lain.


Tapi beberapa fitur Google Maps ternyata masih belum diketahui banyak orang. Nah, ini dia fitur yang "tersembunyi" milik Google Maps yang mungkin belum Anda ketahui ada di dalam aplikasi tersebut. Apa saja?

1. Kalibrasi Kompas

Pernahkah Anda tersesat karena Google Maps menunjukan jalan yang salah? Ternyata ini bisa jadi disebabkan karena kompas bawaan smartphone yang bermasalah. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan kalibrasi kompas lewat Google Maps.

Cara untuk mengkalibrasi kompas smartphone dengan Google Maps:

  • Buka Google Maps dan ketuk bola berwarna biru yang menunjukkan lokasi kita berada.
  • Pilih "Kalibrasikan kompas" di bagian kiri bawah. 
  • Lalu gerakkan smartphone dengan angka 8 sebanyak 3 kali.

2. Simpan Tempat yang Ingin Dikunjungi

Ingin berlibur ke suatu daerah dan Anda punya banyak tempat yang ingin dikunjungi? Agar tidak lupa mana yang ingin Anda datangi, Anda bisa menyimpan tempat yang ingin Anda kunjungi tersebut dengan Google Maps. 

Fitur ini akan membantu Anda mengingat tempat yang ingin dikunjungi dan langsung mengarahkan Anda ke sana. Bagaimana caranya?

Cara menyimpan tempat yang ingin dikunjungi dengan Google Maps:

  • Pilih tempat yang ingin disimpan. 
  • Klik "Simpan" dan letakkan di daftar. Anda bisa membuat daftar baru atau menambahkan tempat di daftar lama yang sudah dibuat.

3. Melihat Peta Lama Suatu Tempat

Bagi Anda yang suka bernostalgia, apakah Anda tahu kalau Anda bisa melakukan time travel alias melihat masa lalu dengan Google Maps? 

Jangan salah. Di Google Maps ada fitur bernama Doc Brown, di mana kita bisa melihat perubahan pemandangan tempat dari waktu ke waktu. Caranya?

Cara melihat peta lama dari suatu tempat dengan Google Maps:

  • Letakan Pegman ke tempat yang kita inginkan untuk melakukan Street View seperti biasa. 
  • Lalu, tekan Street View di sebelah kiri atas.
  • Terdapat slider untuk menggeser tahun. Foto peta perubahan dari tahun ke tahun akan tampak di foto kecil di sebelah kiri atas.



Baca juga:


4. Mencari Lokasi Parkir di Mall

Siapa yang pernah lupa parkir di mana saat main ke mall? Tentunya ini akan menyusahkan, terlebih jika stuktur tempat parkir mall cukup rumit dan mirip-mirip. 

Ternyata, masalah yang dialami banyak orang tersebut sudah disoroti oleh oleh Google Maps. Ya, Google Maps kini dapat membantu pengendara yang ingin memarkirkan kendaraannya di mall.

Asal tahu saja, Google Maps menyediakan informasi lokasi parkir yang kosong atau mencari jalan arah ke tempat kendaraan diparkir. Langkah-langkah berikut perlu kamu lakukan jika ingin mengaktifkan fitur parkir tersebut. Bagaimana?


Cara Mencari Lokasi Parkir Kendaraan Saat Parkir di Mall dengan Google Maps:

  • Pastikan fitur GPS aktif.
  • Pada aplikasi Google Maps, klik bagian "Current Location" yang ada di kanan bawah layar. Fitur ini untuk melihat titik keberadaan perangkat real time
  • Terdapat beberapa fitur disana diantaranya  “See nearby places” untuk melihat tempat yang ada di sekitar kamu, “Share your location” untuk membagikan lokasi tempat pengguna berada dan “Save your parking” untuk menyimpan lokasi parkir kendaraan. 
  • Untuk menyimpan titik tempat parkir kamu, pilih "Save Your Parking". Jika ingin melihat kendaraanmu diparkir dimana setelah berbelanja, pilih ikon pin yang berketerangan "You Parked Here"
  • Setelah itu pilih kotak penelusuran dan dan tap pada bagian "Parking location" lalu "Direction" dan Google Maps akan menunjukan jalan menuju tempat kendaraanmu diparkirkan.

Nah, bagaimana guys? Apakah Anda sudah tahu ada fitur-fitur itu di Google Maps? Atau malah sudah sering menggunakannya? Kalau belum, selamat mencoba!

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...