Langsung ke konten utama

Beli Laptop di Online Store, Ambil di Toko Offline. Apa Bisa?

Kabar gembira buat Anda yang ingin membeli laptop Asus. Informasi terbaru, Asus Online Store memperkenalkan fitur baru yang dapat memudahkan pelanggan untuk berbelanja produk-produk Asus secara online dan mengambilnya di Asus Exclusive Store terdekat.

Fitur ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi pelanggan yang ingin mendapatkan produk laptop Asus dengan cara yang lebih praktis.

“Asus Online Store berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan dengan menyediakan fitur-fitur baru yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat modern,” ujar Davina Larissa, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Fitur ‘Beli Online, Ambil di Toko’ adalah salah satu bukti dari komitmen tersebut,” ucapnya.



Sebagai informasi, fitur “Beli Online, Ambil di Toko” merupakan salah satu inovasi dari Asus Online Store yang menawarkan pengalaman berbelanja laptop secara online. Dengan fitur ini, pelanggan dapat menikmati berbagai keuntungan seperti:

  • Mudah, praktis, dan terpercaya karena proses pembelian dan pengambilan laptop dilakukan melalui Online Store dan Exclusive Store resmi Asus.
  • Staff Asus Exclusive Store siap membantu pelanggan untuk melakukan unboxing dan set-up secara langsung saat pengambilan laptop.
  • Mendapatkan promo eksklusif yang hanya bisa didapatkan melalui pembelian menggunakan fitur "Beli Online, Ambil di Toko" seperti gratis tiket nonton dan lain-lain.

Fitur “Beli Online, Ambil di Toko” juga sudah tersedia mulai hari ini di Asus Online Store. Pelanggan dapat memanfaatkan fitur ini saat membeli laptop secara online di Asus Online Store dan memilih opsi pengiriman ke Asus Exclusive Store terdekat saat checkout. Pelanggan kemudian akan ketika unit sudah siap untuk diambil (kurang lebih 1 – 3 hari).

Untuk saat ini, fitur “Beli Online, Ambil di Toko” baru tersedia untuk pelanggan di wilayah Jabodetabek dan ekspansi ke Asus Exclusive Store di seluruh Indonesia akan dilakukan mulai kuartal kedua tahun 2023.

Baca juga:


Semakin meriah karena di bulan Ramadan ini, kamu bisa mendapatkan jutaan OVO/ Gopay Cash secara langsung, tanpa diundi dan gratis tiket nonton di bioskop favorit Anda, cukup dengan berbelanja dengan metode beli oline, ambil di toko.

Caranya mudah. Berikut ini cara membeli laptop Asus di toko online dan mengambilnya di toko fisik:

  1. Kunjungi bit.ly/BELIONLINEAMBILDITOKO dan pilih laptop Vivobook/ Zenbook favorit kamu
  2. Pilih metode pembelian, "Pick in Store" pada halaman checkout
  3. Pilih salah satu toko ASUS Exclusive Store terdekat untuk pengambilan laptop yang kamu beli
  4. Selesaikan pembayaran

Promo ini berlangsung dari 14 April - 20 Mei 2023. Rasakan keuntungan mulai dari kemudahan, kecepatan, bebas biaya tambahan, promo berlimpah dan cicilan 0%, serta jaminan produk original!

Untuk informasi lebih lanjut tentang fitur “Beli Online, Ambil di Toko”, silakan kunjungi website https://www.asus.com/id/OnlineStore.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Asus ExpertCenter P700 Mini Tower, PC Desktop Bisnis dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5060

Asus memperkenalkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis berukuran 15 liter yang dirancang untuk menunjang kebutuhan profesional, kreator konten, engineer, hingga pelaku usaha kecil. Mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 2 dan dukungan grafis diskrit hingga Nvidia GeForce RTX 5060, perangkat ini menawarkan kombinasi performa, keamanan, serta fleksibilitas ekspansi untuk lingkungan kerja modern. Dari sisi performa, ExpertCenter P700 Mini Tower tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 275HX dan RAM DDR5 5600 MT/s hingga 32GB. Kapasitas penyimpanannya mendukung konfigurasi hybrid berupa dual SSD hingga 4TB ditambah HDD 2TB. Asus mengklaim kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan performa sistem hingga 27% dibandingkan PC desktop standar di kelas harga yang sama. Untuk menjaga stabilitas ketika menjalankan beban kerja berat, Asus menyematkan sistem pendingin triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang berukuran 13% lebih besar. Sist...

