Langsung ke konten utama

10 Cryptocurrency Potensial Layak Beli di 2023

Anda tentu sudah pernah mendengar cryptocurrency kan guys? Ya, sejak booming di tahun 2020 sampai akhir 2021 lalu, cryptocurrency dengan Bitcoin sebagai lokomotifnya mendapatkan banyak sekali perhatian dari pengguna.

Ya, cryptocurrency atau kripto, dapat menjadi investasi yang baik karena kripto menawarkan potensi keuntungan yang besar dan merupakan aset digital yang dapat diperdagangkan dengan mudah.


Kripto juga mampu mempertahankan nilai dalam jangka panjang, terlepas dari fluktuasi pasar yang tajam. Selain itu, kripto memiliki potensi untuk mengalami kenaikan nilai yang signifikan dalam waktu singkat, yang membuatnya menarik bagi investor yang ingin mendapatkan keuntungan jangka pendek. 



Selain itu, teknologi blockchain yang mendasari kripto menawarkan keamanan dan transparansi yang tinggi, yang membuatnya menarik bagi investor yang mencari alternatif yang lebih aman untuk investasi tradisional.


Meskipun ada risiko yang terkait dengan investasi kripto, seperti volatilitas harga yang tinggi dan ketidakpastian regulasi, banyak orang percaya bahwa kripto memiliki potensi yang besar untuk terus tumbuh dan berkembang di masa depan, dan menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Nah, buat Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk masuk ke investasi kripto, berikut ini ada tips 10 cryptocurrency potensial di 2023.

Namun perlu diingat bahwa perkiraan kripto yang paling potensial sangatlah sulit karena pasar kripto sangatlah volatile. Namun, di bawah ini adalah beberapa kripto yang banyak orang perkirakan akan memiliki potensi yang baik di 2023. Apa saja? Berikut di antaranya dan harga terakhir saat artikel ini dibuat:

Bitcoin (BTC) – Rp363 juta
Bitcoin adalah kripto paling populer dan stabil di pasar, sehingga mungkin akan terus tumbuh dengan pesat di tahun-tahun mendatang.

Ethereum (ETH) – Rp25 juta
Ethereum adalah platform blockchain terbesar kedua setelah Bitcoin, dan memiliki ekosistem pengembangan aplikasi yang sangat aktif. Hal ini membuatnya memiliki potensi yang besar untuk pertumbuhan di masa depan.

Cardano (ADA) – Rp5.800
Cardano adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan solusi yang aman dan efisien untuk aplikasi terdesentralisasi. Teknologi Cardano yang inovatif dan kinerja yang baik telah menarik perhatian banyak orang dan mungkin akan terus tumbuh di masa depan.

Binance Coin (BNB) – Rp4,7 juta
Binance Coin adalah kripto yang digunakan sebagai mata uang dalam ekosistem Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Karena Binance terus berkembang dan meningkatkan layanannya, BNB mungkin akan terus tumbuh juga.

Solana (SOL) – Rp362 ribu
Solana adalah platform blockchain yang dirancang untuk menangani jumlah transaksi yang besar dan cepat. Hal ini membuatnya menarik bagi banyak pengembang aplikasi dan investor.

Polkadot (DOT) – Rp107 ribu
Polkadot adalah platform blockchain yang dirancang untuk memungkinkan interoperabilitas antara berbagai blockchain dan aplikasi terdesentralisasi. Hal ini membuatnya menarik bagi banyak pengembang aplikasi dan investor yang ingin membangun jaringan blockchain yang lebih kompleks.

Avalanche (AVAX) – Rp296 ribu
Avalanche adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan skala yang tinggi, keamanan, dan kecepatan transaksi. Hal ini membuatnya menarik bagi banyak pengembang aplikasi dan investor.


Baca juga:


Algorand (ALGO) – Rp4.000
Algorand adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan keamanan, skalabilitas, dan interoperabilitas. Hal ini membuatnya menarik bagi banyak pengembang aplikasi dan investor.

Harmony (ONE) – Rp360
Harmony adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan solusi skalabilitas yang lebih tinggi dan biaya transaksi yang lebih rendah. Hal ini membuatnya menarik bagi banyak pengembang aplikasi dan investor.

Doge Coin (DOGE): Rp1.200
Meskipun awalnya dibuat sebagai lelucon, Doge Coin segera menjadi populer di kalangan komunitas kripto, terutama setelah mendapatkan dukungan dari publik figur seperti Elon Musk dan Mark Cuban. Doge Coin didukung oleh teknologi blockchain yang sama seperti kriptokurensi lainnya dan dapat ditransfer dari satu pengguna ke pengguna lainnya dengan biaya transaksi yang relatif rendah.


Nah, bagaimana guys? Anda berencana untuk berinvestasi di crypto? Kalau ya, mungkin salah satu dari 10 cryptocurrency di atas bisa menjadi pilihan. Yang pasti, lakukan riset terlebih dahulu baik di Google, YouTube, group Telegram, forum diskusi online dan lain-lain sebelum Anda melakukan pembelian apapun. Termasuk kripto!

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...