Langsung ke konten utama

Apa Fungsi Set Top Box? Berikut 5 Set Top Box Terbaik di Pasaran

Set top box adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menerima dan mengubah sinyal televisi digital menjadi sinyal analog yang dapat ditampilkan pada televisi biasa. Perangkat ini terhubung dengan antena, kabel, atau satelit untuk menerima sinyal televisi digital dari berbagai stasiun penyiaran.

Uniknya, beberapa tipe set top box juga memiliki fitur tambahan seperti perekam video digital (DVR), pemutar media, akses internet, dan aplikasi streaming. Anda dapat menonton acara favorit Anda kapan saja dengan menggunakan fitur DVR atau streaming. Anda juga dapat mengakses berbagai layanan online seperti Netflix, YouTube, Spotify, dan lainnya melalui set top box.

Yang pasti, set top box adalah perangkat yang berfungsi untuk mengubah sinyal TV digital menjadi sinyal TV analog, sehingga pemilik TV analog bisa menikmati siaran TV digital tanpa harus membeli TV baru.

Set top box juga sangat mudah dipasang dan digunakan. Anda hanya perlu menyambungkan set top box dengan televisi Anda menggunakan kabel HDMI atau RCA. Kemudian, Anda perlu mengatur set top box sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Setelah itu, Anda dapat menikmati tayangan televisi digital berkualitas tinggi dengan set top box Anda.



Di Indonesia, siaran TV analog akan dimatikan secara bertahap mulai Agustus 2022 hingga November 2022, dan digantikan oleh siaran TV digital yang lebih berkualitas. Sayangnya, tidak semua pesawat televisi yang dimiliki pengguna sudah mendukungnya. Untuk itu, mereka harus memasang set top box kalau tidak ingin membeli TV baru.

Namun, tidak semua set top box yang dijual di pasaran mendukung standar siaran TV digital di Indonesia, yaitu DVB-T2 (Digital Video Broadcasting — Second Generation Terrestrial). Oleh karena itu, Anda perlu memilih set top box yang sudah tersertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Untuk membantu Anda memilih set top box terbaik, kami akan memberikan beberapa rekomendasi produk yang sudah mendapatkan sertifikat dari Kominfo, beserta kisaran harganya di pasaran. Simak ulasan kami berikut ini!

Set Top Box Polytron PDV 600T2
Produk ini adalah salah satu set top box terbaik yang mendukung siaran TV digital di Indonesia. Selain itu, produk ini juga memiliki fitur-fitur menarik, seperti HDMI output, USB port, dan media player. Anda bisa menonton video, musik, atau foto dari flashdisk atau harddisk eksternal dengan mudah.

Harga set top box Polytron PDV 600T2 berkisar antara Rp390.000 hingga Rp550.000. Produk ini juga dilengkapi dengan antena UHF yang bisa menangkap sinyal TV digital dengan baik.

Set Top Box Ichiko 8000HD
Produk ini adalah set top box murah yang bisa Anda pertimbangkan. Produk ini sudah mendukung siaran TV digital DVB-T2 dan memiliki kualitas gambar full HD. Produk ini juga memiliki HDMI output dan USB port yang bisa digunakan untuk memutar media dari perangkat eksternal.

Harga set top box Ichiko 8000HD berkisar antara Rp210.000 hingga Rp270.000. Produk ini juga sudah dilengkapi dengan remote control dan kabel RCA untuk menghubungkan ke TV Anda.

Set Top Box Akari ADS-2230
Produk ini adalah set top box yang memiliki desain elegan dan minimalis. Produk ini sudah mendukung siaran TV digital DVB-T2 dan memiliki kualitas gambar full HD. Produk ini juga memiliki HDMI output, USB port, dan media player yang bisa memutar berbagai format video, musik, dan foto.

Harga set top box Akari ADS-2230 berkisar antara Rp355.000 hingga Rp390.000. Produk ini juga sudah dilengkapi dengan antena UHF dan remote control.