Setelah Chip, Giliran PCB Juga Mulai Habis di Pasaran

Lonjakan kebutuhan perangkat keras untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mulai memicu krisis pasokan komponen elektronik global. Kali ini, masalah tidak hanya terjadi pada DRAM, NAND flash, atau kartu grafis, tetapi juga merambah printed circuit board (PCB). Kelangkaan PCB membuat produsen komputer menghadapi waktu tunggu pengiriman yang bisa mencapai 30 bulan, bahkan sejumlah pemasok material dilaporkan telah menerima pesanan hingga 2030. Menurut laporan Tom's Hardware, produsen server AI kini menyerap kapasitas manufaktur PCB yang sebelumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan PC, smartphone, dan perangkat elektronik konsumen lainnya. Permintaan dari sektor AI yang terus meningkat membuat pemasok lebih memprioritaskan pelanggan dengan nilai kontrak dan margin keuntungan lebih tinggi. Tekanan tersebut mulai dirasakan produsen komputer. Seorang eksekutif dari perusahaan PC asal Amerika Serikat mengungkapkan bahwa mendapatkan pasokan PCB dalam jumlah memadai semakin sulit, meski...

Dalam 3 Bulan, Harga GPU Naik 35%. Gamers Apa Kabar?

Harga kartu grafis atau GPU kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu hanya tiga bulan, harga GPU global meningkat sekitar 35%, menambah tekanan biaya bagi para gamer PC yang ingin melakukan upgrade perangkat. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya permintaan komputasi AI, keterbatasan kapasitas produksi semikonduktor, serta meningkatnya biaya komponen memori. Berdasarkan pemantauan Hardware Unboxed yang dilaporkan VideoCardz, harga GPU rata-rata naik 15% pada Agustus, 7% pada September, dan kembali meningkat 11% pada Oktober 2026. Bahkan jika GeForce RTX 5090 dikeluarkan dari perhitungan, kenaikan harga rata-rata pada Oktober masih mencapai 10%. Survei tersebut membandingkan harga kartu grafis termurah yang benar-benar tersedia untuk dibeli di 10 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, Australia, India, Polandia, Brasil, Belanda, dan Filipina. Metode ini digunakan untuk menghindari harga dari listing produk yang sebenarnya sudah tidak tersedia. Hasilny...

Butuh Uang untuk AI, Microsoft Terbitkan Surat Utang

Microsoft kembali memanfaatkan pasar modal untuk mendanai ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut menerbitkan obligasi senilai US$25 miliar atau sekitar Rp415 triliun, dengan nilai pesanan investor mencapai US$115 miliar. Antusiasme ini menunjukkan kuatnya kepercayaan pasar terhadap kemampuan Microsoft memenuhi kewajiban utangnya, sekaligus besarnya kebutuhan pendanaan di balik ledakan investasi AI. Penawaran obligasi pada 29 Oktober 2026 itu menjadi penerbitan utang besar pertama Microsoft di pasar domestik AS dalam lebih dari sembilan tahun. Permintaan investor mencapai sekitar 4,6 kali nilai obligasi yang ditawarkan, menjadikannya salah satu penerbitan obligasi korporasi Amerika dengan tingkat kelebihan permintaan tertinggi dalam catatan pasar. Microsoft menawarkan obligasi dalam hingga 10 seri dengan tenor mulai dari dua hingga 40 tahun. Salah satu seri memiliki jatuh tempo pada 2066, yang berarti investor berpotensi menerim...