Langsung ke konten utama

ROG Innovation Goes to Campus Kembali Digelar

ASUS kembali mengadakan ROG Innovation Goes to Campus, yaitu program untuk memperkenalkan berbagai teknologi serta inovasi terkini yang dimiliki ASUS ROG dan TUF ke pelajar dan mahasiswa.

Di awal tahun 2023 ini, ROG Goes to Campus akan diselenggarakan di kota Medan dan Yogyakarta dan kembali mengajak para mahasiswa untuk mencoba langsung berbagai laptop dan desktop gaming ROG serta TUF. Khususnya ROG Zephyrus Duo 16, ROG Flow X16, ROG Flow Z13, ROG Strix G15/17, ROG Strix GT15, dan ASUS TUF Gaming A15.

Tujuan program ini adalah untuk membuktikan bahwa laptop dan desktop gaming tersebut dapat diandalkan tidak hanya untuk sekadar bermain game, tetapi juga menunjang aktivitas dan meningkatkan produktivitas para mahasiswa di berbagai bidang lainnya.



Menurut Davina Larissa, Head of Marketing ASUS Indonesia, aktivitas di luar akademis seperti pembuatan video, film pendek, grafis 3D, animasi, hingga pembuatan konten VTuber yang saat ini yang saat ini sangat populer di kalangan pelajar maupun mahasiswa membutuhkan perangkat komputasi dengan kinerja serta teknologi terbaik.

“Laptop dan desktop gaming ROG dan TUF merupakan perangkat perfect for students yang dirancang tidak hanya dapat menghadirkan pengalaman gaming terbaik. Berkat teknologi, inovasi, dan performa terbaik, jajaran laptop gaming ROG dan TUF juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang produktivitas mahasiswa di berbagai bidang. Saatnya berkreasi tanpa batas bersama ROG dan TUF!,” sebut Davina.

ROG Innovation Goes to Campus akan hadir di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) pada 6 – 10 Maret 2023 dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada 17 – 24 Maret 2023. Melalui acara tersebut, pengunjung dapat mencoba berbagai laptop ROG dan TUF yang dilengkapi dengan fitur serta teknologi terkini, sekaligus membuktikan langsung kecanggihannya.

Laptop canggih membutuhkan sistem operasi terbaik. Seluruh jajaran laptop ROG dan TUF kini telah dilengkapi dengan Windows 11, yaitu sistem operasi terbaru yang dapat menunjang semua kebutuhan para pelajar dan mahasiswa. 

Windows 11 tidak hanya merupakan platform gaming terbaik, tertapi juga didukung oleh berbagai aplikasi profesional, aplikasi riset dan penunjang aktivitas akademis, serta aplikasi kreatif.

Baca juga:


Seluruh laptop ROG dan TUF Gaming terbaru juga telah dibekali dengan Office 2021 serta akses satu bulan gratis ke PC Game Pass. Laptop gaming ROG dan TUF merupakan “paket lengkap” untuk para mahasiswa yang membutuhkan perangkat powerful untuk belajar, bermain, sekaligus berkarya.

Jangan Lewatkan Promo ‘Republic of Gamers Days’
Bersamaan dengan diselenggarakannya ROG Innovation Goes to Campus, ASUS juga menggelar program Republic of Gamers Days.

Promo berskala nasional ini dilangsungkan mulai dari tanggal 1 Februari 2023 hingga 31 Maret 2023. Tidak hanya sekadar menghadirkan harga spesial, gamers yang membeli laptop gaming ROG dan TUF selama promo Republic of Gamers Day memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah seperti monitor dan peripheral gaming ROG, hingga PC Game Pass gratis selama tiga bulan.

Informasi lebih lanjut mengenai Republic of Gamers Days dapat dilihat di halaman web berikut ini.
https://rogcommunity.id/republic-of-gamers-days.

Postingan Populer

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...