Langsung ke konten utama

Review Itel S23, Hape Murah 1 Jutaan. Berapa Antutu-nya?

Itel S23 adalah smartphone terbaru dari Itel Mobile yang baru saja dirilis di Indonesia pada bulan Mei 2023. Smartphone ini menawarkan spesifikasi menengah dengan harga yang terjangkau, hanya Rp1.349.000 untuk varian 8/128 GB.

Dari sisi desain, Itel S23 memiliki bentuk yang unik dan menarik, terutama pada bagian belakang yang bisa berubah warna ketika terkena sinar UV. Smartphone ini tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih. Smartphone ini juga cukup ringan dan tipis, dengan berat 192 gram dan ketebalan 8,4 mm.

Pada bagian depan, Itel S23 mengusung layar IPS LCD berukuran 6,67 inci dengan resolusi 720 x 1612 piksel dan rasio aspek 20:9. Layar ini juga mendukung refresh rate 90 Hz yang membuat tampilan lebih mulus dan responsif. Di atas layar, terdapat poni berbentuk tetesan air yang menampung kamera selfie 8 MP.



Performa
Itel S23 ditenagai oleh chipset Unisoc Tiger T606 yang dibuat dengan proses 12 nm. Chipset ini memiliki CPU octa-core yang terdiri dari dua inti Cortex-A75 berkecepatan 1,6 GHz dan enam inti Cortex-A55 berkecepatan 1,6 GHz. Chipset ini juga dilengkapi dengan GPU Mali-G57 MP1 yang mampu menjalankan game dan aplikasi dengan lancar.

Untuk mendukung performanya, Itel S23 dibekali dengan dua pilihan RAM dan memori internal, yaitu 4/128 GB dan 8/128 GB. Yang menarik, smartphone ini juga mendukung fitur virtual RAM yang bisa menambah kapasitas RAM hingga 8 GB lagi dengan meminjam memori internal. Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan RAM hingga 16 GB pada varian tertinggi.

Salah satu hal yang sering ditanyakan oleh para pengguna hape murah 1 jutaan adalah berapa skor Antutu-nya. Antutu adalah aplikasi benchmark yang mengukur performa hape dari segi CPU, GPU, RAM, dan penyimpanan. Skor Antutu bisa menjadi acuan untuk membandingkan hape dengan hape lainnya.

Untuk Itel S23, skor Antutu-nya adalah sekitar 50 ribu. Ini adalah skor yang cukup rendah jika dibandingkan dengan hape lain di kelasnya. Namun, skor Antutu tidak bisa menjadi ukuran mutlak untuk menilai hape. Ada banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan, seperti kualitas layar, baterai, fitur, dan harga.

Selain itu, Itel S23 juga memiliki slot microSD khusus yang bisa digunakan untuk memperluas memori internal hingga 256 GB. Smartphone ini juga memiliki triple slot yang bisa menampung dua kartu SIM dan satu kartu microSD secara bersamaan.

Kamera
Itel S23 memiliki kamera belakang ganda yang ditempatkan pada modul bulat di tengah bodi belakang. Kamera utama memiliki resolusi 50 MP dengan aperture f/1.8 yang bisa menghasilkan foto dengan detail dan warna yang baik. Kamera kedua memiliki resolusi 0,3 MP dengan aperture f/2.4 yang berfungsi sebagai sensor kedalaman untuk efek bokeh.



Kamera belakang Itel S23 juga dilengkapi dengan fitur autofokus dan LED flash untuk membantu pengambilan foto di kondisi kurang cahaya. Selain itu, kamera belakang ini juga bisa merekam video dengan resolusi Full HD 1080p pada frame rate 30 fps.

Untuk kamera depan, Itel S23 memiliki kamera selfie beresolusi 8 MP dengan aperture f/2.0 yang bisa mengambil foto wajah dengan cukup baik. Kamera depan ini juga memiliki LED flash untuk membantu selfie di tempat gelap. Selain itu, kamera depan ini juga bisa merekam video dengan resolusi Full HD 1080p pada frame rate 30 fps.

Itel S23 dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh yang bisa bertahan seharian untuk penggunaan normal. Sayangnya, smartphone ini belum mendukung fitur fast charging, sehingga pengisian dayanya masih menggunakan output standar 10 watt melalui port USB-C.

Baca juga:


Sistem Operasi
Itel S23 menjalankan sistem operasi Android 12 yang sudah dilapisi dengan antarmuka khas Itel OS 8.6. Antarmuka ini menawarkan tampilan yang simpel dan mudah digunakan, serta beberapa fitur tambahan seperti gesture control, smart panel, game mode, dark mode, dan lainnya.

Untuk fitur keamanan, Itel S23 memiliki sensor sidik jari yang terintegrasi dengan tombol power di sisi kanan bodi. Selain itu, smartphone ini juga mendukung fitur face unlock yang bisa membuka kunci layar dengan mengenali wajah pengguna.

Untuk fitur konektivitas, Itel S23 sudah mendukung jaringan 4G LTE pada kedua kartu SIM-nya. Smartphone ini juga memiliki Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.0, GPS, dan jack audio 3,5 mm.



Kesimpulan
Itel S23 adalah smartphone menengah yang menawarkan spesifikasi cukup tinggi dengan harga terjangkau. Smartphone ini cocok untuk pengguna yang mencari ponsel dengan desain unik, layar besar dan mulus, performa oke, kamera bagus, baterai awet, serta memori besar.

Dengan harga Rp 1.349.000 untuk varian tertinggi, Itel S23 bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mencoba merek baru di pasar Indonesia.

Jadi, jika Anda mencari hape murah 1 jutaan dengan spesifikasi menarik dan desain elegan, Itel S23 bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda tidak perlu terlalu memperhatikan skor Antutu-nya, karena itu bukanlah ukuran mutlak untuk menilai hape. Yang penting adalah Anda puas dengan hape Anda dan bisa memenuhi kebutuhan Anda.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

Penjualan PC Global Turun 4,9% Akibat Krisis DRAM

Pasar PC global kembali memasuki fase perlambatan setelah mencatat pertumbuhan selama sembilan kuartal berturut-turut. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC dunia pada kuartal II 2026 turun 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 68,2 juta unit.  Penurunan ini terutama dipicu oleh krisis pasokan memori DRAM yang masih membayangi industri semikonduktor. Kelangkaan DRAM membuat produsen PC berupaya mengamankan pasokan komponen lebih awal melalui strategi inventory pull-forward. Namun, strategi tersebut tidak lagi mampu menahan tekanan akibat kenaikan harga memori, penyimpanan NAND, serta berbagai ketidakpastian geopolitik yang masih mengganggu rantai pasok global. IDC mencatat fenomena menarik di pasar PC saat ini. Meskipun volume pengiriman menurun, pendapatan produsen justru meningkat karena kenaikan harga perangkat berlangsung lebih cepat dibandingkan penurunan permintaan. Menurut Research Director IDC Jitesh Ubrani, kondisi ekonomi global yang melemah da...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...