Baca juga:


Set Top Box Akari ADS-210
Produk ini adalah set top box yang memiliki fitur unik, yaitu WiFi dongle. Dengan fitur ini, Anda bisa menghubungkan set top box ke internet dan menonton YouTube atau aplikasi lainnya di TV Anda. Produk ini juga sudah mendukung siaran TV digital DVB-T2 dan memiliki kualitas gambar full HD.

Harga set top box Akari ADS-210 berkisar antara Rp400.000 hingga Rp580.000. Produk ini juga sudah dilengkapi dengan HDMI output, USB port, media player, antena UHF, dan remote control.

Set Top Box Akari ADS-168

Produk ini adalah set top box yang memiliki fitur mirip dengan produk sebelumnya, yaitu WiFi dongle. Namun, produk ini juga memiliki fitur tambahan, yaitu PVR (Personal Video Recorder). Dengan fitur ini, Anda bisa merekam siaran TV digital yang Anda tonton dan menyimpannya di perangkat eksternal.

Harga set top box Akari ADS-168 berkisar antara Rp400.000 hingga Rp650.000. Produk ini juga sudah dilengkapi dengan HDMI output, USB port, media player, antena UHF, dan remote control.

Dengan set top box, Anda dapat menonton berbagai saluran dan konten yang menarik dan bermanfaat. Ia juga dapat membantu Anda menghemat biaya langganan televisi kabel atau satelit yang mahal. Jadi, tunggu apa lagi? Segera miliki set top box untuk televisi Anda sekarang juga!

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

AMD Rilis Ryzen AI Max 400 Series

AMD kembali memperluas lini prosesor AI mobile melalui peluncuran Ryzen AI Max 400 Series, sebuah penyegaran dari platform Strix Halo yang kini diarahkan lebih agresif ke workstation AI portabel dan pengembangan large language model (LLM) secara lokal.  Berbeda dari generasi laptop konvensional yang masih mengandalkan cloud untuk inferensi AI, platform terbaru ini justru mencoba membawa beban kerja AI skala besar langsung ke perangkat mobile. Ryzen AI Max 400 Series tetap mengusung konfigurasi hingga 16-core/32-thread berbasis arsitektur Zen 5, dipadukan dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 hingga 40 Compute Unit. Namun perubahan paling signifikan ada pada dukungan memori LPDDR5X yang kini meningkat drastis dari maksimum 128GB menjadi 192GB.  AMD bahkan memungkinkan alokasi unified memory hingga 160GB langsung ke iGPU, sebuah pendekatan yang sangat tidak biasa di segmen laptop. Secara teknis, strategi unified memory tersebut membuat platform ini mampu menjalankan model AI berukura...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...

Asus Tawarkan AI Hybrid untuk Tekan Biaya AI Enterprise hingga 70 Persen

Asus memperluas strategi AI enterprise dengan menghadirkan arsitektur AI hybrid ke seluruh lini perangkat komersialnya, mulai dari laptop ExpertBook, desktop ExpertCenter, hingga mini PC NUC. Langkah tersebut menjadi respons terhadap meningkatnya biaya operasional AI generatif dan bisa menjadi solusi untuk menekan biaya AI perusahaan. Sebagai konteks, anggaran operasional AI generatif semakin membebani perusahaan seiring adopsi large language model (LLM) dan agen AI yang terus berkembang. Bahkan jauh melebihi budget saat perusahaan memanfaatkan otak manusia untuk mengerjakan tugas-tugas yang saat ini dikerjakan AI. Seperti diketahui, selama ini, banyak implementasi AI mengandalkan cloud sebagai pusat pemrosesan. Model tersebut memang fleksibel, tetapi biaya inferensi berbasis token dapat meningkat drastis ketika penggunaan AI dilakukan dalam skala besar.  Bagi perusahaan, kondisi ini mulai menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas penerapan AI. Melalui pendekatan AI hybrid...